
Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan komitmen negaranya untuk menjaga perdamaian di dalam Timur Tengah kemudian berharap seluruh pihak yang mana terlibat, satu di antaranya negara Israel serta kelompok Hizbullah yang tersebut berbasis pada Lebanon, turut mempertahankan situasi damai.
"Amerika Serikat berjanji pada perdamaian, dan juga kami mengupayakan semua pihak dalam kawasan Timur Tengah untuk terus berjanji sehingga tahapan negosiasi dapat berjalan dengan baik," tulis Trump melalui jaringan Truth Social.
"Pasar menyambut positif perkembangan ini dengan tarif minyak yang turun kemudian bursa saham yang digunakan menguat. Kami mengharapkan gencatan senjata penuh di semua front, satu di antaranya ke Lebanon, antara Hizbullah dan juga Israel," tulis Trump melanjutkan.
Pada Minggu, Iran lalu Amerika Serikat memverifikasi bahwa penyusunan nota kesepahaman sudah selesai dilakukan. Pada dini hari 18 Juni, kedua negara melakukan penandatanganan dokumen yang disebutkan secara jarak terpencil untuk mengakhiri konflik militer yang dimaksud berlangsung sejak 28 Februari.
Memorandum yang dimaksud memberikan waktu 60 hari bagi Washington kemudian Teheran untuk merundingkan kesepakatan final terkait isu nuklir Iran lalu pencabutan sanksi Amerika Serikat.
Selain itu, dokumen yang disebutkan juga menetapkan jadwal bagi Amerika Serikat untuk mengakhiri blokade laut, juga bagi Iran untuk memulihkan kembali kemudian lintas pelayaran pada Selat Hormuz.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.


