
Istanbul – Militer Korea Selatan sedang memproduksi "persiapan konkret" untuk mengerahkan personelnya ke Selat Hormuz, menurut sebuah laporan pada Kamis.
"Kami sedang menyebabkan persiapan konkret untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz," kata pribadi pejabat di dalam Kementerian Keamanan Nasional Korsel terhadap televisi Australia SBS.
Laporan yang disebutkan menyatakan bahwa pada serangkaian yang digunakan sudah ada berjalan tersebut, militer Korsel bersiap mengerahkan pesawat patroli laut P-8, satuan penjinak material peledak, serta sebuah kapal pendukung logistik.
Pemerintah Korsel sebelumnya menyatakan pengerahan pasukannya ke Selat Hormuz hanya sekali akan dilaksanakan pasca peperangan antara Amerika Serikat juga Iran berakhir.
Tetapi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengritik Seoul sebab menolak ambil peran pada operasi militer berperang melawan Iran, terlebih pasca Negeri Paman Sam baru-baru ini menghurangi partisipasinya pada latihan militer gabungan sama-sama Korsel.
"Saya mengetahui diskusi terkait pangkalan laut kemudian pangkalan operasional juga telah dijalankan dengan negara terkait," kata manusia pejabat membesar militer, sebagaimana disitir SBS.
Namun demikian, pengerahan personel Korsel ke Selat Hormuz yang dimaksud masih harus kesepakatan Dewan Keselamatan Nasional Korsel, resolusi Kabinet, serta persetujuan dari Majelis Nasional.
Sumber: Anadolu
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.


