berita viral

Tanah Air gantikan China jadi anggota Dewan Auditor PBB

Ibukota Indonesia – Nusantara resmi memulai mandat sebagai anggota Dewan Auditor Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Board of Auditors/UNBoA) periode 2026-2032 melalui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menguatkan akuntabilitas serta tata kelola organisasi planet itu.

Menurut pernyataan tercatat Kementerian Luar Negeri pada Kamis, prosesi serah terima keanggotaan UNBoA berlangsung di dalam Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, pada 22 Juli. Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mendampingi Ketua BPK Isma Yatun menerima mandat tersebut.

"Kementerian Luar Negeri akan senantiasa meningkatkan sinergi juga kolaborasi antarlembaga untuk menguatkan kemudian memperluas kepemimpinan dan juga pengaruh Negara Indonesia dalam beragam forum internasional," kata Arrmanatha.

Ia menjelaskan Kementerian Luar Negeri sama-sama BPK sudah pernah menjalankan diplomasi sejak 2020 untuk menghimpun dukungan negara-negara anggota PBB hingga Indonesia terpilih secara aklamasi pada 2025.

Kementerian Luar Negeri melalui Perutusan Tetap Republik Indonesia dalam New York akan terus menggalang BPK di pelaksanaan tugas audit terhadap badan-badan PBB selama masa mandat tersebut.

UNBoA merupakan majelis yang digunakan beranggotakan tiga lembaga pemeriksa negara (Supreme Audit Institutions/SAI) yang tersebut bertugas mengaudit laporan keuangan serta kinerja beraneka entitas PBB.

Selain melakukan audit eksternal, majelis yang disebutkan menyampaikan rekomendasi terhadap Majelis Umum PBB guna meningkatkan kekuatan akuntabilitas, transparansi, juga efektivitas organisasi.

Indonesia terpilih secara aklamasi sebagai anggota UNBoA pada Sidang Utama Komite V Majelis Umum PBB pada 7 November 2025 dengan masa tugas enam tahun, mulai Juli 2026 hingga Juni 2032.

Dalam mandat tersebut, BPK menggantikan China National Audit Office sebagai duta kawasan Asia juga akan bekerja identik dengan lembaga pemeriksa negara Prancis dan juga Brasil.

Ketua BPK Isma Yatun mengemukakan keanggotaan Indonesi ke UNBoA merupakan pengakuan menghadapi kapasitas serta kredibilitas BPK sebagai lembaga pemeriksa berstandar internasional.

Ia juga menyampaikan apresiasi untuk anggota UNBoA berhadapan dengan dukungan selama tahapan transisi dan juga menegaskan pentingnya melindungi independensi, kesinambungan, dan juga kualitas audit agar memberikan nilai tambah bagi PBB juga negara-negara anggotanya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles