otomotif

Robot humanoid Mornine mulai digunakan pada layanan dealer

Ibukota (ANTARA) – Robot humanoid Mornine yang dikembangkan oleh AiMOGA Robotics, perusahaan robotika milik Chery, mulai digunakan untuk memperkuat penyelenggaraan layanan dealer kendaraan di Indonesia, Malaysia, serta Afrika Selatan menurut perusahaan.

Namun, perusahaan belum menyampaikan informasi terperinci mengenai jumlah, jenis, juga lokasi-lokasi layanan dealer kendaraan yang dimaksud telah dilakukan menggunakan dukungan robot humanoid tersebut.

Menurut siaran pers perusahaan yang dimaksud diterima dalam DKI Jakarta pada Senin, Mornine bisa menjalankan beberapa fungsi di lingkungan layanan ritel otomotif, seperti menerima tamu, memandu pengunjung, memberikan pelayanan konsultasi, juga memperkuat interaksi dengan pelanggan.

Model pemakaian yang dimaksud menurut perusahaan merupakan bagian dari 100 lebih banyak skenario pemakaian nyata produk-produk lalu solusi robotika AiMOGA dalam beragam sektor lapangan usaha ke dunia.

Perusahaan menyebut Mornine sebagai robot humanoid pertama di dalam bumi yang dimaksud lolos tiga sertifikasi dan juga standar Uni Eropa yang digunakan mencakup aspek perangkat keras kemudian lunak, yakni CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Angka Protection), dan juga CE-RED (Radio Equipment Directive).

"Bagi AiMOGA Robotics, sertifikasi tak pernah sekadar berubah jadi tahapan administratif, melainkan menjadi awal perjalanan sebuah robot menuju penerapan ke globus nyata," kata Presiden Chery International sekaligus Presiden AiMOGA Robotics, Zhang Guibing.

"Kami selalu menempatkan keselamatan, keandalan sistem operasional, juga pemeliharaan data sebagai prioritas utama," katanya.

Baca juga: Robot AiMOGA unjuk kebolehan di pabrik Chery Afrika Selatan

Robot humanoid yang dikembangkan oleh AiMOGA Robotics. (ANTARA/HO/Chery Group)

Baca juga: Anak perusahaan Chery mulai pasarkan barang robot humanoid

Robot humanoid Mornine menurut perusahaan telah dilakukan melalui penilaian pemenuhan standar yang mana dilaksanakan oleh TUV Rheinland, lembaga pengujian, inspeksi, juga sertifikasi independen yang tersebut diakui secara global.

Mornine sudah menjalani sertifikasi CE-MD yang mencakup aspek keselamatan mekanis, kelistrikan, serta fungsional juga sertifikasi EN 18031 yang mana mencakup keamanan siber serta proteksi data.

Robot humanoid itu dinilai memenuhi persyaratan EN 18031-1:2024 untuk keamanan siber kemudian EN 18031-2:2024 untuk proteksi data.

Selain itu, Mornine sudah menjalani sertifikasi CE-RED yang digunakan mencakup pengujian kompatibilitas elektromagnetik dan juga stabilitas sinyal pada modul komunikasi.

Mornine juga telah lama menjalani penilaian sertifikasi Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat, yang mana mencakup ketentuan teknis mengenai jumlah kali radio juga interferensi elektromagnetik pada perangkat komunikasi nirkabel.

AiMOGA saat ini memperluas kehadirannya ke lebih besar dari 60 negara kemudian wilayah, satu di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, dan juga Vietnam dalam Asia Tenggara.

Perusahaan mengamati Tanah Air sebagai salah satu bursa potensial solusi robotika untuk layanan ritel, layanan kesehatan, layanan publik, juga layanan lain yang mana membutuhkan interaksi teknologi serta manusia.

Baca juga: BYD merambah ke bidang usaha pengembangan robotika humanoid

​​​​​​​Baca juga: Robot humanoid belum mampu bekerja secepat manusia ke pabrik mobil

Related Articles