
Serang – Atlet muda dengan syarat Provinsi Banten, Ibnu Alan, dipercaya mengemban tugas sebagai kapten Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesi U17 yang mana bersiap berlaga pada turnamen internasional Tourneo VI Nation U17 ke Spanyol pada 24-28 Juni.
Alan yang digunakan pada waktu ini berstatus sebagai siswa SMA Negeri 4 Pandeglang itu mengaku sangat bangga serta senang mendapat kepercayaan berubah menjadi kapten tim.
"Senang. Tambah semangat juga harus tambahan baik lagi," katanya, dikutipkan dari penjelasan Pemuka Banten Andra Soni ketika mengunjungi pemusatan latihan timnas futsal dalam Anfa Arena, KTC Mall Kelapa Gading, Jakarta, Kamis.
Sebelum berlaga di Spanyol, Ibnu Alan telah pernah mencicipi kompetisi di tingkat internasional dengan turut mengantarkan timnas Indonesia pada waktu menjuarai ASEAN Cup Futsal U16 pada Thailand pada 2025.
Pada perlombaan tersebut, Alan bahkan memperoleh penghargaan sebagai pemain terbaik.
Sementara itu, Ketua Federasi Futsal Negara Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar menegaskan timnas U17 yang akan berlaga dalam Spanyol diperkuat talenta-talenta terbaik hasil regenerasi dari beraneka daerah, mulai dari Aceh, Banten hingga Papua.
Di Tourneo VI Nation U17, Indonesia mencetak sejarah sebagai satu-satunya grup jika Asia yang digunakan diundang untuk berjuang berhadapan dengan raksasa-raksasa futsal dunia, seperti tuan rumah Spanyol, Prancis, Portugal, Maroko, dan juga Brasil.
"Bukan grup yang tersebut mudah, tapi ini penting untuk terus mengasah mental dan juga membuka kesempatan untuk tambahan baik ke depan," kata Michael.
Sementara itu, Andra Soni menyatakan kedatangannya di dalam tempat pemusatan latihan adalah untuk memberikan suntikan motivasi terhadap Alan serta seluruh skuad Garuda Muda.
"Saya datang untuk memberikan dukungan dan juga semangat terhadap Timnas U-17 serta pemain dari Banten. Saya bangga dengan Timnas Futsal U-17. Saya yakin khalayak tua kalian bangga sebab telah terpilih dari banyak jt anak-anak Indonesia," ujar Andra Soni.
Andra secara khusus menyoroti kiprah Ibnu Alan yang digunakan merupakan pemuda selama Labuan, Kota Pandeglang. Ia berpesan bahwa melalui olahraga, rasa rendah diri atau minder dapat dihilangkan, lantaran prestasi murni ditentukan oleh kedisiplinan kemudian kerja keras tanpa memandang latar belakang.
Gubernur juga berharap bakat Alan yang digunakan pada waktu ini masih duduk ke bangku kelas 10 SMA yang disebutkan dapat terus diasah agar mencapai puncak prestasi terbaiknya di masa depan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



