berita terbaru

Persija lepas tujuh pemain

Ibukota Indonesia – Persija Ibukota melakukan perombakan besar dengan melepas total tujuh pemain sebagai bagian dari persiapan untuk berkompetisi pada musim 2026/2027.

Dikutip dari laman resmi Persija, Kamis, ketujuh pemain yang dimaksud adalah Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, dan juga Allano Lima, dan juga dua pemain yaitu Thales Lira kemudian Alaaeddine Ajaraie yang meninggalkan tim seiring berakhirnya masa peminjaman mereka.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya terhadap mereka yang dimaksud selama ini telah dilakukan menunjukkan etos kerja, perjuangan, serta profesionalisme yang mana luar biasa dari hari ke hari dengan Persija," kata Presiden Persija Mohamad Prapanca.

Prapanca menyebut, kontribusi para pemain yang disebutkan pada musim 2025/2026 akan terus dikenang keluarga besar Persija. Mereka juga dianggap bagian dari keluarga besar Macan Kemayoran.

Dia juga mengapresiasi setiap upaya para pesepak bola yang disebutkan untuk Persija.

"Semoga sukses untuk perjalanan karier berikutnya," tutur Prapanca.

Dari tujuh pemain tersebut, Eduardo berubah jadi pemain yang digunakan paling lama membela Persija kemudian dilepas pada bursa pengiriman ini. Pemain jika Brasil ini telah lama bergabung dengan Macan Kemayoran sejak 2024/2025.

Prapanca berharap, rute pengiriman Persija untuk musim depan dapat membentuk grup yang mana lebih besar tangguh untuk bersaing bertarung memperebutkan peringkat juara.

"Saat ini kami terus bekerja untuk membentuk kelompok yang lebih lanjut tangguh pada musim depan, satu di antaranya mendatangkan ahli serta peserta yang tersebut dapat mengantarkan Persija ke level yang tersebut lebih banyak baik," tutur dia.

Pada Super League musim 2025/2026, Persija finis dalam urutan ketiga klasemen akhir dengan koleksi 71 poin dari 34 pertandingan. Adapun trofi juara Super League musim itu direbut Persib Bandung.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles