
Ramallah/Istanbul – Duta Besar Amerika Serikat untuk negara Israel Mike Huckabee mengumumkan pemukim zionis yang dimaksud menyerang warga Palestina sebagai "teroris" ketika berkunjung ke Tepi Barat yang digunakan diduduki.
"Ketika Anda ingin menciptakan suasana pada mana penduduk tak merasa aman tinggal ke rumah mereka, sewaktu anak-anak mereka bermain dalam lapangan merekan sendiri, serta orang-orang merasa merekan tiada aman akibat perilaku, tindakan, dan juga intimidasi dari penduduk lain, inilah terorisme," kata Huckabee pada waktu berkunjung ke Turmus Ayya, di utara Perkotaan Ramallah dalam Tepi Barat bagian tengah, Sabtu.
"Saya paham ini bukanlah kata yang tersebut elok untuk sebagian orang," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Huckabee bertemu dengan dan juga mendengarkan kesaksian dari warga Palestina-Amerika perihal tantangan yang digunakan mereka hadapi di hidup sehari-hari juga dalam rumah juga properti merekan di dalam sedang kekerasan oleh pemukim zionis.
Dubes Amerika Serikat menegaskan bahwa Washington akan terus menyampaikan arahan bahwa "masyarakat ke komunitas yang dimaksud berhak hidup dengan aman kemudian selamat".
"Pemerintah tanah Israel bertanggung jawab meyakinkan hal yang disebutkan terwujud," tambahnya.
Meski kali ini dirinya mengritik kekerasan pemukim zionis, Huckabee diketahui mengupayakan gagasan Zionisme Kristen lalu meyakini bahwa negara Israel "berhak mengendalikan sebagian besar wilayah" yang digunakan membentang dari Sungai Nil ke Sungai Eufrat juga bagian besar wilayah Timur Tengah.
Kunjungannya ke Tepi Barat berlangsung pada berada dalam melonjaknya serangan penjajah negara Israel terhadap komunitas Palestina di dalam seantero Tepi Barat yang tersebut diduduki.
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serangan pemukim zionis telah terjadi mencapai tahap yang tersebut belum pernah muncul sebelumnya, dengan beraneka catatan kejadian tahun 2026 hingga awal Agustus berikutnya menunjukkan lebih lanjut dari 1.430 tindakan hukum serangan yang mengakibatkan korban jiwa kemudian kehancuran properti.
Sumber: Anadolu
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.


