
DKI Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI Muhammad Anis Matta menggerakkan peran pelajar Tanah Air di kawasan Timur Tengah, ketika melakukan kunjungan kerja ke Muscat, Oman, Rabu (22/7).
Selama kunjungan tersebut, Wamenlu Anis Matta hadir di Simposium Persatuan Pelajar Indonesi (PPI) Kawasan Timur Tengah lalu Afrika dan juga melakukan penghadapan dengan Utusan Khusus Sultan Oman untuk Urusan Luar Negeri Sheikh Abdulaziz bin Abdullah bin Zaher Al-Hinai.
Dalam pidato yang digunakan disampaikan di simposium tersebut, Anis Matta menekankan pentingnya peran peserta didik Indonesia di Timur Tengah sebagai bagian dari tradisi intelektual yang mana telah terjadi memberikan sumbangan besar bagi perjalanan bangsa Indonesia.
Di berada dalam dinamika geopolitik global, siswa Indonesia—yang jumlahnya mencapai 27 ribu orang—didorong untuk terus mengembangkan kapasitas intelektual kemudian menciptakan gagasan yang mana dapat berkontribusi bagi pengerjaan nasional maupun tata kelola bola yang dimaksud lebih besar damai juga inklusif, kata Anis Matta pada pernyataan tertoreh Kementerian Luar Negeri RI.
Kegiatan yang dimaksud dihadiri oleh peserta didik Negara Indonesia yang dimaksud sedang menempuh lembaga pendidikan ke Oman, Yaman, Maroko, Mesir, Tunisia, Yordania, Libya lalu Pakistan.
Sementara itu, pada perjumpaan dengan Utusan Khusus Sultan Oman, kedua pihak mengulas perkembangan hubungan bilateral Indonesia-Oman diantaranya implementasi bervariasi kerja serupa yang tersebut sudah disepakati.
Wamenlu Anis Matta dan juga Utusan Khusus Zaher Al-Hinai juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi di Timur Tengah yang dimaksud berdampak terhadap stabilitas kawasan, keamanan jalur pelayaran internasional, serta ketahanan energi global, juga perkembangan situasi pada Yaman dan juga Palestina.
Kedua pihak menyambut tren positif hubungan perdagangan Indonesia-Oman yang digunakan pada periode Januari-Mei 2026 mencapai 954,2 jt dolar Amerika Serikat (sekitar Rp17,16 triliun), meningkat sekitar 77 persen dibandingkan periode yang mana sejenis tahun sebelumnya.
Nilai ekspor Tanah Air juga meningkat hampir 97 persen, dari 176,6 jt dolar Amerika Serikat (Rp3.17 triliun) bermetamorfosis menjadi 347,7 jt dolar Negeri Paman Sam (Rp6,25 triliun) pada periode yang tersebut sama.
Indonesia juga Oman mempunyai kesamaan pandangan dimana dialog serta diplomasi adalah instrumen utama di meredakan beragam ketegangan di dalam kawasan, demikian informasi Kemlu RI.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.


