berita viral

Joseph Aoun: Lebanon butuh investasi, tidak bantuan kemanusiaan

Beirut – Presiden Lebanon Joseph Aoun menegaskan bahwa pada tahap ini negaranya lebih banyak membutuhkan penanaman modal ketimbang bantuan kemanusiaan untuk mengupayakan langkah-langkah pemulihan dan juga pengerjaan kembali.

“Lebanon tak membutuhkan bantuan. Lebanon membutuhkan investasi. Diaspora Lebanon akan berkontribusi terhadap kebangkitan tanah air mereka," kata Aoun pada perjumpaan dengan delegasi menteri dari Qatar, Inggris, kemudian Prancis pada Kamis.

"Dan kita harus menyiapkan fondasi yang digunakan diperlukan melalui reformasi yang digunakan dapat menjamin kebangkitan yang disebutkan dan juga menyokong mereka itu kembali serta berinvestasi di negaranya di bervariasi sektor,” kata Aoun lagi menambahkan.

Aoun menyatakan reformasi ekonomi, keuangan, administrasi, juga peradilan merupakan keperluan internal Lebanon, tidak semata-mata persyaratan yang diajukan negara-negara sahabat yang mana mengupayakan Beirut.

Namun, ia menjelaskan bahwa sebagian reformasi yang tersebut mulai dijalankan setelahnya pembentukan pemerintahan terpaksa ditunda akibat konflik dengan Israel.

Presiden Lebanon itu juga menekankan pentingnya dukungan terhadap militer dan juga aparat keamanan Lebanon dikarenakan dia berperan mempertahankan stabilitas dan juga keamanan yang tersebut dibutuhkan untuk memasuki tahap berikutnya dari rekonstruksi negara.

Menurut Aoun, pemerintah Lebanon ketika ini terus berupaya memulihkan kepercayaan komunitas internasional terhadap negara tersebut, sekaligus mengatasi kepercayaan warga Lebanon untuk pemerintah.

Ia memandang pemulihan kepercayaan yang disebutkan berubah jadi faktor penting untuk memperkuat pembangunan ekonomi dan juga mempercepat proses penyelenggaraan kembali negara yang dimaksud terdampak konflik berkepanjangan itu.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles