Tag: Timnas Indonesia

  • Pasukan Garuda Siap Terbang Tinggi Mendunia! Saksikan Perjalanan Timnas Indonesia cuma dalam RCTI

    Pasukan Garuda Siap Terbang Tinggi Mendunia! Saksikan Perjalanan Timnas Indonesia cuma dalam RCTI

    Ligapedianews.com – Perjuangan Garuda Muda U-20 kemungkinan besar telah berakhir, namun perjalanan Timnas Indonesia di pentas internasional masih berjauhan dari kata selesai. Semangat para pemain muda yang digunakan sudah pernah mengharumkan nama Indonesia di dalam berbagai kejuaraan internasional tetap memperlihatkan hidup, dan juga kini, RCTI siap menjadi rumah bagi seluruh pertandingan Timnas Indonesia. Semua laga, dari kualifikasi hingga kompetisi besar, akan ditayangkan secara live serta eksklusif untuk seluruh pencinta sepak bola Tanah Air.

    AFC Asian Qualifiers Road to 2026: Mimpi Menuju Piala Bumi Masih Terbuka Lebar!

    Mimpi Pasukan Garuda menuju Piala Bumi 2026 masih terbuka lebar, perjuangan Garuda masih akan terus berlanjut di AFC Asian Qualifiers Road to 2026. Laga-laga penentu untuk melaju ke Piala Bumi 2026 akan segera dimulai, juga Timnas Indonesia dihadapkan dengan empat pertandingan penting yang tersebut akan menguji kekuatan mental lalu fisik mereka. Mulai dari 5 September 2024 hingga 10 Juni 2025, Indonesia akan bertarung melawan tim-tim tangguh di tempat kawasan Asia.

    Berikut Jadwal pertandingan Timnas Indonesia di dalam AFC Asian Qualifiers Road to 2026:
    • 20 Maret 2025: Australia vs Indonesia
    • 25 Maret 2025: Indonesia vs Bahrain
    • 5 Juni 2025: Indonesia vs Tiongkok
    • 10 Juni 2025: Negeri Matahari Terbit vs Indonesia

    Timnas Indonesia harus mampu memaksimalkan empat laga terakhir ini, teristimewa dua laga kandang yang dimaksud wajib dimenangkan demi menjaga asa lolos ke Piala Dunia. Jangan lewatkan setiap momennya, lantaran setiap laga akan menjadi penentu perjalanan Garuda menuju cita-cita besar.

    AFC U-17 Asian Cup Saudi Arabia 2025: Panggung Generasi Emas

    Tak hanya sekali regu senior, Garuda Muda juga akan berlaga di tempat AFC U-17 Asian Cup 2025 yang mana akan diselenggarakan di dalam Saudi Arabia pada 3 hingga 20 April 2025. Kompetisi ini merupakan event penting bagi generasi muda Indonesia untuk mengukir prestasi di area level internasional. Dengan bakat-bakat terbaik yang mana dimiliki, kesempatan ini menjadi tonggak sejarah bagi sepak bola Indonesia. Saksikan pertandingan seru para pemain muda yang penuh kemungkinan hanya saja pada RCTI!

    AFC Asian Cup Saudi Arabia 2027: Menyongsong Kejayaan pada Asia

    Pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027, Timnas Indonesia akan berlaga di tempat AFC Asian Cup 2027 yang dihelat di area Saudi Arabia. Sebanyak 18 negara telah terjadi menegaskan tempat di tempat sesi ketiga kualifikasi Piala Planet 2026 lalu juga lolos ke Piala Asia 2027, termasuk Indonesia. Dengan 24 negara bersaing berkompetisi merebut trofi yang dimaksud sangat prestisius ini, masih ada 6 slot yang digunakan akan diperebutkan melalui putaran kualifikasi yang tersebut sengit.

    Perjalanan panjang ini menunjukkan bagaimana sepak bola Indonesia terus tumbuh serta bersaing di area panggung internasional. Jangan lewatkan setiap laga, dikarenakan perjuangan Timnas Indonesia untuk menyebabkan pulang kemenangan dalam level Asia serta Planet akan disiarkan secara LIVE juga eksklusif cuma di area RCTI kanal digital 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek

    Saksikan kemudian menyokong terus perjuangan Timnas Indonesia di dalam semua laga internasional hanya sekali di tempat RCTI!
    Pasang STB/TV digital lalu arahkan antena ke pemancar RCTI. Pastikan STB, antena, kabel, lalu koneksi Anda berfungsi dengan baik. Jika mengalami gangguan, hubungi RCTI Layanan Solusi Digital pada 08569003900 atau melalui Instagram @officialRCTI.

  • Hasil Piala Asia U-20 2025: Timnas Indonesia U-20 vs Yaman Sama Hebat pada Babak Pertama

    Hasil Piala Asia U-20 2025: Timnas Indonesia U-20 vs Yaman Sama Hebat pada Babak Pertama

    Ligapedianews.com – SHENZHEN – Timnas Indonesia U-20 masih menemui kebuntuan melawan Yaman U-20 dalam sesi pertama pertandingan terakhir Grup C Piala Asia U-20 2025, Rabu (19/2/2025) di malam hari WIB. Laga yang tersebut berlangsung pada Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium itu berjalan cukup ketat, dengan kedua kelompok sama-sama berupaya mencari celah di tempat pertahanan lawan.

    Indonesia tampil dengan banyak lima inovasi di susunan pemainnya, melebihi laga teranyar melawan Uzbekistan, termasuk peluncuran Fitrah Maulana di area bawah mistar menggantikan Ikram Al Giffari. Sementara di dalam lini serang, Jens Raven masih menjadi tumpuan utama untuk membongkar lini pertahanan Yaman.

    Sejak menit awal, Garuda Muda mencoba mengambil inisiatif serangan, namun kesulitan menembus pertahanan solid yang digunakan diperagakan Yaman. Tim asuhan Indra Sjafri beberapa kali mendirikan serangan dari sektor sayap melalui Marselinus Ama Ola serta Arlyansyah Abdulmanan, tetapi penyelesaian akhir masih belum menemui sasaran.

    Di sisi lain, Yaman juga beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik cepat. Duet Abdulaziz Awadh Masnom juga Abdulrahman Abdulnabi pada lini depan sempat merepotkan barisan pertahanan Indonesia, namun belum cukup efektif untuk mengubah skor.

    Hingga peluit akhir fase pertama dibunyikan, kedua regu masih bermain imbang tanpa gol. Indonesia juga Yaman masih punya 45 menit tersisa untuk mencari kemenangan pada laga yang tersebut telah tidak ada menentukan ini, mengingat kedua kelompok telah dipastikan tersingkir dari turnamen.

    Susunan Pemain Timnas Indonesia U-20 (4-3-3):

    Kiper: Fitrah Maulana
    Bek: Mufli Hidayat, Kadek Arel, Sulthan Zaky, Dony Tri Pamungkas
    Gelandang: Welber Jardim, Fava Sheva, Toni Firmansyah
    Penyerang: Arlyansyah Abdulmanan, Marselinus Ama Ola, Jens Raven

    Susunan Pemain Timnas Yaman U-20 (4-3-3):

    Kiper: Osaham Ali Mokref
    Bek: Naji Al-Qashmi, Wahib Noman, Ahmed Mustafa Al-hajj
    Gelandang: Anwar Hussein Al-Turaiqi, Esam Abdulatef Radman, Khaled Moqbel, Khaled Haidan
    Penyerang: Abdulaziz Awadh Masnom, Abdulrahman Abdulnabi, Adel Abbas Qasem

  • Timnas Indonesia U-20 Imbang Lawan Yaman, Gagal Total pada Piala Asia U-20 2025

    Timnas Indonesia U-20 Imbang Lawan Yaman, Gagal Total pada Piala Asia U-20 2025

    Ligapedianews.com – SHENZHEN – Timnas Indonesia U-20 gagal total di dalam Piala Asia U-20 2025. Skuad asuhan Indra Sjafri belaka memetik satu poin dari hasil imbang lawan Yaman U-20 pasca dua kekalahan pada fase grup.

    Bermain di area matchday terakhir Grup C Piala Asia U-20 2025, Rabu (19/2/2025) waktu malam WIB, Timnas Indonesia U-20 berjuang mencari celah di dalam pertahanan lawan. Laga yang tersebut berlangsung di area Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium itu berjalan cukup ketat sebelum akhirnya Skuad Garuda bikin sejumlah kesalahan.

    Indonesia tampil dengan beberapa jumlah lima pembaharuan pada susunan pemainnya, berbeda dengan laga teranyar melawan Uzbekistan, termasuk penampilan Fitrah Maulana di dalam bawah mistar menggantikan Ikram Al Giffari. Sementara pada lini serang, Jens Raven masih menjadi tumpuan utama untuk membongkar lini pertahanan Yaman.

    Sejak menit awal, Garuda Muda mencoba mengambil inisiatif serangan, namun kesulitan menembus pertahanan solid yang tersebut diperagakan Yaman. Tim asuhan Indra Sjafri beberapa kali memulai pembangunan serangan dari sektor sayap melalui Marselinus Ama Ola juga Arlyansyah Abdulmanan, tetapi penyelesaian akhir masih belum menemui sasaran.

    Di sisi lain, Yaman juga beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik cepat. Duet Abdulaziz Awadh Masnom lalu Abdulrahman Abdulnabi di dalam lini depan sempat merepotkan barisan pertahanan Indonesia, namun belum cukup efektif untuk mengubah skor.

    Hingga peluit akhir sesi pertama dibunyikan, kedua kelompok masih bermain imbang tanpa gol. Indonesia kemudian Yaman masih punya 45 menit tersisa untuk mencari kemenangan pada laga yang digunakan sudah ada tidak ada menentukan ini, mengingat kedua regu sudah ada dipastikan tersingkir dari turnamen.

    Di putaran kedua, Timnas Indonesia U-20 gagal memecah kebuntuan. Strategi Indra Sjafri tak mampu memunculkan gol hingga laga usai. Dengan skor 0-0, Timnas Indonesia U-20 memang benar pulang dengan satu poin, namun Skuad Garuda bisa jadi dibilang gagal total selama Piala Asia U-20 2025.

    Anak asuh Indra Sjafri dikalahkan Iran (0-3) lalu Uzbekistan (1-3) di tempat pertandingan pertama kemudian kedua Grup C, kemudian gagal menang melawan Yaman di area laga yang tersebut seharusnya berjalan tanpa tekanan.

    Susunan Pemain Timnas Indonesia U-20 (4-3-3):

    Kiper: Fitrah Maulana
    Bek: Mufli Hidayat, Kadek Arel, Sulthan Zaky, Dony Tri Pamungkas
    Gelandang: Welber Jardim, Fava Sheva, Toni Firmansyah
    Penyerang: Arlyansyah Abdulmanan, Marselinus Ama Ola, Jens Raven

    Susunan Pemain Timnas Yaman U-20 (4-3-3):

    Kiper: Osaham Ali Mokref
    Bek: Naji Al-Qashmi, Wahib Noman, Ahmed Mustafa Al-hajj
    Gelandang: Anwar Hussein Al-Turaiqi, Esam Abdulatef Radman, Khaled Moqbel, Khaled Haidan
    Penyerang: Abdulaziz Awadh Masnom, Abdulrahman Abdulnabi, Adel Abbas Qasem

  • Klasemen Piala Asia U-20 2025: Timnas Indonesia U-20 Cuma Selevel Yaman, Pulang Tanpa Kejayaan

    Klasemen Piala Asia U-20 2025: Timnas Indonesia U-20 Cuma Selevel Yaman, Pulang Tanpa Kejayaan

    Ligapedianews.com – SHENZHEN – Iran U-20 memverifikasi diri sebagai juara Grup C Piala Asia U-20 2025 setelah mengalahkan Uzbekistan U-20 dengan skor tipis 2-1 pada laga terakhir fase grup, Rabu (19/2/2025) di malam hari WIB. Sementara itu, Timnas Indonesia U-20 harus mengakhiri perjalanan mereka di tempat kejuaraan ini tanpa satu pun kemenangan pasca cuma bermain imbang 0-0 melawan Yaman U-20.

    Dengan hasil ini, Iran melaju ke perempat final dengan koleksi sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan. Uzbekistan yang tersebut menempati peringkat kedua dengan enam poin juga menegaskan diri lolos ke fase gugur. Di sisi lain, Indonesia lalu Yaman harus angkat koper lebih lanjut awal setelahnya masing-masing semata-mata meraih satu poin dari tiga laga.

    Iran Kalahkan Uzbekistan, Amankan Status Juara Grup

    Pertandingan antara Iran kemudian Uzbekistan berlangsung sengit pada Shenzhen Youth Football Training Base. Kedua regu saling menekan sejak awal laga demi mengamankan status juara grup.

    Setelah putaran pertama berakhir tanpa gol, Iran akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-52 lewat gol Yousef Mazreh. Tim asuhan Hossein Abdi kemudian menggandakan skor lewat penalti Esmaeil Gholizadeh di area menit ke-66. Meski Uzbekistan sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Orinboyev di tempat menit ke-81, Iran tetap saja mampu mempertahankan keunggulan juga mengunci kemenangan 2-1.

    Indonesia Gagal Menang, Tersingkir dari Turnamen

    Di pertandingan lain, Timnas Indonesia U-20 bermain imbang 0-0 melawan Yaman U-20. Hasil ini menciptakan kedua pasukan sama-sama finis di area dasar klasemen dengan satu poin. Namun, Indonesia menempati peringkat ketiga dikarenakan unggul selisih gol dari Yaman.

    Sepanjang turnamen, Indonesia mengalami kesulitan mencetak gol dengan hanya saja memunculkan satu gol di tiga laga, sementara gawang merekan kebobolan enam kali. Kekalahan dari Iran (0-3) lalu Uzbekistan (1-3) pada dua laga awal menjadi faktor utama kegagalan skuad Garuda Muda melangkah lebih lanjut jarak jauh dalam pertandingan ini.

    Dengan tersingkirnya Indonesia dari Piala Asia U-20 2025, regu asuhan pembimbing Garuda Muda harus melakukan evaluasi besar apabila ingin tampil lebih lanjut baik di dalam kompetisi mendatang.

  • Sumardji Kecewa Berat Timnas Indonesia U-20 Gagal Total dalam Piala Asia U-20 2025

    Sumardji Kecewa Berat Timnas Indonesia U-20 Gagal Total dalam Piala Asia U-20 2025

    Ligapedianews.com – BOGOR – Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengaku kecewa dengan hasil Timnas Indonesia U-20 pada Piala Asia U-20 2025. Dia kecewa sebab Garuda Nusantara yang digunakan telah menjalani persiapan panjang justru harus berhenti di dalam fase grup.

    Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-20 menelan dua kekalahan dan juga sekali imbang dalam Grup C. Tim arahan Indra Sjafri itu kalah dari Iran U-20 (0-3) serta Uzbekistan U-20 (1-3) lalu imbang tanpa gol melawan Yaman. Hasil itu praktis menghasilkan Garuda Nusantara gagal melaju ke fase gugur.

    Sumardji, selaku Ketua BTN mengaku kecewa dengan hasil Timnas Indonesia U-20 yang digunakan gagal memenuhi target untuk bisa jadi mencapai semifinal sekaligus tiket Piala Bumi U-20 2025. Sebab, pasukan arahan Indra Sjafri itu sudah ada dipersiapkan sangat matang. Tapi di tempat sisi lain juga beliau menyoroti faktor hoki.

    “Kita ini harus sanggup menerima keadaan, kenyataan yang dimaksud ada. Kita semua tentu ya kalau boleh dikatakan merasa kecewa, kecewa sekali,” kata Sumardji pada Stadion Pakansari, disitir Rabu (19/2/2025).

    “Apalagi kami yang digunakan pada BTN yang sudah ada mempersiapkan itu dengan sebaik-baiknya. TC juga sudah ada cukup panjang. Tapi kembali lagi bahwa sepakbola itu juga tiada terlepas dari yang mana namanya hoki kan,” sambungnya.

    Tak ayal jikalau Sumardji kecewa. Sebab, Timnas Indonesia U-20 memang benar telah dipersiapkan sangat lama. Dony Tri Pamungkas kemudian kolega menjalani pemusatan latihan (TC) di tempat Eropa hingga pertandingan uji coba internasional beberapa waktu lalu.

    “Kalau berkaitan dengan tentang kesiapan dan juga persiapan, tentu kami mempersiapkan itu jauh-jauh hari. Hal ini untuk (Timnas) U-20, kami persiapkan itu TC dimana-mana. Tapi kembali lagi, ya ini yang digunakan harus kita hadapi,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Sumardji mengaku sudah ada berbicara dengan Indra Sjafri. Dia pun tetap saja memberikan semangat terhadap arsitek yang mana telah dilakukan menghadirkan Garuda Nusantara juara Piala AFF U-19 2024 itu. Tapi tetap, evaluasi akan dilaksanakan terkait hasil merek di area Piala Asia U-20 2025.

    “Dan saya sudah ada bicara dengan Coach Indra (Sjafri), masih semangat, tidak ada ada masalah. Apa pun alasannya harus kita hadapi kemudian kita akan evaluasi apa-apa yang tersebut memang sebenarnya kurang juga harus kita perbaiki,” pungkas Sumardji.

  • Timnas Garuda Muda Memulai Perjuangan pada AFC U20 Asian Cup China 2025 Melawan Iran

    Timnas Garuda Muda Memulai Perjuangan pada AFC U20 Asian Cup China 2025 Melawan Iran

    ligapedianews.com JAKARTA – Ajang AFC U20 Asian Cup China 2025 segera memulai pertandingan-pertandingannya. Timnas Indonesia U20 di dalam bawah asuhan Indra Sjafri, yang tersebut tergabung ke di Grup C, akan memulai pertandingan sesi grup pertamanya melawan Iran.

    Pertandingan antara Iran vs Indonesia akan diselenggarakan pada Kamis, 13 Februari 2025. Shenzhen Youth Football Training Base Centre menjadi stadion tempat kedua pasukan akan bertanding.

    Para fans sanggup menyaksikan pertandingan ini di area TV melalui kanal RCTI & GTV. Sedangkan untuk streaming, pertandingan dapat disaksikan melalui RCTI+ SuperApp pada Kamis, 13 Februari mulai pukul 16.15 WIB.

    Semua pertandingan di dalam event AFC U20 Asian Cup China 2025 mampu disaksikan melalui live streaming pada RCTI+ SuperApp. Dapatkan update tentang pertandingan Timnas Indonesia serta pertandingan olahraga lainnya di tempat RCTI+ SuperApp.

    Aplikasi RCTI+ merupakan superapps yang digunakan menghadirkan ribuan hiburan di satu genggaman. RCTI+ SuperApp menyajikan kegiatan acara terbaik berkolaborasi dengan RCTI, MNCTV, GTV, lalu iNewsTV. Selain menonton, di dalam RCTI+ SuperApp terdapat fasilitas berita yang tersebut setiap saat diperbarui, ciri musik, hingga layanan untuk mendengarkan streaming radio serta audio series. Ada juga layanan HOT+ yang tersebut mewujudkan mimpi menjadi konten kreator. RCTI+ Satu Aplikasi komputer Semua Hiburan.

    #timnasindonesia #RCTIPlusSuperApp #RCTIPlusSports #AFCU20 #GarudaMendunia

  • Timnas Indonesia U-20 Disikat Iran 0-3, Indra Sjafri Evaluasi Tim Sebelum Hadapi Uzbekistan

    Timnas Indonesia U-20 Disikat Iran 0-3, Indra Sjafri Evaluasi Tim Sebelum Hadapi Uzbekistan

    ligapedianews.com SHENZHEN – Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri menegaskan timnya akan melakukan evaluasi. Pasalnya, dia baru semata kalah dari Iran U-20 dengan skor 0-3 di fase Grup C Piala Asia U-20 dalam Shenzhen Youth Football Training Base Center Stadium, Shenzhen, China, Kamis (13/2/2025).

    Indra Sjafri menyatakan hasil itu tiada sesuai harapan Skuad Garuda Nusantara -julukan Timnas Indonesia U-20. Dia pun akan memperbaiki timnya agar tiada hilang poin pada laga-laga selanjutnya.

    “Yang pertama kita akan evaluasi regu terlebih dahulu,” kata Indra Sjafri usai laga.

    Timnas Indonesia U-20 selanjutnya akan melawan Uzbekistan di fase Grup C. Laga itu akan berlangsung di tempat Shenzhen Youth Football Training Base Center Stadium, Shenzhen, China, Akhir Pekan (16/2/2025).

    Pelatih jika Sumatera Barat itu pasca timnya dirasa telah lebih banyak baik, beliau baru akan menyiapkan skema untuk melawan Uzbekistan. Tentunya beliau akan mencoba agar Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan perdana pada Piala Asia U-20.

    “Setelah itu kita akan mempersiapkan kelompok untuk bermain melawan Uzbekistan,” katanya.

    Saat ini Timnas Indonesia U-20 berada di dalam sikap keempat fase Grup C dengan nol poin. Sementara itu, Iran U-20 menempati tempat puncak dengan tiga poin.

    Dony Tri Pamungkas kemudian kolega dibebani target lolos ke semifinal Piala Asia U-20. Hal itu agar membuka jalan mereka itu tampil di Piala Global U-20.

  • Profil Dony Tri Pamungkas, Kapten Timnas Indonesia U-20 Andalan Persija Putra Asli Boyolali

    Profil Dony Tri Pamungkas, Kapten Timnas Indonesia U-20 Andalan Persija Putra Asli Boyolali

    ligapedianews.com Timnas Indonesia U-20 memulai perjalanan dalam Piala Asia U-20 2025 dengan hasil kurang memuaskan setelahnya dikalahkan Iran 0-3 di laga pembuka Grup C. Kekalahan ini menempatkan Garuda Nusantara di dalam kedudukan terbawah klasemen sementara, tetapi kapten tim, Dony Tri Pamungkas, tetap memperlihatkan optimistis juga meminta-minta rekan-rekannya untuk segera bangkit jelang laga krusial melawan Uzbekistan pada 16 Februari 2025.

    “Kita harus segera lupakan kekalahan ini kemudian bangkit untuk laga selanjutnya melawan Uzbekistan. Kita yakin kesempatan itu masih ada serta harus optimistis,” ujar Dony, dikutipkan dari laman resmi PSSI.

    Sebagai pemain yang dipercaya mengenakan ban kapten, Dony tak hanya saja bertanggung jawab pada permainan pada lapangan, tetapi juga pada memulai pembangunan mental tim. Ia menyadari bahwa target Timnas Indonesia U-20 adalah mencapai semifinal agar mampu membuka jalan menuju Piala Planet U-20 2025, kemudian hal itu masih mampu diperjuangkan.

    Dony Tri Pamungkas lahir di area Boyolali, Jawa Tengah, pada 11 Januari 2005. Ia berkembang di lingkungan sepak bola, dengan kakaknya, Joko Sasongko, yang lebih tinggi dulu berkarier sebagai pesepak bola profesional. Minat lalu bakatnya di sepak bola mulai tumbuh sejak kecil pada waktu ia bergabung dengan SSB Bina Taruna, tempat di dalam mana ia mengasah keterampilannya sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan emas untuk bergabung dengan Persija Jakarta.

    Pada Oktober 2020, Dony mengikuti seleksi pasukan EPA Persija U-16 serta berhasil lolos. Ia menunjukkan performa impresif di tempat akademi hingga akhirnya mendapat kesempatan untuk berlatih sama-sama kelompok senior. Momen bersejarah pada kariernya terjadi pada 28 September 2021, ketika ia menjalani debut pada Kompetisi 1 sama-sama Persija di laga melawan Persita Tangerang. Saat itu, Dony baru berusia 16 tahun, 8 bulan, lalu 17 hari, menjadikannya salah satu pemain termuda yang pernah tampil di area Kompetisi 1 sejak kompetisi yang dimaksud bergulir pada 2017.

    Di level pasukan nasional, Dony telah lama membuktikan kapasitasnya sebagai pemain berbakat dengan meraih penghargaan Pemain Terbaik di dalam Piala AFF U-19 2024. Gelar ini semakin mempertegas potensinya sebagai bintang masa depan Indonesia.

    Kini, di tempat Piala Asia U-20 2025, Dony bukan semata-mata menjadi andalan pada lini serang, tetapi juga pemimpin bagi rekan-rekannya dalam lapangan. Meskipun Indonesia harus mengawali kompetisi dengan hasil buruk, Dony tetap memperlihatkan berjuang menjaga semangat kelompok agar tetap saja berjuang untuk lolos dari fase grup.

    Sebagai pemain sayap kiri dengan kaki dominan kiri, Dony dikenal miliki kecepatan, kelincahan, juga kontrol bola yang dimaksud baik. Kelenturannya pada bergerak, kemampuan dribel, dan juga visi bermain yang tersebut tajam menjadikannya ancaman bagi pertahanan lawan.

    Saat ini, Dony masih terikat kontrak dengan Persija DKI Jakarta hingga 2025. Dengan usia yang masih muda juga pengalaman yang digunakan terus bertambah, ia berpeluang menjadi pemain kunci di tempat Persija dan juga Timnas Indonesia dalam masa depan.

    Sebagai putra asli Boyolali, Dony sudah pernah membuktikan bahwa kerja keras lalu dedikasi bisa saja menyebabkan orang anak wilayah bersinar dalam panggung sepak bola nasional lalu internasional. Kini, tugasnya adalah menyebabkan Garuda Muda terbang tambahan tinggi di dalam Piala Asia U-20 2025 kemudian berjuang untuk mewujudkan mimpi tampil di tempat Piala Bumi U-20.

  • Apakah Pratama Arhan akan Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert?

    Apakah Pratama Arhan akan Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert?

    ligapedianews.com Nasib Pratama Arhan di tempat Timnas Indonesia pada bawah kepelatihan Patrick Kluivert terus mengundang tanda tanya besar. Hal ini dikarenakan kebijakan instruktur anyar Skuad Garuda yang tersebut lebih besar memprioritaskan pemain yang tersebut secara reguler mendapatkan menit bermain dalam klubnya.

    Mengacu pada kata menit bermain, Pratama mungkin saja sulit untuk mendapatkan kepercayaan Kluivert. Sebab, ia baru cuma pindah ke Bangkok United pada 7 Januari 2025.

    Sejauh ini, Pratama Arhan baru bermain selama 10 menit. Andai suami dari Azizah Salsha ini tak mampu bersaing dengan pemain Bangkok United, kemungkinan besar hanya Kluivert akan memalingkan pandangannya ke pemain lain.

    Apalagi Kluivert baru cuma melakukan rapat dengan perwakilan klub pada kompetisi lokal. Jadi ada kecenderungan Pratama kemungkinan besar tak dipakai pada era meneer Belanda.

    Belum lagi jikalau meninjau persaingan dalam kedudukan lini belakang cukup ketat. Sebab, Pratama harus bersaing dengan Calvin Verdonk lalu Shayne Pattynama, yang dimaksud notabene bermain sebagai bek kiri.

    Kecuali, Pratama mampu meningkatkan kemampuannya dan juga meningkatkan waktu bermain selama berada di tempat Bangkok United. Karena gaya bermain yang mana diterapkan Kluivert juga mampu memengaruhi tindakan pemilihan pemain.

    Jika strategi yang diterapkan lebih banyak mengandalkan kecepatan atau umpan silang, maka pemain dengan karakteristik seperti itu akan lebih lanjut diprioritaskan. Jadi nasib Pratama pada Timnas Indonesia sangat bergantung pada performanya di dalam level klub juga keperluan regu pada waktu itu.

    Waktu Pratama belaka satu bulan lebih. Jika ia mampu membuktikan kualitasnya serta memenuhi kriteria yang dimaksud ditetapkan oleh pelatih, maka peluangnya untuk kembali meningkatkan kekuatan Skuad Garuda sangat besar.

    Sekadar informasi, Timnas Indonesia akan datang melakoni dua laga krusial melawan Australia juga Bahrain pada Maret 2025 mendatang. Kluivert secara terang-terangan mematok empat poin di dalam pertandingan tersebut.

  • Jay Idzes Kapten Timnas Indonesia Tak Tergantikan di area Era Patrick Kluivert

    Jay Idzes Kapten Timnas Indonesia Tak Tergantikan di area Era Patrick Kluivert

    ligapedianews.com Jay Idzes dengan karisma juga kemampuan kepemimpinannya yang dimaksud kuat berhasil merebut hati para penggemar sepak bola Indonesia. Pemain kelahiran Belanda ini sudah pernah membuktikan dirinya sebagai sosok yang mana layak mengawasi skuad Garuda.

    Bermain di tempat liga-liga Eropa telah terjadi memberikan Jay Idzes pengalaman berharga di menghadapi tekanan tinggi juga kompetisi yang ketat. Pengalaman ini sangat berharga untuk diterapkan pada skuad Timnas Indonesia.

    Mengacu pada data Transfermarkt, Rabu (15/1/2025), Jay Idzes menjadi pemain yang tak tergantikan di dalam Venezia. Bersama klub Serie A tersebut, pemain berusia 24 tahun itu sudah ada memainkan 19 pertandingan juga mencetak satu gol dalam semua kompetisi.

    Salah satu hal yang tersebut paling menonjol dari Jay Idzes adalah kemampuan teknis yang dimaksud sangat baik. Ia piawai pada mengorganisir permainan lalu memberikan umpan-umpan akurat.

    Selain itu, Jay Idzes juga dikenal sebagai sosok yang mana pekerja keras, disiplin, kemudian memiliki semangat juang yang tersebut tinggi. Karakter inilah yang tersebut membuatnya menjadi panutan bagi rekan-rekannya.

    Pertanyaannya sekarang, apakah Jay Idzes masih mengemban tugas sama di tempat bawah kepemimpinan Patrick Kluivert? Penggemar sepak bola di dalam Tanah Air pasti bertanya-tanya mengenai hal ini.


    Tapi Kluivert kelihatannya tidaklah akan mengubah pandangannya. Ia tetap saja mempercayai Jay Idzes sebagai kapten Timnas Indonesia.

    “Tentu hanya Jay Idzes sebagai kapten, untuk pada waktu ini bukan ada yang dimaksud perlu diubah. Dia masih kapten tim,” tutur Kluivert dalam kanal Youtube Mata Najwa.