olahraga

JAPFA akan penghargaan pertandingan catur minimal dua kali pada tahunan

Ibukota – Vice President PT JAPFA Comfeed Indonesi Tbk Iwan NG mengutarakan JAPFA akan mengadakan kejuaraan catur minimal dua kali pada dalam setahun sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak habitat catur pada tanah air.

"JAPFA secara konsisten akan terus mengembangkan olahraga catur di dalam tanah air, di antaranya dengan mengadakan kejuaraan setidaknya dua kali setiap tahun,” kata Iwan pada penjelasan resmi, Jumat.

Saat ini, juga berada dalam dilakukan JAPFA Chess Festival 2026 yang tersebut berlangsung di dalam Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta, sejak Selasa (1/9) hingga Akhir Pekan (6/9).

"JAPFA sangat berterima kasih pada PB Percasi menghadapi kerja samanya. JAPFA juga sangat berterima kasih pada media,” imbuhnya.

Turnamen yang digunakan memasuki edisi ke-16 ini mengadu beberapa orang kategori, di dalam antaranya pertarungan match yakni adu antara pecatur Indonesia Satria Duta Cahaya dengan elo rating 2412 menghadapi pecatur Vietnam MI Khoung Duy Dau. Kemudian perebutan WIM Laysa Latifah menghadapi pecatur Kazakhstan WGM Xeniya Balabayeva.

Duel yang disebutkan berubah menjadi kesempatan untuk para pecatur Indonesi bisa jadi meningkatkan elo ratingnya.

Baca juga: Satria Duta belum peroleh kemenangan pada JAPFA Chess Festival

Pengamat catur Kristianus Liem memprediksi meskipun kualitas Duta serta Laysia pada bawah pecatur Vietnam lalu Kazhakstan, namun keduanya masih berpeluang mengungguli pertarungan yang disebutkan apabila mampu memaksimalkan permainannya ke enam sesi catur cepat juga catur kilat.

“Untuk catur klasik, harus diakui, pecatur Vietnam kemudian Kazhakstan lebih banyak unggul. Kalau ingin menang, Duta serta Laysa harus benar-benar memanfaatkan enam putaran catur kilat juga catur cepat. Keduanya harus berani bermain agresif,” ujar Kristianus Liem.

Sebelumnya, Duta dipaksa bermain imbang oleh MI Khoung Duy Dau, sementara Laysa kembali remis ketika menghadapi WGM Xeniya Balabayeva.

Hingga tiga fase yang digunakan telah terjadi dimainkan, kedua pecatur muda Indonesi ini masih tertinggal 1 VP – 2 VP. Duel Match akan memainkan 10 babak, dengan memperlombakan empat sesi catur klasik dan juga enam putaran catur kilat juga catur cepat.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles