
Ibukota – Menteri Pemuda lalu Olahraga Erick Thohir memaparkan sarana Pusat Pendidikan, Pelatihan, lalu Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang pada Wilayah Bogor, Jawa Barat, akan dimanfaatkan bermetamorfosis menjadi pusat pelatihan untuk dinas pemuda serta olahraga (dispora) dari pemerintah area seluruh Indonesia.
"Nanti ini (fasilitas PSO Hambalang) akan berubah jadi sebuah aset untuk infrastruktur pusat pelatihan dispora seluruh Indonesia," kata Erick Thohir di rapat kerja bersatu Komisi X DPR RI ke Jakarta, Selasa.
Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan anggota komisi terkait nasib prasarana P3SON Hambalang yang terbengkalai.
Menpora menjelaskan pihaknya telah dilakukan berdiskusi dengan para pihak terkait seperti Badan Pengawasan Keuangan lalu Pembangunan (BPKP), Kejaksaan, Kementerian Keuangan, terkait pemanfaatan kembali P3SON Hambalang.
Fasilitas tersebut, kata dia, akan dimanfaatkan menunjang kegiatan pelatihan bidang pemuda lalu olahraga dengan dinas terkait dari pemerintah daerah.
"Cuma mungkin saja jumlah keseluruhan kompleks (yang dimanfaatkan) akan dikurangi supaya mempertahankan kontur tanah yang mana telah ada di dalam sana," katanya.
Menpora memaparkan pihaknya terus menjaga agar aset-aset olahraga yang dimaksud sudah dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal kemudian tiada saling tumbang tindih secara fungsi.
Oleh sebab itu, pihaknya telah dilakukan membagi pemanfaatan beberapa orang aset. Selain P2SON Hambalang, pihaknya juga menyiapkan prasarana Cibubur Youth Elite Sports Center (CYESC) pada Cibubur, Ibukota Timur, sebagai pusat sport science kemudian pemulihan atlet pasca berlatih atau bertanding.
Selain itu, kata dia, ada juga sarana baru yang digunakan akan dibangun pada Bogor, Jawa Barat, yaitu akademi olahraga yang akan berubah menjadi pusat pemusatan latihan nasional.
Menpora menambahkan bahwa banyaknya aset yang disebutkan bukanlah mencerminkan kemegahan dari kementerian yang mana dipimpinnya, melainkan berubah menjadi tantangan dari sisi perawatan lalu pemanfaatan secara berkelanjutan.
"Jangan sampai kita bicara aset mangkrak ternyata di dalam kami juga banyak aset mangkrak, nah ini yang mana kami hindari," katanya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



