
Ibukota – Pembimbing Persib Bandung Igor Tolic mempersiapkan regu asuhannya untuk menghadapi Persija DKI Jakarta pada pekan kedua BRI Super League di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Hari Sabtu (12/9) pukul 15.30 WIB.
Dikutip dari laman resmi klub, Rabu, Igor mengutarakan dirinya enggan terlalu memikirkan kekuatan Persija DKI Jakarta lalu tambahan memilih menitikberatkan persiapan pada situasi dan juga kesiapan skuadnya.
Pelatih berkebangsaan Kroasia yang dimaksud menjelaskan pertandingan menghadapi Persija Ibukota akan sangat ditentukan oleh kesiapan pemain yang mana tersedia pasca menjalani serangkaian pemulihan.
"Saya rasa saya lebih lanjut fokus pada kelompok kita sendiri tentang siapa yang dimaksud akan datang sehat. Persija punya tim yang digunakan sangat bagus, tapi kita juga bagus. Peluangnya akan 50-50," ungkap Igor.
Meski fokus untuk grup sendiri, Igor melakukan konfirmasi ia tetap memantau perkembangan Persija Ibukota serta menyimpulkan Macan Kemayoran memiliki pertahanan yang semakin stabil dibandingkan sebelumnya.
Igor melanjutkan, stabilitas pertahanan merupakan salah satu modal utama untuk meraih kemenangan serta kemampuan merawat gawang tetap aman akan memberikan fondasi bagi sebuah tim untuk kemudian mengembangkan permainan lalu mencari gol.
"Jadi ya, kalau punya pertahanan bagus dan juga tidaklah kebobolan, kamu punya fondasi bagus untuk menang. Ditambah kualitas lini depan mereka, serupa seperti kita, untuk meraih kemenangan laga, mencetak gol dari set piece atau open play. Tapi pertahanan memang benar harus stabil," kata Igor.
Persib Bandung mengakibatkan modal positif jelang bertandang ke markas Persija Ibukota pasca pada pekan pertama BRI Super League mampu mengalahkan PSM Makassar 3-1.
Selanjutnya Igor ingin peluang yang disebutkan berubah jadi bagian dari tahapan persiapan menuju laga klasik kontra Persija Ibukota Indonesia dengan waktu pemulihan yang terbatas, kesiapan fisik pemain berubah menjadi perhatian utama sebelum grup menentukan komposisi terbaik.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



