
Ibukota Indonesia – Setelah ditetapkan lolos standar internasional, DKI Jakarta International Marathon 2026 kembali mempercayai Le Minerale sebagai penyuplai mineral.
Ini merupakan tahun ketiga komoditas air mineral yang disebutkan kembali berubah menjadi hasil utama penyuplai mineral di dalam JAKIM dengan menyediakan total 22 water station.
“Untuk full marathon, kami menyediakan 22 water station yang tersebar ke sepanjang rute lomba. Jarak antar water station sekitar 2,5 kilometer lalu semakin dipadatkan menjauhi garis finis agar pelari miliki kesempatan yang cukup untuk memenuhi permintaan cairan lalu mineralnya selama perlombaan,” ujar ketua eksekutif of Nusantara Muda Road Runner Gatot Sudarsono di informasi resmi, Senin.
Gatot menjelaskan bahwa pemilihan penyuplai mineral utama pada turnamen marathon berstandar World Athletics Elite Label ini dijalankan melalui beraneka pertimbangan yang dimaksud ketat untuk melakukan konfirmasi kualitas layanan yang digunakan diterima peserta.
Sementara itu Medical Director JAKIM, dr. Andhika Raspati, SpKO, mengungkapkan bahwa kualitas air mineral menjadi unsur penting pada mengupayakan keperluan cairan kemudian mineral para kontestan selama perlombaan.
“Pada olahraga ketahanan seperti marathon, tubuh kehilangan cairan serta mineral melalui keringat pada total yang tersebut cukup besar. Karena itu, air mineral yang mana dikonsumsi pelari perlu mempunyai kualitas yang mana baik, aman, bersih, juga mengandung mineral yang digunakan seimbang untuk membantu rute penyerapan cairan di tubuh,” ujar Andhika.
Gelaran JAKIM 2026 total sudah pernah dihadiri oleh oleh 45.500 pelari, satu di antaranya 1.012 partisipan internasional dari 52 negara.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



