berita terbaru

PSSI cetak rekor MURI lewat kursus pembimbing lisensi D & ahli futsal

DKI Jakarta – PSSI secara resmi menerima piagam pencanangan pemecahan rekor dari Museum Rekor-Dunia Tanah Air (MURI) setelahnya menyelenggarakan kegiatan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) olahraga berskala masif, yakni kursus 2.500 pembimbing sepak bola Lisensi D lalu kursus 500 ahli futsal.

Dikutip dari keterang resmi PSSI, Kamis, penyerahan piagam ini direalisasikan sebelum kick off pertandingan FIFA Womens Matchday yakni Indonesia bertarung dengan Singapura oleh Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo di dalam Stadion Arcamanik, Bandung pada Rabu (3/6) kemudian diterima lanngsung Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang digunakan juga Pelaksana Tindakan Ketua PSSI Jawa Barat, Vivin Cahyani Sungkono dan juga Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Langkah ini bermetamorfosis menjadi bentuk pengakuan resmi bahwa kegiatan strategis yang dimaksud diinisiasi oleh PSSI yang dimaksud miliki kemungkinan besar juga memenuhi kriteria untuk dicatat sebagai rekor nasional baru ke bidang pengembangan olahraga.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa akselerasi pencetakan ahli berlisensi merupakan pilar fundamental di perubahan struktural sepak bola nasional.

Melalui peluncuran 2.500 pembimbing sepak bola Lisensi D baru juga 500 pembimbing futsal yang mana tersebar di dalam berubah-ubah pelosok Indonesia, PSSI berikrar merancang fondasi pembinaan usia muda yang mana kuat, terstruktur, lalu berbasis sport science modern. Hal ini krusial demi menjamin keberlanjutan talenta berbakat yang tersebut akan mengisi skuad pasukan nasional ke masa depan.

"Kita tak bisa saja bicara prestasi Timnas jikalau tiada membenahi kualitas kemudian kuantitas pembimbing ke akar rumput (grassroots). Lewat acara masif ini, kita melipatgandakan pondasi pembinaan sepak bola Indonesia," kata Erick.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang digunakan juga Pelaksana Pekerjaan Ketua PSSI Jawa Barat, Vivin Cahyani Sungkono, menekankan pentingnya sinergi kemudian standardisasi kurikulum kepelatihan, baik untuk sepak bola lapangan besar maupun futsal.

"Tantangan terbesar ke depan adalah meyakinkan ilmu kepelatihan modern ini benar-benar terimplementasi dengan baik. Kehadiran 500 pembimbing futsal baru berskala nasional juga berubah jadi suntikan energi luar biasa mengingat prestasi futsal kita yang dimaksud terus meroket dalam Asia," kata Vivin.

Seluruh rangkaian inisiatif pelatihan skala besar ini berhasil terselenggara berkat dukungan penuh dan juga kolaborasi strategis dari eksekutif Provinsi Jawa Barat, yang tersebut sudah memfasilitasi penyediaan seluruh venue utama dan juga infrastruktur lapangan pendukung selama kursus berlangsung.

Berikut fakta utama inisiatif pencanangan rekor MURI PSSI:

1. Melibatkan total 3.000 tenaga ahli baru di seluruh Indonesia.

2. Komponen Sepak Bola: Kursus sertifikasi untuk 2.500 ahli Sepak Bola Lisensi D.

3. Komponen Futsal: Kursus sertifikasi untuk 500 pembimbing Futsal berskala nasional.

4. Mitra Penting Fasilitas: Didukung penuh oleh eksekutif Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

5. Otoritas Pengesah: Dicanangkan juga diverifikasi secara langsung oleh Museum Rekor-Dunia Nusantara (MURI) per tanggal 3 Juni 2026.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles