Tag: pelatih timnas indonesia

  • Terpopuler, ahli baru timnas hingga lembaga penyelenggaraan rumah MBR

    Terpopuler, ahli baru timnas hingga lembaga penyelenggaraan rumah MBR

    Ibukota Indonesia – Sejumlah berita unggulan Rabu untuk disimak, Amali ungkap nama ahli baru timnas Tanah Air tinggal disampaikan hingga Prabowo ingin bentuk lembaga baru percepat pembangunan rumah untuk MBR. Berikut berita-berita tersebut:

    1.⁠ ⁠Amali ungkap nama instruktur baru timnas Indonesi tinggal diumumkan

    Wakil Ketua Umum 1 PSSI Zainudin Amali mengungkapkan rute pemilihan pembimbing baru timnas Nusantara sepenuhnya telah selesai kemudian tinggal mengumumkannya ke publik.

    Ia menambahkan, selama pemilihan instruktur baru ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir "tidak bergabung campur". Kata dia, penduduk nomor satu di dalam PSSI itu mempercayakan proses pemilihan pembimbing baru sepenuhnya terhadap Exco lalu juga Badan Tim Nasional. Baca selengkapnya di di lokasi ini

    2.⁠ ⁠Indonesia masuk daftar warning travel yang dimaksud dikeluarkan pihak berwenang Inggris

    Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, juga Pembangunan (FCDO) Britania Raya melalui diterbitkannya peringatan keras perjalanan (travel warning) internasional untuk 2026 menyatakan Indonesia masuk ke di 55 negara yang digunakan tiada direkomendasikan untuk dikunjungi. Baca selengkapnya di di tempat ini

    3.⁠ ⁠Putin ucapkan selamat tahun baru untuk Prabowo

    Presiden Rusia Vladimir Pemimpin Rusia menyampaikan ucapan selamat tahun baru untuk Presiden RI Prabowo Subianto dan juga para pemimpin negara sahabat lainnya.

    "Vladimir Presiden Rusia mengucapkan selamat Natal lalu Tahun Baru 2026 yang mana akan datang untuk kepala negara kemudian pemerintahan asing … antara lain … Presiden Republik Tanah Air Prabowo Subianto," selengkapnya pada di sini

    4.⁠ ⁠BNPT awasi Roblox agar tak jadi media penyebaran radikalisasi ke anak

    Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengawasi berubah-ubah platform digital permainan daring atau game online, salah satunya Roblox, agar tidak ada berubah menjadi media penyebaran radikalisasi terhadap anak.

    Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Eddy Hartono memaparkan pihak Roblox sedang merancang sistem identifikasi pengakses permainannya. Baca selengkapnya di sini

    5.⁠ ⁠Prabowo ingin bentuk lembaga baru percepat penyelenggaraan rumah untuk MBR

    Presiden Prabowo Subianto ingin membentuk lembaga baru yang mana fokus utamanya mempercepat penyelenggaraan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    Wakil Menteri Perumahan juga Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah pada waktu ditemui ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa, menjelaskan keinginan itu diungkap oleh Presiden di rapat terbatas pada sore ini. Baca selengkapnya di di tempat ini

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Apakah Pratama Arhan akan Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert?

    Apakah Pratama Arhan akan Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert?

    ligapedianews.com Nasib Pratama Arhan di tempat Timnas Indonesia pada bawah kepelatihan Patrick Kluivert terus mengundang tanda tanya besar. Hal ini dikarenakan kebijakan instruktur anyar Skuad Garuda yang tersebut lebih besar memprioritaskan pemain yang tersebut secara reguler mendapatkan menit bermain dalam klubnya.

    Mengacu pada kata menit bermain, Pratama mungkin saja sulit untuk mendapatkan kepercayaan Kluivert. Sebab, ia baru cuma pindah ke Bangkok United pada 7 Januari 2025.

    Sejauh ini, Pratama Arhan baru bermain selama 10 menit. Andai suami dari Azizah Salsha ini tak mampu bersaing dengan pemain Bangkok United, kemungkinan besar hanya Kluivert akan memalingkan pandangannya ke pemain lain.

    Apalagi Kluivert baru cuma melakukan rapat dengan perwakilan klub pada kompetisi lokal. Jadi ada kecenderungan Pratama kemungkinan besar tak dipakai pada era meneer Belanda.

    Belum lagi jikalau meninjau persaingan dalam kedudukan lini belakang cukup ketat. Sebab, Pratama harus bersaing dengan Calvin Verdonk lalu Shayne Pattynama, yang dimaksud notabene bermain sebagai bek kiri.

    Kecuali, Pratama mampu meningkatkan kemampuannya dan juga meningkatkan waktu bermain selama berada di tempat Bangkok United. Karena gaya bermain yang mana diterapkan Kluivert juga mampu memengaruhi tindakan pemilihan pemain.

    Jika strategi yang diterapkan lebih banyak mengandalkan kecepatan atau umpan silang, maka pemain dengan karakteristik seperti itu akan lebih lanjut diprioritaskan. Jadi nasib Pratama pada Timnas Indonesia sangat bergantung pada performanya di dalam level klub juga keperluan regu pada waktu itu.

    Waktu Pratama belaka satu bulan lebih. Jika ia mampu membuktikan kualitasnya serta memenuhi kriteria yang dimaksud ditetapkan oleh pelatih, maka peluangnya untuk kembali meningkatkan kekuatan Skuad Garuda sangat besar.

    Sekadar informasi, Timnas Indonesia akan datang melakoni dua laga krusial melawan Australia juga Bahrain pada Maret 2025 mendatang. Kluivert secara terang-terangan mematok empat poin di dalam pertandingan tersebut.

  • Jay Idzes Kapten Timnas Indonesia Tak Tergantikan di area Era Patrick Kluivert

    Jay Idzes Kapten Timnas Indonesia Tak Tergantikan di area Era Patrick Kluivert

    ligapedianews.com Jay Idzes dengan karisma juga kemampuan kepemimpinannya yang dimaksud kuat berhasil merebut hati para penggemar sepak bola Indonesia. Pemain kelahiran Belanda ini sudah pernah membuktikan dirinya sebagai sosok yang mana layak mengawasi skuad Garuda.

    Bermain di tempat liga-liga Eropa telah terjadi memberikan Jay Idzes pengalaman berharga di menghadapi tekanan tinggi juga kompetisi yang ketat. Pengalaman ini sangat berharga untuk diterapkan pada skuad Timnas Indonesia.

    Mengacu pada data Transfermarkt, Rabu (15/1/2025), Jay Idzes menjadi pemain yang tak tergantikan di dalam Venezia. Bersama klub Serie A tersebut, pemain berusia 24 tahun itu sudah ada memainkan 19 pertandingan juga mencetak satu gol dalam semua kompetisi.

    Salah satu hal yang tersebut paling menonjol dari Jay Idzes adalah kemampuan teknis yang dimaksud sangat baik. Ia piawai pada mengorganisir permainan lalu memberikan umpan-umpan akurat.

    Selain itu, Jay Idzes juga dikenal sebagai sosok yang mana pekerja keras, disiplin, kemudian memiliki semangat juang yang tersebut tinggi. Karakter inilah yang tersebut membuatnya menjadi panutan bagi rekan-rekannya.

    Pertanyaannya sekarang, apakah Jay Idzes masih mengemban tugas sama di tempat bawah kepemimpinan Patrick Kluivert? Penggemar sepak bola di dalam Tanah Air pasti bertanya-tanya mengenai hal ini.


    Tapi Kluivert kelihatannya tidaklah akan mengubah pandangannya. Ia tetap saja mempercayai Jay Idzes sebagai kapten Timnas Indonesia.

    “Tentu hanya Jay Idzes sebagai kapten, untuk pada waktu ini bukan ada yang dimaksud perlu diubah. Dia masih kapten tim,” tutur Kluivert dalam kanal Youtube Mata Najwa.

  • Waduh! Jairo Riedewald Punya 3 Caps Timnas Belanda, Apakah Boleh Main pada Timnas Indonesia?

    Waduh! Jairo Riedewald Punya 3 Caps Timnas Belanda, Apakah Boleh Main pada Timnas Indonesia?

    ligapedianews.com Pertanyaan mengenai kelayakan Jairo Riedewald menguatkan Timnas Indonesia di tempat era Patrick Kluivert merupakan hal menarik kemudian perlu dibahas secara mendalam. Kenapa menarik? Karena beliau pernah membela kelompok nasional senior Belanda sebanyak tiga kali.

    Ketiga penampilan Jairo Riedewald sama-sama Timnas Belanda terjadi di dalam Kualifikasi Piala Eropa 2016. Saat itu, pemain serbabisa ini bermain menghadapi Islandia, Turki, juga Republik Ceko.

    Pertandingan yang dimaksud dijalankan pada September lalu Oktober 2015. Saat itu, Jairo Riedewald memulai debutnya dengan Timnas Belanda di area usia 18 tahun, 11 bulan, serta 28 hari.


    Berdasarkan regulasi FIFA Pasal 9 Poin C, yang mana diperbarui pada 2021 menyebutkan batas maksimal pribadi pemain mampu pindah asosiasi. Pemain sanggup mengubah kewarganegaraan jikalau tak pernah bermain tambahan dari 3 kali di tempat laga kompetitif untuk timnas suatu negara.

    Aturan kedua adalah pemain harus berusia di tempat bawah 21 tahun pada waktu membela timnas negara tersebut. Jika pemain berusia di tempat menghadapi 21 tahun pada waktu membela negara tersebut, maka pemain itu tidaklah diperbolehkan untuk berpindah negara.


    Mengacu pada regulasi tersebut, maka Jairo Riedewald dipastikan bisa saja membela Timnas Indonesia lantaran memenuhi aturan naturalisasi FIFA tersebut. Sekarang penggemar tinggal menanti proses naturalisasi pemain berusia 28 tahun tersebut.

    Diharapkan, proses naturalisasi Jairo Riedewald rampung serta ia segera mengucap sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sebelum laga lanjutan fase Grup A putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia, melawan Australia juga Bahrain. Dua laga krusial itu dijadwalkan berlangsung pada Maret 2025 mendatang.

  • Menpora Bocorkan 2 Inisiatif Timnas Indonesia di tempat Bawah Asuhan Patrick Kluivert

    Menpora Bocorkan 2 Inisiatif Timnas Indonesia di tempat Bawah Asuhan Patrick Kluivert

    ligapedianews.com Menteri Pemuda serta Olahraga (Menpora) berbicara tentang kegiatan naturalisasi dan juga pembinaan bakat pemain lokal usai menerima kunjungan Patrick Kluivert . Dito mengatakan, dua inisiatif ini kemungkinan besar akan tetap memperlihatkan menjadi fokus di tempat Timnas Indonesia .

    Kemenpora telah dilakukan menerima kunjungan ahli baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert di tempat Kantor Kemenpora RI, Awal Minggu (13/1/2025) kemarin. Dalam kunjungan itu, Kluivert juga Menpora Dito berdiskusi masalah masa depan Timnas Indonesia.

    Dito mengatakan, inisiatif Timnas Indonesia yang dimaksud sebelumnya sudah ada berjalan akan tetap saja dimaksimalkan. Politikus Partai Golkar itu menyatakan, inisiatif pemantauan pemain kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara juga lokal adalah salah satunya.

    “Prinsipnya seperti yang mana saya sampaikan, yang dimaksud kita lakukan ketika ini adalah memaksimalkan kemungkinan para diaspora, atlet darah Indonesia yang tersebut lahir di area luar kita tarik kembali. Pastinya ini tingkatkan prestasi olahraga kita di area dunia,” kata Dito.

    “Tapi acara di tempat lokal dan juga tempat tidaklah berhenti, juga talent scout (terus) dilakukan,” sambungnya.

    Lebih lanjut, Dito mengakui belum ada pembahasan persoalan tambahan pemain naturalisasi baru. Patrick Kluivert, kata Dito, juga menyampaikan pentingnya pemain lokal Indonesia untuk Skuad Garuda.

    “Belum, yang digunakan pasti tadi dibahas Patrick Kluivert Februari ke di lokasi ini untuk talent scout, lalu beliau katakan pemain lokal itu jantung Timnas Indonesia,” ungkap Dito.

  • Irfan Bachdim Jadi Staf Patrick Kluivert? Erick Thohir: Hari Minggu Depan Kita Umumkan

    ligapedianews.com JAKARTA – Mantan Pemain Timnas Indonesia Irfan Bachdim dikabarkan menjadi kandidat asisten instruktur Timnas Indonesia di dalam era Patrick Kluivert. Hal itu untuk mendampingi Patrick Kluivert yang ketika ini menempati kedudukan instruktur kepala Skuad Garuda

    Sebagaimana diketahui, Patrick akan dibantu lima asisten dengan syarat Belanda untuk menangani Pratama Arhan kemudian kolega. Sementara itu, akan ada dua pembimbing lokal yang mana turut akan mendampinginya.

    Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir mengungkapkan PSSI membuka kesempatan kandidat instruktur lokal yang ingin menjadi asisten Patrick di area Timnas Indonesia. Namun, pihaknya akan menyortir belaka 10 nama yang digunakan akan dipilih dua instruktur oleh Patrick.

    “Iya kan nanti dari pasukan kepelatihan Patrick Kluivert dan juga Alex Pastore semua Kan nanti rencana Kita PSSI akan membuka siapa yang mana berminat untuk menjadi timnya,” kata Erick Thohir di tempat Jakarta, Rabu (15/1/2025).

    “Mungkin minggu depan kita akan umumkan siapa. Lalu, nanti kita pilih 10 nama. Nanti diseleksi sendiri mirip pasukan kepelatihan Patrick tentunya,” tambahnya.

    Menteri BUMN itu mengenal dekat dengan Irfan Bachdim. Akan tetapi, beliau menilai sejauh ini Irfan Bachdim belum menjadi salah satu kandidat asisten pembimbing pembimbing selama Belanda tersebut.

    “Saya tiada pernah dengar nama itu. Saya hubungannya baik sejenis Irfan,” ucapnya.

    “Cuma saya belum denger nama itu. Sebab, nanti prosesnya kan siapa yang digunakan ingin bergabung pada pasukan pelatihan Itu yang digunakan nanti yang diseleksi,” sambungnya.

  • Shin Tae-yong Ngaku Dipecat 6 Januari 2025 Pagi, Siangnya Diberi Tahu Pelatih Baru Akan Tiba

    Shin Tae-yong Ngaku Dipecat 6 Januari 2025 Pagi, Siangnya Diberi Tahu Pelatih Baru Akan Tiba

    ligapedianews.com JAKARTA – Mantan instruktur Timnas Indonesia , Shin Tae-yong, mengungkapkan pengalaman mengejutkan di area balik pemecatannya dari kursi ahli kepala. Pelatih jika Korea Selatan itu mengaku baru diberitahu tentang langkah yang disebutkan pada tanggal 6 Januari 2025 pukul 09:40 pagi, cuma beberapa jam sebelum diberitahukan ke publik.

    “Saya diberitahu tentang pemecatan saya pada pukul 09:40 pagi tanggal 6 Januari, kemudian pada siang hari saya diberitahu bahwa instruktur baru akan datang,” ujar Shin Tae-yong terhadap Yonhap News dikutipkan akun X, @idextratime.

    Keputusan mendadak tersebut, menurut Shin Tae-yong, cukup sulit dipahami. Namun, ia mencoba untuk menerima dengan lapang dada. “Saya bukan sanggup memahami kebijakan ini, tetapi saya menerimanya dengan rendah hati,” tambahnya.

    Shin Tae-yong Ngaku Dipecat 6 Januari 2025 Pagi, Siangnya Diberi Tahu Pelatih Baru Akan Tiba

    Selama hampir lima tahun menakhodai Timnas Indonesia, Shin Tae-yong meninggalkan warisan prestasi yang membanggakan. Ia berhasil mengakibatkan Timnas Indonesia: Runner-up Piala AFF 2020, Semifinalis Piala AFF 2022
    16 besar Piala Asia 2023 (pertama kali di sejarah), Babak ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia, Shin Tae-yong juga menghadirkan Timnas U-23 melangkah hingga semifinal Piala Asia U-23 2024, sebuah capaian yang belum pernah diraih sebelumnya.

    Meski merasa kecewa, Shin Tae-yong menyatakan kecintaannya pada Indonesia tiada akan pudar. Ia berjanji akan kerap kembali ke Tanah Air meskipun saat ini fokusnya beralih ke karier di dalam Korea Selatan.

    “Meskipun saya akan pulang (ke Korea Selatan), saya berencana untuk kerap kembali (ke Indonesia) akibat saya mencintai Indonesia,” ungkapnya.

    Posisi Shin Tae-yong pada masa kini digantikan oleh Patrick Kluivert, mantan pemain bintang selama Belanda. Dengan pengalaman internasionalnya, Kluivert diharapkan mampu menyebabkan Timnas Indonesia ke level yang mana lebih lanjut tinggi, melanjutkan fondasi yang digunakan telah lama dibangun oleh Shin Tae-yong.

    Keputusan ini menandai sesi baru bagi sepak bola Indonesia, walau meninggalkan catatan emosional dari sosok yang dimaksud sudah memberikan partisipasi besar selama lima tahun terakhir.

  • 3 Alasan Nathan Tjoe-A-On Terancam Tak Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert

    3 Alasan Nathan Tjoe-A-On Terancam Tak Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert

    ligapedianews.com JAKARTA – Era baru pada Timnas Indonesia di tempat bawah kendali ahli Patrick Kluivert mengakibatkan dinamika tersendiri, termasuk ancaman bagi beberapa pemain yang berpotensi terdepak. Salah satu nama yang tersebut sekarang berada di sorotan adalah Nathan Tjoe-A-On , bek kiri yang mana bermain untuk Swansea City. Letak Tjoe-A-On pada Skuad Garuda terancam sebab beberapa faktor yang dimaksud diungkapkan Kluivert juga para pengamat sepak bola.

    Berikut adalah tiga alasan utama mengapa Nathan Tjoe-A-On terancam tak masuk daftar panggilan Timnas Indonesia:

    1. Minimnya Menit Bermain dalam Klub

    Patrick Kluivert secara terang-terangan menjadikan menit bermain sebagai indikator utama pada memilih pemain untuk Timnas Indonesia. Tjoe-A-On, yang digunakan belaka mencatatkan 127 menit bermain bersatu Swansea City musim ini, jelas tiada memenuhi kriteria tersebut.

    “Jika para pemain bukan punya playing time dalam klub, maka kamu tiada bisa saja dapat kesempatan. Kami juga harus diskusikan situasi dengan coach physical pemain dalam klub,” ujar Kluivert.

    Minimnya kesempatan bermain memproduksi Tjoe-A-On kesulitan menunjukkan performa yang digunakan konsisten, sehingga ia dianggap kurang siap untuk bersaing di area level internasional.

    2. Kehadiran Jairo Riedewald

    Proses naturalisasi Jairo Riedewald semakin memperkecil prospek Tjoe-A-On untuk masuk pada Skuad Garuda. Kluivert bahkan secara khusus mengumumkan Riedewald sebagai pemain yang dimaksud cocok dengan keperluan taktiknya.

    “Jairo Riedewald akan dinaturalisasi secepatnya,” kata Kluivert di konferensi pers.

    Pengamat sepak bola, Haris Pardede, juga menilai diperkenalkan Riedewald sebagai ancaman serius bagi kedudukan Tjoe-A-On. Menurutnya, Riedewald mempunyai kemampuan yang dimaksud lebih tinggi lengkap lalu pengalaman bermain dalam liga papan menghadapi seperti Premier League, yang digunakan menjadi nilai tambah di area mata Kluivert.

    3. Terbentur Sistem yang tersebut Diterapkan Patrick Kluivert

    Sebagai pemain serba bisa, Tjoe-A-On sebenarnya memiliki keunggulan di fleksibilitas posisinya. Namun, kurangnya menit bermain pada klub menyebabkan ia sulit untuk tampil maksimal ketika dipanggil Timnas.

    Dalam sistem yang tersebut diterapkan Kluivert, pemain dituntut bukan hanya sekali mempunyai kemampuan teknis, tetapi juga komitmen fisik juga mental yang tersebut tinggi. “Bukan cuma datang, lalu main. Kami harus benar-benar cek bagaimana merek berlatih, apakah mereka ada latihan ekstra,” tegas Kluivert.

    Kurangnya performa menonjol dari Tjoe-A-On di dalam laga internasional sebelumnya menambah keraguan berhadapan dengan kemampuannya memenuhi standar tinggi yang tersebut diharapkan ahli dengan syarat Belanda tersebut.

    Era Patrick Kluivert menyebabkan tantangan baru bagi pemain naturalisasi seperti Nathan Tjoe-A-On. Minimnya menit bermain, peluncuran Jairo Riedewald, lalu kurangnya partisipasi signifikan di dalam level internasional menjadi tiga alasan utama yang membuatnya terancam kehilangan tempat pada Timnas Indonesia.

    Kehadiran generasi baru pemain naturalisasi seperti Riedewald menjadi sinyal bahwa persaingan di area Timnas Indonesia semakin ketat. Kini, Tjoe-A-On harus segera meningkatkan performanya apabila ingin kembali menarik perhatian Kluivert.

  • Pergantian Pelatih Timnas Indonesia: Taruhan Besar Erick Thohir, Bung Kus Beri Komentar

    Pergantian Pelatih Timnas Indonesia: Taruhan Besar Erick Thohir, Bung Kus Beri Komentar

    ligapedianews.com Mohamad Kusnaeni atau akrab disapa Bung Kus, memberikan pujian setinggi langit untuk Ketua Umum PSSI, Erick Thohir . Dalam sebuah diskusi publik, pengamat sepak bola kenamaan di dalam Tanah Air itu menilai bahwa Erick sudah mengakibatkan angin segar bagi sepak bola Indonesia, khususnya di pengembangan Timnas Indonesia lalu kompetisi domestik.

    “Harus diakui Erick adalah ketum PSSI terbaik, dilihat Timnas sangat berhasil dari segi prestasi, peringkat FIFA, Profit Center juga mampu memberikan rasa kebanggaan dan juga rasa nasionalisme yang digunakan luar biasa,” ujar Kusnaeni ketika hadir menjadi pembicara di rilis survei Indikator Politik Indonesia dengan tema Isu-isu Persepakbolaan dalam Mata Publik lalu Pertaruhan Besar PSSI, Kamis (16/1/2025).

    Kemudian juga ketika ini kompetisi domestik mulai mengalami peningkatan kualitas. Contohnya adalah penampilan VAR dalam Kejuaraan 1 musim ini.

    Kusnaeni memberikan nilai 75 terkait kompetisi lokal dalam bawah kepemimpinan Erick. “Dengan adanya VAR ini membantu kredibilitas sebuah pertandingan, perbaikan wasit, dan juga jadwal pertandingan yang digunakan sudah ada tetap. Secara umum semuanya telah baik, nilainya diatas 75 lah,” tutur dia.

    Bung Kus menambahkan ada dua hal yang digunakan belum digarap PSSI secara maksimal ketika ini yakni Youth Development lalu Football Community. Dia memperlihatkan kalau Federasi Sepak bola Inggris (FA) miliki acara nyata untuk football community yank dengan mengundang juga melibatkan orang Asia Selatan agar suka sepak bola, melibatkan perempuan.

    Di sisi lain, Kusnaeni turut memberikan komentar tentang pergantian instruktur Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert. Dia menyampaikan kalau hal yang dimaksud adalah sesuatu yang mana sah dan juga merupakan pertaruhan besar dari Erick.

    “Ini pergantian yang mana sah, tapi ini sangat besar pertaruhannya, kalau masih STY serta ia gagal bersatu Timnas, Erick tak akan disalahkan. Tetapi sekarang kalau Kluivert, Erick lah yang akan disalahkan. Ini adalah kebijakan yang tersebut berani serta tidak ada populer,” pungkas Kusnaeni.

  • Akmal Marhali: Mana Mungkin Patrick Kluivert Didatangkan Tanpa Target Berhasil Piala Global 2026

    Akmal Marhali: Mana Mungkin Patrick Kluivert Didatangkan Tanpa Target Berhasil Piala Global 2026

    ligapedianews.com Akmal Marhali menegaskan tiada mungkin saja ahli baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert tanpa ditargetkan bawa timnya lolos ke Piala Global 2026. Menurut founder Save Our Soccer, regu itu pada masa kini masih punya kans dapat tampil di pesta sepak bola dunia tersebut.

    Akmal menyatakan pergantian ahli untuk memaksimalkan prospek juga menambah sinergi bagi seluruh komponen timnas. Sebab, kelompok itu pun mimpi lolos ke Piala Planet 2026 apalagi kesempatan terbuka lebar.

    “Mana kemungkinan besar ahli Patrick Kluivert direkrut untuk gantikan STY tanpa target lolos ke Piala Bumi 2026? Lah wong, kondisinya masih sangat terbuka. Justru penunjukan instruktur baru untuk lebih tinggi memaksimalkan peluang, pasca Ketum PSSI Erick Thohir menilai, ada kesulitan komunikasi di area ruang ganti,” kata Akmal di acara rilis Survei Indikator Politik Indonesia tentang Isu-Isu Persepakbolaan di tempat Mata Publik juga Pertaruhan Besar PSSI, Kamis (16/1/2025) di area Jakarta.

    Akmal mengungkapkan ada risiko di pergantian pembimbing Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert. Menurutnya, apabila manfaatnya lebih lanjut besar dengan terselesainya hambatan komunikasi di area ruang ganti yang dimaksud merupakan salah satu kunci dari kekompakan tim, langkah PSSI itu diharapkan pembaharuan itu sanggup mendatangkan hasil positif untuk Timnas Indoneska dengan meraih poin maksimal. Itu baik di dalam laga tandang, maupun di tempat kandang.

    “Artinya, PSSI, pada hal ini Erick Thohir sebagai Ketua umumnya, berdasarkan pengalaman juga kondisi terkini di area tim. Pasti punya kalkulasi tersendiri. Target yang dimaksud diberikan tidak “directly”, sebab kalau “directly” berarti sekarang harus rangking dua grup juga secara langsung lolos. Tapi targetnya harus lolos Piala Dunia,” ujarnya.

    “Alhamdulillah jikalau bisa jadi direct. Tapi apabila tidak, lolos via Round 4 atau Playoff masih terbuka. Dan Patrick sangat memahami hal itu,” tambahnya.

    Timnas Indonesia diketahui masih menyisakan empat laga sisa pada Kualifikasi Piala Bumi 2026. Dua laga kandang melawan Bahrain (25/3/2025) dan juga China (25/6/2025), sedangkan dia juga melakoni laga tandang melawan Australia (20/3/2025) dan juga Jepun (10/6/2025). Saat ini dia berada di dalam tempat ketiga dengan enam poin.