berita viral

ANTARA perkuat kerja sebanding media dengan China jelang APEC 2026

Shenzhen – Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA berpartisipasi terlibat di forum kerja sebanding media-media di kawasan Asia-Pasifik, diantaranya di "Asia-Pacific Dunia Pers Forum" yang tersebut diselenggarakan mendekati Forum Derajat Tinggi (KTT) APEC 2026.

"Hal yang tersebut berubah menjadi catatan bahwa pada waktu ini adalah tempat ANTARA khususnya di Asia Pacific Industri Media Diskusi ini cukup diperhitungkan juga dia memberikan apresiasinya menghadapi penampilan ANTARA juga berharap agar ANTARA sanggup lebih lanjut baik lagi khususnya di China," kata Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro di Wadah Media Massa Asia-Pasifik (Asia-Pacific Industri Media Diskusi atau APMF) di Shenzhen, Hari Sabtu (5/9/2026)

Forum Dunia Pers Asia-Pasifik diselenggarakan pada Shenzhen, Provinsi Guangdong, oleh pemerintah China untuk menyambut kota itu berubah menjadi posisi penyelenggaraan KTT Wadah Kerja Sama Kondisi Keuangan Asia-Pasifik (APEC) pada 18-19 November 2026.

Forum yang disebutkan dihadiri sekitar 400 khalayak dari 40 negara lalu wilayah termasuk perwakilan dari 220 media arus utama, lembaga pemikir dan juga lembaga terkait dengan tema "Membangun Jalan Menuju Kemakmuran Bersama bagi Komunitas Asia-Pasifik: Konsensus kemudian Aksi Media".

Kehadiran ANTARA di forum tersebut, menurut Virgandhi juga untuk mengawasi perkembangan media massa, khususnya media ke China di melakukan metamorfosis juga adaptasi untuk menunjang keperluan dan juga kepentingan mereka.

"Dan ini berubah jadi satu hal yang digunakan penting untuk ANTARA di dalam mana kita pada masa melakukan perubahan struktural di antaranya bagaimana beradaptasi dengan perkembangan AI, mengatasi perkembangan informasi yang mana cepat tapi harus terus tepat kemudian akurat dan juga harus bisa jadi memberikan yang dimaksud terbaik untuk kepentingan kita sendiri baik di maupun luar negeri," ungkap Virgandhi.

Selain bermetamorfosis menjadi pembicara pada pembukaan pleno forum tersebut, Virgandhi juga melakukan penghadapan dengan Wakil Direktur Xinhua Xi Yanchun secara terpisah.

"Saat ini layanan berita ANTARA tersedia di bahasa Negara Indonesia serta bahasa Inggris tapi kami juga berharap suatu ketika nanti dapat membuka layanan berita berbahasa Mandarin lantaran keinginan terhadap berita tentang China di dalam Indonesia cukup besar," kata Virgandhi pada waktu bertemu Xi Yanchun.

Virgandhi juga menyampaikan penghargaan terhadap pemerintah China kemudian produk-produk China yang diminati oleh penduduk Indonesia.

"Saat ini, produk-produk China sudah pernah miliki tempat yang dimaksud kuat serta diakui ke Indonesia. Demikian pula, wisatawan selama China berminat dengan hasil wisata lalu budaya Negara Indonesia jadi sehingga kita sama-sama dapat bekerja sebanding dalam bidang tersebut," ungkap Virgandhi.

Sementara Xi Yanchun mengungkapkan Xinhua pada waktu ini miliki 184 kantor perwakilan di luar negeri kemudian dibagi pada tujuh kawasan besar dimana Tanah Air masuk ke kawasan Asia Pasifik.

"Karena Negara Indonesia sangat penting, kami menempatkan tambahan banyak personel dalam Tanah Air dibandingkan pada beberapa negara lain. Kantor yang disebutkan juga bertanggung jawab melawan beberapa orang kantor perwakilan lain sehingga Anda dapat mengamati bahwa kami menaruh kepercayaan besar untuk Indonesia," kata Xi Yanchun.

Xi memandang bahwa hubungan kedua negara juga semakin dekat satu di antaranya menjauhi APEC 2026.

"Kami mengundang pimpinan dari ANTARA juga mengunjungi KTT APEC 2026 yang mana akan diselenggarakan dalam Shenzhen," tambah Xi Yanchun.

Dalam acara tersebut, LKBN ANTARA juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Nanfang Media Massa Group yaitu media arus utama China yang dimaksud berkantor pusat di ibu kota Provinsi Guangdong, Guangzhou.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles