
Ibukota – Pemain Persija Ibukota Indonesia Kerim Memija mengungkapkan tahapan adaptasinya sama-sama regu barunya ini berjalan baik, setelahnya ia untuk pertama kali merasakan atmosfer sepak bola Asia, khususnya ke Indonesia.
"Pada awalnya cukup sulit dikarenakan cuaca, oleh sebab itu ini adalah inovasi yang cukup besar bagi saya. Tapi sekitar sebulan terakhir, saya merasa sangat lebih tinggi baik, kemudian saya pikir Anda bisa saja melihatnya dalam lapangan,” ucap Memija, disitir dari laman resmi Persija, Rabu.
Adaptasi yang mana berjalan baik ini ditunjukkan Memija pada laga pertamanya untuk Macan Kemayoran, pada saat ia menjadi starter kemudian mencetak assist dalam laga pembuka BRI Super League 2026/27.
Saat itu, crossing terukurnya berhasil disambut oleh Alexander Jemerejeff untuk menghadirkan Persija menang satu gol tanpa balas menghadapi Borneo FC.
Sebelum memberikan assist pada laga kontra Borneo, pemain yang mana pernah berlaga di Turnamen Forum Eropa ini juga mencetak gol pada laga uji coba internasional berjuang melawan Brisbane Roar. Gol yang disebutkan lahir dari kecerdikannya di mencari ruang kosong serta umpan istimewa Fabio Calonego.
“Saya rasa ahli telah terjadi melakukan pekerjaan yang digunakan luar biasa. Saya bisa saja bicara untuk diri saya sendiri. Ketika saya datang, saya bukan akan bilang pada situasi yang dimaksud buruk, tapi saya seperti tidaklah siap dengan cuaca panas lalu segalanya. Jadi sekarang saya merasa berjauhan lebih lanjut baik," kata pemain jika Bosnia dan juga Herzegovina tersebut.
"Ini sebab instruktur lalu staf, mereka itu benar-benar memacu semua orang, bukanlah semata-mata saya. Saya pikir secara fisik kami berada di tempat yang tersebut baik,” kata dia.
Kini, Memija dan juga grup sedang bersiap menatap laga besar bertajuk Derbi Indonesi berhadapan dengan Persib Bandung pada laga pekan kedua Super League. Laga ini dimainkan dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Hari Sabtu (12/9) pukul 15.30 WIB.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



