
Oslo – Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengumumkan paket pembangunan ekonomi senilai 200 jt euro (1 euro = Rp20.519) untuk Greenland di kunjungannya ke Nuuk pada Hari Senin (7/9), yang dimaksud bertujuan untuk menguatkan kerja mirip antara Uni Eropa (UE) serta Greenland.
Paket Kemitraan Global Gateway ini akan menggalang penanaman modal ke Greenland pada 2026 lalu 2027, demikian disampaikan Komisi Eropa di sebuah rilis pers.
Dalam kunjungan tersebut, von der Leyen, Pertama Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen, serta Utama Menteri Denmark Mette Frederiksen melakukan penandatanganan pemberitahuan sama-sama untuk meningkatkan kekuatan kemitraan mereka.
Deklarasi serta paket pembangunan ekonomi ini akan memperluas kerja serupa di bidang institusi belajar kemudian perikanan, sekaligus memperkuat konektivitas satelit lalu kabel, tenaga air, juga material baku penting, ungkap pernyataan tersebut.
Paket ini juga mencakup dukungan untuk perumahan yang tersebut lebih besar baik, pariwisata berkelanjutan, lalu usaha kecil.
"Greenland dapat mengandalkan UE," ujar von der Leyen di rilis tersebut, seraya menyampaikan Greenland sebagai sekutu strategis lalu sahabat tepercaya.
Dia mengutarakan bahwa paket yang disebutkan akan menciptakan potensi baru juga meningkatkan kekuatan diperkenalkan lalu keterlibatan UE di dalam Greenland dan juga kawasan Arktika.
Greenland merupakan wilayah dengan pemerintahan sendiri ke bawah naungan Kerajaan Denmark.
Pernyataan berulang kali dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mana berniat mengambil alih kendali berhadapan dengan pulau yang disebutkan telah terjadi menyebabkan kegelisahan dalam kalangan sekutu-sekutu di dalam Eropa kemudian menyebabkan perdebatan mengenai keamanan Arktika, kedaulatan, juga kohesi NATO.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.


