berita terbaru

Tampines Rovers juga DPMM FC imbang ke laga pembuka Piala Presiden

Bandung – Tampines Rovers FC Singapura juga DPMM FC Brunei Darussalam harus puas berbagi poin pasca bermain imbang 2-2 pada laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026 di dalam Stadion Si Jalak Harupat, Daerah Bandung, Hari Sabtu sore.

Tampines Rovers segera membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Hide Higashikawa berhasil memanfaatkan kesalahan lini belakang DPMM FC untuk menghadirkan perwakilan Singapura unggul 1-0.

Tertinggal satu gol menyebabkan DPMM FC meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah potensi berhasil diciptakan sebelum akhirnya menyamakan kedudukan pada awal putaran kedua.

Kapten pasukan Muhammad Azwan Ali Rahman berubah menjadi aktor kebangkitan DPMM FC pasca mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-47.

Momentum yang disebutkan mampu dimanfaatkan DPMM FC untuk membalikkan keadaan. Pada menit ke-59, Oscar Santis sukses mencatatkan namanya di dalam papan skor juga menghadirkan delegasi Brunei Darussalam unggul 2-1.

Namun keunggulan yang dimaksud tidak ada bertahan lama. Tampines Rovers terus memberikan tekanan juga berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-71 melalui gol Faris Ramli.

Gol yang dimaksud menimbulkan pertandingan kembali berjalan seimbang. Kedua grup saling berupaya mencetak gol kemenangan pada sisa waktu pertandingan, namun hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada ada tambahan gol yang dimaksud tercipta.

Hasil imbang 2-2 menyebabkan Tampines Rovers lalu DPMM FC sama-sama mengoleksi satu poin ke klasemen sementara Grup A Piala Presiden 2026.

Pelatih DPMM FC Jamie McAllister menyimpulkan pertandingan berlangsung ketat kemudian menguras fisik pemain dari kedua tim.

“Saya pikir ini adalah pertandingan yang dimaksud sangat mengandalkan fisik juga kompetitif menghadapi kelompok bagus seperti Tampines. Mereka memiliki pemain serang yang dimaksud berkualitas,” kata McAllister seusai pertandingan.

Menurut dia, timnya sempat kesulitan menghadapi tekanan Tampines Rovers pada awal pertandingan sehingga kebobolan cepat.

“Pada 15 hingga 20 menit pertama mereka menekan kami dengan sangat baik dan juga kami sedikit terbawa alur permainan merek hingga kebobolan gol yang digunakan buruk,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengapresiasi respons para pemain DPMM FC yang mampu bangkit kemudian mengendalikan permainan setelahnya tertinggal.

“Wajar jikalau mereka berjuang mendapatkan gol kedua untuk menyamakan kedudukan. Namun saya yakin para penggemar menikmatinya, pertandingan berjalan terbuka dan juga sejumlah potensi tercipta,” kata dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles