
Ibukota Indonesia (ANTARA) – Hyundai Motor Co. berencana menyiapkan lebih besar dari 100 model mobil baru lalu model kendaraan yang mana diperbarui hingga tahun 2030 di upaya untuk menguatkan tempat perusahaan dalam lingkungan ekonomi otomotif global.
Menurut warta Yonhap, ketua eksekutif Hyundai Motor Jose Munoz dalam acara ketua eksekutif Pemodal Day dalam Seoul, Korea Selatan, Rabu (26/8), menyampaikan bahwa rencana yang dimaksud merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan daya saing.
Dari 100 lebih banyak model mobil yang mana rencananya diperkenalkan oleh produsen kendaraan selama Korea Selatan itu hingga tahun 2030, akan ada 18 model yang benar-benar baru.
Perusahaan berencana meluncurkan Genesis GV80 hibrida di Korea Selatan kemudian Amerika Serikat pada akhir tahun 2026 lalu merilis kendaraan listrik jenis extended-range electric vehicle (EREV) pada paruh pertama 2027.
SUV Tucson, salah satu model terlaris Hyundai Motor, beserta varian hibridanya dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun 2026.
Baca juga: Hyundai mulai produksi Ioniq 3 dalam Turki
Dalam upaya meningkatkan jangkauan pangsa dan juga target jualan mobilnya, Hyundai Motor juga berencana meningkatkan kapasitas produksi kendaraan globalnya yang pada waktu ini sekitar 5 jt kendaraan.
Target perusahaan mencakup peningkatan produksi kendaraan sebanyak 500.000 unit ke Amerika Utara, 320.000 unit ke India, 200.000 unit dalam Korea Selatan, dan juga 250.000 unit melalui produksi kendaraan completely knocked-down (CKD).
Perusahaan mempertahankan target pelanggan global sejumlah 5,55 jt kendaraan pada 2030 lalu meningkatkan porsi transaksi jual beli kendaraan elektrifikasi berubah menjadi 60 persen dari total pelanggan kendaraan global pada tahun yang dimaksud sama.
Baca juga: Penjualan Genesis dalam Amerika Serikat capai 450.000 unit
Baca juga: Mazda luncurkan tiga model mobil baru di dalam ajang GIIAS



