berita viral

Dubes India sebut Negara Indonesia duta penting bagi Global South di dalam BRICS

Ibukota – Duta Besar (Dubes) India untuk Tanah Air Sandeep Chakravorty mengemukakan bahwa Nusantara berperan penting di menyuarakan berubah-ubah isu terkait Global South atau negara-negara mengalami perkembangan pada forum kerja sejenis BRICS.

Ia memandang bahwa pemerintahan Nusantara berada dalam berupaya untuk memperluas partisipasinya pada beragam kerja serupa internasional lalu mengkaji BRICS dapat menyediakan kesempatan untuk hal tersebut.

“Indonesia merupakan kekuatan utama bumi yang dimaksud menjembatani kawasan Indo-Pasifik. Negara Indonesia adalah pendapat lantang bagi Global South,” ujar Sandeep Chakravorty di wawancara ditulis dengan ANTARA mengenai program Keketuaan BRICS India di dalam Jakarta, Jumat.

“Kehadiran Negara Indonesia ke pada BRICS memberikan pengaruh yang digunakan lebih besar besar bagi kelompok ini,” lanjutnya.

Dubes Chakravorty menyatakan peran Tanah Air yang dimaksud sejalan dengan tujuan Keketuaan India pada BRICS 2026 untuk menjadikan forum yang dimaksud sebagai "wadah yang mana inklusif, berorientasi pada aksi, lalu siap menghadapi masa depan, dan juga responsif terhadap prioritas negara-negara berkembang.”

Ia menuturkan, BRICS mewakili sekitar 49 persen populasi dunia, sekitar 40 persen Ekonomi Nasional global, lalu kurang tambahan 26 persen perdagangan dunia, sehingga menjadikan organisasi internasional yang dimaksud wadah penting untuk memajukan aspirasi negara-negara berkembang.

“Dalam konteks ini, keterlibatan Indonesi (dalam BRICS) sangatlah krusial,” kata Chakravorty.

Ia pun mengapresiasi keterlibatan berpartisipasi Tanah Air pada beragam reuni tingkat tinggi, dialog, juga kelompok kerja di rangkaian BRICS 2026, baik dalam tingkat menteri, pejabat teknis, pelaku bisnis, parlemen, hingga penduduk sipil.

“Kami sangat senang dengan partisipasi Tanah Air di seluruh rangkaian kegiatan BRICS,” ucap Chakravorty.

Konferensi Derajat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS dijadwalkan berlangsung ke New Delhi, India, pada 12-13 September 2026. Pertemuan kerja serupa internasional yang dimaksud mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability” pada tahun ini.

Indonesia bergabung berubah jadi anggota BRICS pada 6 Januari 2025.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles