
DKI Jakarta (ANTARA) – Produsen ban jika Korea Selatan Hankook Tire menghadirkan generasi terbaru Ventus S1 evo3, yakni Ventus evo, sebagai ban ultra-high performance (UHP) untuk kendaraan premium juga berperforma lebih tinggi di dalam Indonesia.
Secara global, teknologi Ventus telah dilakukan digunakan oleh lebih besar dari 30 produsen otomotif, termasuk Porsche, Mercedes-Benz, BMW, kemudian Audi. Di Indonesia, teknologi yang disebutkan juga telah lama dipakai pada beberapa orang kompetisi balap, antara lain Tanah Air Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2024 kemudian Pertamina 6 Hours Endurance 2026 di Mandalika.
"Dunia motorsport berubah jadi ruang pembuktian bagi teknologi ban berperforma tinggi. Setiap pengembangan harus mampu menjawab tuntutan grip, kontrol, dan juga stabilitas di kondisi yang tersebut sangat ekstrem," kata Presiden Direktur PT Hankook Tire Sales Indonesia ungkap Bartek Choi di informasi tertulis, Kamis.
"Melalui Ventus evo, kami menghadirkan teknologi yang sudah teruji yang disebutkan ke kendaraan premium, sehingga pengemudi dapat merasakan performa, kontrol, kemudian rasa percaya diri yang digunakan lebih tinggi baik di penyelenggaraan sehari-hari,” kata Bartek.
Baca juga: Cek ban mobil sebelum berlibur dengan kendaraan pribadi
Baca juga: Bridgestone jadi mitra resmi ban untuk Lamborghini Huracan Sterrato
Ia menjelaskan, Ventus evo dirancang dengan pengereman juga handling yang optimal di dalam jalan basah maupun kering, sekaligus menawarkan peningkatan jarak tempuh.
Dalam dua pengujian komparatif AUTO BILD Summer Tire Test 2026, Ventus evo untuk ukuran 245/45 R19 meraih sikap pertama dengan skor 1,1. Ban yang disebutkan menunjukkan keunggulan performa di aspek dry dan wet handling, juga meraih hasil terbaik di dry braking dan kedudukan kedua terbaik pada wet braking.
Ventus evo juga meraih kedudukan pertama di AUTO BILD Allrad Summer Tire Test 2026 untuk ukuran 255/45 R19. Dalam uji itu, Ventus evo berubah jadi ban dengan performa terbaik ke keadaan basah, dengan wet handling tercepat 89,1 km/jam serta jarak pengereman basah 50,2 meter dari kecepatan 100 km/jam. Ban itu juga mencatatkan performa teratas pada dry braking dan dry handling.
"Dua pengakuan dari AUTO BILD menunjukkan bahwa performa Ventus evo mampu memberikan performa yang dimaksud konsistensi baik di jalan basah maupun kering, ban ini dirancang untuk memberikan pengereman yang mana responsive dan handling yang dinamis satu di antaranya di mana dibandingkan dengan ban premium dari merek lain,” lanjut Bartek.
Keunggulan yang dimaksud tercermin dari peningkatan performa Ventus evo dibandingkan model sebelumnya, Ventus S1 evo3, yaitu naik 4 persen pada pengendalian pada jalan basah (wet handling).
Sementara ke jalan kering, teknologi 3D Chamfer Technology membantu mendistribusikan tekanan secara lebih tinggi merata pada permukaan tapak, sehingga menciptakan peningkatan pengereman hingga 6 persen ketika dry braking dibandingkan model sebelumnya.
Ventus evo dirancang dengan optimized stiffness pattern yang membantu menyeimbangkan kekakuan blok kemudian mendistribusikan tekanan secara lebih lanjut merata di seluruh permukaan tapak. Kombinasi sipes, lateral grooves, dan tie-bars membantu memunculkan keausan yang dimaksud tambahan merata.
Hasilnya, jarak tempuh Ventus evo meningkat hingga 32 persen lebih tinggi sangat jauh dibandingkan versi sebelumnya. Hal ini turut tercermin di pengujian AUTO BILD, di mana Ventus evo mencatat projected mileage sejauh 56.310 km, atau diklaim menjadi ban paling ekonomis berdasarkan cost per 1.000 km pada antara 20 finalis dari 50 kandidat yang tersebut diseleksi sebelumnya.
"Ventus evo menyebabkan filosofi yang mana sederhana, ‘Premium Sport Performance, Built to Last’. Kami ingin pengemudi mendapatkan respon juga kontrol yang dimaksud mereka harapkan dari ban sport premium, sekaligus mendapatkan durability yang digunakan memungkinkan performa yang disebutkan dinikmati lebih tinggi lama khususnya untuk konsumen pada Indonesia," jelas Bartek.
Secara global, Ventus evo juga telah lama digunakan sebagai original equipment (OE) pada beberapa orang kendaraan premium global, satu di antaranya Audi A4, Audi A5, Volkswagen,dan BMW X5. Untuk bursa Indonesia, Ventus evo tersedia pada bervariasi ukuran mulai dari 17 hingga 22 inci untuk memenuhi keinginan kendaraan penumpang premium dan juga berperforma tinggi.
Baca juga: Hankook catat pertumbuhan pelanggan 130 persen pada semester I-2026
Baca juga: Ban tanpa udara Bridgestone digunakan pada kendaraan otonom di Jepang
Baca juga: Mengenal peran penting ban untuk melindungi efisiensi EV



