
DKI Jakarta – Atlet panjat tebing Indonesia Ravianto Ramadhan berhasil menembus semifinal disiplin boulder di World Climbing Series Innsbruck, yang digunakan diselenggarakan oleh International Federation of Sport Climbing (IFSC), di Austria, pada 17-21 Juni.
Pelatih timnas panjat tebing disiplin boulder Indonesia Amri menyatakan pencapaian atlet yang digunakan kerap disapa Anto itu merupakan hasil dari kerja kerasnya.
"Apa yang tersebut dicapai Anto itu sudah ada selayaknya akibat beliau berlatih keras, jadi tinggal lebih lanjut tenang dan juga tambahan fokus lagi menghadapi semifinal," ujar kata Amri pada sela mendampingi tim, di keterang tertoreh pada Jakarta, Kamis.
Manajer timnas panjat tebing Indonesia Wahyu Pristiawan Buntoro mengemukakan pencapaian itu berdampak positif bagi atlet maupun negara.
"Tentu hasil itu bagus buat Nusantara yang tersebut sedang bersiap menghadapi Asian Games," ujar pria yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) itu.
Ravianto Ramadhan berhasil masuk ke jajaran 24 atlet yang mana berhak lolos ke semifinal.
Dia berubah menjadi satu-satunya delegasi Tanah Air yang digunakan melaju ke fase berikutnya untuk disiplin boulder. Sementara, kembarannya yakni Raviandi Ramadhan tertahan ke sesi kualifikasi.
Ravianto diharapkan mampu mendapatkan hasil yang digunakan bagus dalam semifinal lalu lolos ke final boulder yang tersebut akan dilaksanakan pada Hari Jumat (19/6).
Dalam seri Innsbruck, timnas panjat tebing Negara Indonesia juga akan mengikuti disiplin lead. Kompetisi pada disiplin itu dilaksanakan pada Hari Sabtu (20/6).
Sementara itu, grup Merah Putih mengirimkan lima atlet ke World Climbing Series Innsbruck, Austria. Kelima atlet yang disebutkan yakni Putra Tri Ramadani atau Srondeng, Ravianto Ramadhan, Raviandi Ramadhan, juga dua atlet putri yaitu Alma Ariella Tsany lalu Sukma Lintang Cahyani.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



