olahraga

WBO ingatkan Sheeraz dan juga Zhanibek segera capai kesepakatan perebutan

Ibukota Indonesia – World Boxing Organization (WBO) mengingatkan kelompok juara globus kelas super menengah (76,2 kg) Hamzah Sheeraz serta penantang Zhanibek Alimkhanuly segera mencapai kesepakatan terkait pertarungan wajib untuk gelar kejuaraan juara yang digunakan diperintahkan organisasi tersebut.

"Jika para pihak gagal mencapai serta mengutarakan kesepakatan pada jangka waktu yang telah dilakukan ditentukan, Komite Kejuaraan Global WBO akan memerintahkan proses lelang penawaran (purse bid)," demikian pernyataan WBO melalui media sosial resminya yang mana dipantau ke Jakarta, Jumat.

WBO menjelaskan bahwa promotor kedua petinju, yakni Top Rank dan juga Queensberry Promotions, secara bersama-sama telah dilakukan mengajukan petisi untuk memohonkan perpanjangan waktu selama satu minggu. Permintaan yang disebutkan diajukan agar kedua pihak miliki kesempatan tambahan untuk melanjutkan negosiasi dan juga mencapai kesepakatan mengenai pertarungan tersebut.

Atas permintaan tersebut, WBO memberikan perpanjangan waktu untuk kedua pihak hingga 10 September 2026 paling lambat pukul 17.00 Waktu Standar Atlantik (AST) untuk menyelesaikan dan juga mendeklarasikan kesepakatan terhadap organisasi tinju bola tersebut.

Perpanjangan waktu itu berubah jadi kesempatan bagi promotor untuk menyelesaikan beberapa jumlah detail pertarungan, termasuk kemungkinan tanggal juga posisi pertandingan dan juga pembagian hak pemasaran kemudian pendapatan yang digunakan bermetamorfosis menjadi bagian dari rute negosiasi.

Apabila hingga batas waktu yang tersebut sudah pernah ditetapkan tidaklah tercapai kesepakatan, maka WBO akan membuka tahapan lelang penawaran sesuai dengan peraturan organisasi. Dalam mekanisme tersebut, promotor yang dimaksud memberikan penawaran terbaik akan memperoleh hak untuk memperkenalkan pertarungan.

Sebelumnya, WBO secara resmi menetapkan Zhanibek sebagai penantang wajib (mandatory challenger) serta memerintahkan Sheeraz untuk mempertahankan penghargaan juara bumi kelas super menengah miliknya berhadapan dengan petinju dengan syarat Kazakhstan tersebut.

Sheeraz merebut gelar kejuaraan juara bumi kelas super menengah WBO yang digunakan lowong setelahnya mengalahkan petinju Jerman, Alem Begic, melalui knockout (KO) pada ronde kedua ke Giza, Mesir pada Mei 2026.

Petinju jika Inggris itu kemudian berhasil melintasi pertahanan peringkat pertamanya dengan mengalahkan Simon Zachenhuber melalui langkah mayoritas (majority decision) pada pertarungan yang digunakan berlangsung pada Jeddah, Arab Saudi pada Juli 2026.

Dengan status juara juga rekor 24 kemenangan (19 KO) dan juga satu hasil seri, Sheeraz pada masa kini bersiap menghadapi tantangan yang digunakan lebih lanjut berat untuk mempertahankan sabuk juara globus WBO untuk kedua kalinya.

Zhanibek merupakan mantan juara bumi kelas menengah WBO yang mana mengosongkan gelarnya pada Juli 2026 pasca memutuskan naik ke kelas super menengah. Petinju Kazakhstan yang dimaksud juga belum terkalahkan dengan membukukan 17 kemenangan, termasuk 12 KO.

Pertarungan berperang melawan Sheeraz sekaligus menjadi kesempatan bagi Zhanibek untuk secara langsung mencatatkan prestasi besar pasca naik kelas. Jika mampu mengalahkan Sheeraz, Zhanibek berpeluang berubah menjadi juara globus di dua kelas berbeda.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles