
Ibukota Indonesia – Manajer kepala timnas panjat tebing Indonesi Galar Pandu Asmoro mengatakan perolehan medali emas nomor speed estafet campuran (mixed relay) pada World Climbing Series Guiyang 2026, China, Sabtu, telah sesuai dengan target yang tersebut diinginkan.
"Keberhasilan ini bisa jadi dicapai akibat konsistensi para atlet di latihan," kata ia seusai mendampingi kelompok dalam lokasi.
Dalam seri di dalam Guiyang, Negara Indonesia meraih emas nomor speed relay campuran pasca kelompok Indonesia 1 yang tersebut diperkuat Raharjati Nursamsa serta Raji'ah Sallsabillah tampil sebagai yang mana tercepat pada sesi final (big final) perebutan medali emas.
Dalam pertandingan itu, Raharjati bermetamorfosis menjadi pemanjat pertama sebelum dilanjutkan Raji'ah. Keduanya mampu menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 11,35 detik.
Catatan yang disebutkan menghadirkan mereka itu mengungguli grup China 2 yang diperkuat Mengli Zhang lalu Ziyu Zhou. Wakil tuan rumah yang dimaksud finis dengan waktu 14,85 detik sehingga harus puas dengan medali perak.
Sementara itu, medali perunggu menjadi milik pasukan Amerika Serikat (AS) 1 yang mana diperkuat Samuel Watson serta Emma Hunt.
Tim Negeri Paman Sam 1 meyakinkan tempat ketiga pasca mengalahkan Prancis 1 yang digunakan diperkuat Jerome Morel serta Capucine Viglione. Negeri Paman Sam mencatatkan waktu 11,85 detik, sedangkan Prancis finis di waktu 13,40 detik.
Selain Raharjat/Raji'ah, Indonesi juga menurunkan grup Tanah Air 2 pada nomor tersebut, yang dimaksud diperkuat Antasyafi Robby Al Hilmi kemudian Kadek Adi Asih. Namun, langkah Indonesi 2 terganggu pada fase perempat final pasca kalah dari Negeri Paman Sam 1.
Indonesia mencatatkan waktu 11,97 detik, sedangkan Negeri Paman Sam 1 menyelesaikan perlombaan di 11,46 detik.
Medali emas speed relay campuran yang dimaksud menjadi tambahan prestasi Indonesia setelahnya sebelumnya meraih emas nomor speed perorangan putra pada kompetisi yang digunakan sama. Emas nomor tersebit berhasil disabet oleh Antasyafi Robby Al Hilmi.
Perjuangan Negara Indonesia masih berlanjut pada nomor speed relay putra kemudian putri, yang dimaksud diselenggarakan pada Akhir Pekan (13/9).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



