berita viral

APJATI komitmen membantu perluasan prospek kerja di dalam Negara Malaysia bagi PMI

Ibukota Indonesia – Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesi (APJATI) menegaskan dukungan perluasan kesempatan kerja bagi pekerja migran Tanah Air (PMI) melalui penyelenggaraan “employment business matching” dengan mitra pemberi kerja dalam Malaysia.

Menurut Ketua Umum APJATI Said Saleh Alwaini, kegiatan yang dimaksud adalah upaya pihaknya merancang proses penempatan kemudian rekrutmen yang tersebut aman, profesional, dan juga sesuai prosedur, sebagaimana arahan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesi (KP2MI).

"Malaysia adalah lingkungan ekonomi terdekat dan juga terbesar bagi pekerja Indonesia, serta di situlah jalur bukan resmi paling mudah-mudahan tumbuh. Cara melawannya tidak menambah aturan, tetapi memperbanyak jalur yang tersebut benar juga mempermudahnya," ucap Said pada keterangan tertulis, diterima pada Jakarta, Sabtu.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan yang dimaksud berlangsung pada Kuala Lumpur pada 6—7 September 2026 yang dimaksud telah dilakukan mempertemukan perwakilan dari 44 perusahaan penempatan PMI (P3MI) berizin dari Tanah Air di bawah naungan APJATI dengan mitra-mitra pada Malaysia.

Pada hari pertama, APJATI menjajaki kolaborasi dengan Pertubuhan Kebangsaan Sumber Individu Malaya (PUSMA) yang dimaksud mempertemukan 40 agensi anggota PUSMA dengan delegasi APJATI.

Kegiatan di hari kedua berlanjut dengan pertandingan bidang usaha dan juga penjajakan kerja identik segera antara P3MI anggota APJATI dengan 40 mitra bisnis lalu perusahaan Malaysia, kata dia.

Said menyatakan bahwa program tersebut, dalam samping mendirikan jejaring bisnis, membantu memetakan keperluan tenaga kerja Malaya yang mana dapat diselaraskan dengan kompetensi PMI.

Kerja identik yang disebutkan juga dinilai memiliki program khusus untuk memperluas akses kerja di luar negeri bagi para lulusan SMK, selaras dengan kegiatan SMK Go Global yang dimaksud merupakan gagasan KP2MI, ucapnya.

“Acara ini diharapkan dapat menjadi jembatan konkret pada menggalang implementasi SMK Go Global, dari kesiapan kompetensi hingga terbukanya potensi penempatan kerja internasional yang aman lalu sesuai prosedur,” kata Said.

Ia menegaskan komitmen APJATI, melalui jaringan P3MI kemudian mitra perniagaan ke negara penempatan, untuk terus berkontribusi menjembatani kompetensi lulusan SMK dengan keinginan nyata planet perniagaan global.

Said juga mengapresiasi dukungan pemerintah Negara Indonesia berhadapan dengan terselenggaranya jadwal pada Kuala Lumpur melalui diperkenalkan Duta Besar RI untuk Malaya Mohammad Iman Hascarya, Atase Tenaga Kerja KBRI Kuala Lumpur Adhitya Himawan, dan juga perwakilan dari KJRI Penang dan juga KJRI Johor Bahru.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles