berita terbaru

Carlos Pena pastikan Persita Tangerang siap hadapi PSIM Yogyakarta

Ibukota – Instruktur Persita Tangerang Carlos Pena menjamin kelompok asuhannya siap menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027 ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Hari Sabtu sore.

Dikutip dari rilis yang diterima, Jumat, Pena menjelaskan Persita Tangerang telah melakukan persiapan pada waktu yang lama, satu di antaranya melakoni pertandingan-pertandingan persahabatan.

"Kami telan memainkan sejumlah pertandingan persahabatan berhadapan dengan kelompok kompetitif. Itu yang mana sudah ada kami lakukan selama ini. Idenya adalah mempersiapkan kelompok pada pertandingan pertama hingga terakhir," jelas Pena.

Selanjutnya, instruktur berkebangsaan Spanyol itu menyoroti kebijakan tak adanya official training sebelum sebuah pertandingan yang berlaku sejak musim ini.

Pena menyimpulkan program official training sangat berguna untuk grup tandang untuk melakukan adaptasi juga persiapan sebelum melakoni pertandingan di dalam stadion yang mana akan digunakan.

Selain itu, Pena menjelaskan tidak ada mudah-mudahan ke Indonesi untuk mendapatkan tempat berlatih, oleh sebab itu bukan semua kota miliki infrastruktur penunjang yang dimaksud memadai.

"Saya berharap peraturannya dapat berubah minggu depan untuk membantu performa setiap tim," ungkap Pena.

Mantan pembimbing Persija Ibukota Indonesia itu mengungkapkan beberapa pemain anyar tentu akan diturunkan pada pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta.

Meskipun begitu, Pena enggan menjelaskan siapa cuma pemain yang mana akan diturunkan sejak menit pertama dan juga menyatakan setiap pemain penting bekerja keras untuk berubah jadi penggawa utama.

"Pasti, sebagian dari merek pasti main," pungkas Pena.

Persita Tangerang tentu membidik kemenangan pada pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta demi memulai kompetisi Super League musim ini dengan mulus.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles