
Ibukota Indonesia – World Boxing Council (WBC) mengumumkan juara kelas berat ringan (79,3 kg) WBC Silver Ben Whittaker akan mempertahankan sabuk juaranya pada waktu menghadapi Conor Wallace dalam Birmingham, Inggris, pada 3 Oktober mendatang.
"Whittaker telah dilakukan memantapkan dirinya sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan di dalam divisi berat ringan sejak merebut sabuk juara pada November 2025," demikian pernyataan WBC pada laman resminya yang mana dipantau di Jakarta, Jumat.
Whittaker merebut peringkat yang dimaksud pasca meraih kemenangan knockout (KO) pada ronde pertama melawan Benjamin Gavazi pada November 2025. Kemenangan gemilang itu berubah menjadi salah satu penampilan penting di perjalanan karier profesional petinju dengan syarat Inggris tersebut.
Pada Juni 2026, petinju berusia 29 tahun itu kembali menunjukkan performa dominan ketika mempertahankan gelarnya berjuang melawan Richard Rivera ke Barclays Center, Brooklyn, Amerika Serikat. Whittaker menjatuhkan Rivera pada ronde pertama sebelum kembali mendaratkan kombinasi pukulan pada awal ronde kedua yang menimbulkan wasit menghentikan pertarungan.
Kemenangan menghadapi Rivera sekaligus menunda catatan bukan terkalahkan Whittaker berubah menjadi 12 kemenangan juga satu hasil seri, dengan sembilan kemenangan dalam antaranya diraih melalui KO.
Pertarungan menghadapi Wallace akan berubah menjadi kesempatan bagi Whittaker untuk kembali mempertahankan peringkat WBC Silver sekaligus melanjutkan langkahnya menuju persaingan perebutan gelar kejuaraan bola kelas berat ringan. WBC pada peringkat terbarunya per 3 September 2026 masih mencantumkan Whittaker sebagai pemegang sabuk Silver pada kelas 175 pon.
Sementara itu, Conor Wallace dengan syarat Irlandia Utara telah lama merancang karier profesional dengan berkompetisi di banyak pertarungan perebutan peringkat regional. Petinju yang sekarang berkarier ke Australia yang dimaksud miliki rekor 17 kemenangan, 12 KO, serta satu kekalahan mendekati sengketa menghadapi Whittaker.
Satu-satunya kekalahan Wallace berjalan pada karier profesionalnya sebelum kemudian bangkit dengan sebagian kemenangan. Ia juga meraih kemenangan berhadapan dengan beberapa jumlah petinju ke level regional, salah satunya Jerome Pampellone melalui split decision pada 2024.
Wallace terakhir berjuang pada April 2026 ketika menghentikan Walter Gabriel Sequeira melalui TKO ronde keenam. Hasil yang disebutkan berubah menjadi modal bagi petinju berusia 30 tahun itu untuk menghadapi tantangan terbesar pada kariernya di mana bertemu Whittaker ke Birmingham.
Duel Whittaker berjuang melawan Wallace juga tercatat sebagai final eliminator kelas berat ringan International Boxing Federation (IBF), sehingga laga ini memiliki kepentingan tambahan dalam luar perebutan sabuk WBC Silver.
Pemenang pertarungan yang dimaksud akan mendapatkan kedudukan sebagai penantang wajib untuk penghargaan planet kelas berat ringan IBF, sehingga kemenangan dapat membuka jalan bagi kedua petinju menuju perebutan penghargaan dunia.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



