
DKI Jakarta – Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, mengungkapkan bahwa Inggris berikrar untuk mengupayakan Indonesi guna menjaga sumber daya maritimnya yang kaya akan keanekaragaman hayati yang digunakan penting untuk dilestarikan bagi generasi mendatang.
Dalam wawancara singkat pasca penyambutan kapal HMS Tamar pada Jakarta, Rabu, Jermey mengutarakan bahwa Tanah Air kemudian Inggris mempunyai hubungan khusus melalui Rencana Kemitraan Maritim yang mana bertujuan untuk menyokong pengembangan armada perikanan berkelanjutan dalam Indonesia.
“Ini tentang memperkuat keamanan perairan Nusantara melalui penyediaan fregat Inggris yang sangat kompatibel dengan militer Indonesia, yang mana akan menggunakan fregat yang kompatibel dengan fregat Angkatan Laut Kerajaan Inggris,” kata Jermey.
Menurutnya, kegiatan itu juga berikrar untuk menyokong Nusantara di melindungi keberlanjutan sumber daya maritim yang dimaksud kaya akan keanekaragaman hayati yang dimaksud merupakan warisan bagi bola kemudian penting untuk dilestarikan.
Selain itu, Jermey juga menyatakan bahwa prioritas keamanan utama Inggris adalah bekerja sebanding dengan Indonesi serta mitra lainnya untuk melakukan konfirmasi hukum internasional ditegakkan di dalam perairan internasional guna menjamin keamanan maritim serta jalur pelayaran yang digunakan aman.
Pada kesempatan yang sama, Komandan HMS Tamar, Commander Thomas Lindsey, mengutarakan bahwa pihaknya mengharapkan kesempatan untuk melakukan latihan patroli bersatu angkatan laut Negara Indonesia guna menguatkan kerja sebanding maritim.
Menurutnya, selama kunjungan ini, akan diselenggarakan konferensi pada berhadapan dengan kapal untuk memulai pembangunan kepercayaan, mempererat hubungan, dan juga mengeksplorasi doktrin dan juga rencana penyelenggaraan kegiatan. Sejumlah perwira Angkatan Laut Tanah Air akan bergabung guna menyusun dan juga kemudian menjalankan rencana tersebut.
Lindsey juga menyebutkan bahwa HMS Tamar merupakan salah satu kapal paling ramah lingkungan di angkatan laut Inggris lalu salah satu kapal konflik paling ramah lingkungan dalam dunia.
Dia mengutarakan bahwa kapal yang mana beroperasi sekitar tujuh tahun itu mengadopsi teknologi modern ramah lingkungan, mulai dari desain dek yang meminimalkan risiko tumpahan ke laut hingga sistem filtrasi tambahan pada mesin utama yang tersebut membantu menurunkan emisi karbon selama pelayaran berkecepatan tinggi.
“Jadi, tingkat desain ramah lingkungan yang disebutkan dibangun dari kapal hingga seluruh bagiannya,” ujar Lindsey.
Kapal patroli Inggris, HMS Tamar, berkunjung ke Ibukota Indonesia pada 17-20 Juni 2026. Kunjungan yang dimaksud menggarisbawahi komitmen jangka panjang Inggris dalam kawasan Indo-Pasifik dan juga perannya sebagai mitra pada memperkuat stabilitas kawasan, keamanan maritim, serta kerja serupa internasional.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



