
Ibukota (ANTARA) – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyelidiki insiden terbakarnya mobil listrik Hyundai Ioniq 6 di kecelakaan kendaraan di Jalan Letjen S. Parman, Slipi, Ibukota Indonesia Barat, Hari Jumat (11/9) pagi.
Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto menyatakan bahwa perusahaan berkoordinasi dengan pemilik kendaraan kemudian pihak terkait lain untuk mencari tahu kronologi dan juga asal-mula kejadian nahas itu.
"Saat ini, kelompok Hyundai sudah pernah berkoordinasi dengan pelanggan juga pihak terkait, juga akan melakukan investigasi lebih besar lanjut untuk memahami kronologi kejadian tersebut," katanya pada waktu dihubungi dari Jakarta, Sabtu.
"Hyundai Motors Indonesia turut prihatin menghadapi insiden yang tersebut muncul pada kendaraan pelanggan. Kami juga mengapresiasi respons cepat aparat serta pihak terkait di menangani situasi tersebut," ia menambahkan.
Baca juga: Mobil listrik terbakar usai hantam separator busway pada Palmerah
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran juga Penyelamatan DKI Jakarta Barat Syaiful Kahfi sebelumnya menyampaikan bahwa insiden kecelakaan yang melibatkan Hyundai Ioniq 6 berjalan pada hari terakhir pekan (11/9) pukul 05.04 WIB.
Pengemudi kendaraan dengan nomor polisi B 18 YZK itu pada waktu melalui Jalan Letjen S. Parman kehilangan kendali mobil sehingga mobilnya menghantam separator busway. Setelah itu, percikan api kemudian asap muncul dari kendaraan kemudian mobil terbakar.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit mobil pompa lalu 15 personel untuk menangani mobil yang dimaksud terbakar tersebut.
Dalam pernyataannya, Fransiscus menyampaikan bahwa Hyundai akan menangani insiden kecelakaan yang dimaksud sesuai dengan prosedur yang mana berlaku.
"Kami berikrar untuk menangani situasi ini sesuai dengan prosedur yang mana berlaku, akibat keselamatan serta keamanan pelanggan terus-menerus menjadi prioritas utama bagi Hyundai," katanya.
Baca juga: Mobil terbakar di dalam Tol Slipi Ibukota Barat
Baca juga: BYD selidiki mobil listrik yang digunakan terbakar pada Cikampek



