Tag: Timnas Indonesia

  • Profil Jordi Cruyff, penasihat teknis baru Timnas Indonesia

    Profil Jordi Cruyff, penasihat teknis baru Timnas Indonesia

    ligapedianews.com Ibukota – PSSI resmi mengumumkan nama Jordi Cruyff sebagai pengisi tempat Technical Advisor atau Penasihat Teknis Timnas Indonesia.

    Informasi yang disebutkan disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada pembukaan konferensi pers dalam Menara Danereksa, Jakarta, Selasa (25/2/2025).

    “Memang pada ketika ini saya baru dapat mengumumkan figur yang digunakan kelihatannya juga bisa jadi meng-upgrade daripada yang tersebut saya komunikasikan sebelumnya," ucap Erick Thohir.

    "Yaitu technical advisor untuk pasukan nasional kita, yaitu saudara Jordi Cruyff, yang digunakan terakhir memang benar menjabat sebagai sporting director di tempat FC Barcelona sampai tahun 2023," lanjutnya menambahkan.

    Jordi Cruyff sendiri merupakan anak dari legenda sepak bola dunia dengan syarat Belanda, yakni Johan Cruyff. Nantinya Jordi akan bekerja identik secara langsung dengan Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

    Profil singkat Jordi Cruyff

    • Nama lengkap: Johan Jordi Cruijff
    • Tanggal lahir: 9 Februari 1974 (51 tahun)
    • Tempat lahir: Amsterdam, Belanda
    • Kewarganegaraan: Belanda, Spanyol
    • ​​​​​​​Lisensi kepelatihan: Lisensi Pro Kontinental

    Sebagai putra dari legenda sepak bola Johan Cruyff, Jordi miliki warisan sepak bola yang kuat. Ia memulai kariernya dalam akademi Ajax sebelum bergabung dengan akademi Barcelona serta mengalami perkembangan sebagai pemain profesional.

    Karier sebagai ahli serta direktur teknis

    Setelah pensiun sebagai pemain, Jordi Cruyff meniti karier di dalam dunia kepelatihan dan juga manajemen sepak bola. Ia memiliki pengalaman melatih klub-klub di tempat Eropa, Asia, hingga Amerika Selatan. Jordi juga pernah menjabat sebagai Direktur Olahraga di dalam beberapa klub elite, termasuk FC Barcelona.

    Riwayat kepelatihan serta manajemen

    • Penasihat Teknis Timnas Indonesia (2025)
    • Direktur Olahraga FC Barcelona (2022-2023)
    • Penasihat Penting FC Barcelona (2021-2022)
    • Pelatih Kepala Shenzhen FC (2020-2021)
    • Pelatih Kepala Timnas Ekuador (2020)
    • Pelatih Kepala Chongqing Dangdai Lifan (2018-2019)
    • Pelatih Kepala Maccabi Tel Aviv (2017-2018)
    • Direktur Olahraga Maccabi Tel Aviv (2012-2017)
    • Direktur Olahraga AEK Larnaca (2010-2012).

    Karier sebagai pemain

    Jordi Cruyff dikenal sebagai gelandang serang yang memiliki kreativitas tinggi. Sepanjang kariernya, ia telah lama membela berbagai klub papan atas, termasuk FC Barcelona, Manchester United, kemudian Deportivo Alavés. Ia juga pernah bermain untuk Espanyol, Metalurg Donetsk, Valletta FC, serta De Volewijckers sebelum pensiun pada tahun 2010.

    Prestasi sebagai pemain

    • 3x Juara Kompetisi Inggris (Manchester United, 1996/97, 1998/99, 1999/00)
    • 1x Juara Piala FA Inggris (Manchester United, 1999)
    • 1x Juara Piala Super Inggris (Manchester United, 1996/97)
    • 1x Juara Piala Super Spanyol (FC Barcelona, 1994/95)
    • 1x Juara Piala Malta (Valletta FC, 2009/10)
    • 8 kali membela Timnas Belanda, mencetak 1 gol

    Harapan untuk Timnas Indonesia

    Dengan latar belakang yang dimaksud kaya pengalaman dalam berbagai liga dan juga level sepak bola, Jordi Cruyff diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia. Sebagai Penasihat Teknis, ia berperan di strategi pengembangan tim, peningkatan performa pemain, juga memulai pembangunan sistem sepak bola nasional yang mana tambahan profesional.

    Penunjukan Jordi Cruyff sebagai bagian dari Timnas Indonesia merupakan langkah ambisius PSSI untuk menyebabkan Garuda ke level yang mana lebih besar tinggi di dalam kancah internasional, khususnya Piala Planet 2026.

  • Profil Frank van Kempen, calon asisten ahli Timnas Indonesia U-23

    Profil Frank van Kempen, calon asisten ahli Timnas Indonesia U-23

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Pada Kamis pagi, beberapa media Belanda mengabarkan bahwa Frank van Kempen akan bergabung dengan regu kepelatihan timnas Indonesia sebagai asisten instruktur timnas U-23 Indonesia, Gerald Vanenburg.

    Ia bahkan disebut akan terbang ke Indonesia pada 12 Maret untuk bergabung dengan kelompok kepelatihan timnas.

    “Nanti saya cek dulu. Belum tahu. Gerald belum info. Nanti saya cek. Rencananya besok waktu malam ada video call, jadi nanti ada video call dengan Gerald, lalu nanti saya coba cek laporannya. Mingguan depan, Selasa (4/3) ada video call lagi dengan Jordi Cruyff juga serta update juga dengan semua media,” kata Erick pada Jakarta, Kamis (27/2).

    Sebagai pelatih, van Kempen terakhir kali menangani kelompok profesional adalah ketika menjadi asisten ahli klub Kejuaraan Belanda, VVV-Venlo, pada musim 2022 sampai 2024.

    Pria kelahiran Sevenum, Belanda, 6 Januari 1972 yang disebutkan pernah menduduki berbagai jabatan manajerial di level klub.

    Ia juga pernah menjadi instruktur Roda JC U-19 juga Helmond U-21, menjadi analis video pada PSV Eindhoven, dan juga pernah menjadi asisten instruktur timnas Belanda U-20 pada 2016.

    Selain menjadi asisten ahli U-23, van Kempen juga disinyalir akan membantu regu kepelatihan Patrick Kluivert, sebagai salah satu asisten-nya.

    Sejauh ini, PSSI sudah memboyong para pembimbing dari Belanda untuk membantu kerja instruktur timnas Patrick Kluivert.

    Karier kepelatihan Frank van Kempen

    Frank van Kempen mempunyai pengalaman panjang di dunia kepelatihan, khususnya sebagai asisten ahli di area berbagai klub lalu pasukan muda. Pria yang dimaksud ketika ini berusia 53 tahun lalu memegang lisensi kepelatihan UEFA Pro Licence ini memiliki rata-rata masa jabatan sebagai pembimbing sekitar 1,80 tahun.

    Awal karier kepelatihan

    Karier kepelatihan Frank van Kempen dimulai pada tahun 2006 ketika ia dipercaya sebagai instruktur pasukan U-19 Roda JC Kerkrade. Setelah satu musim pada klub tersebut, ia melanjutkan kariernya di tempat Helmond Sport pada tahun 2007 dengan menangani kelompok U-21 klub yang dimaksud hingga 2011.

    Pada pada waktu yang dimaksud bersamaan, ia juga menjabat sebagai asisten pembimbing pasukan utama Helmond Sport dari tahun 2008 hingga 2011, bekerja serupa dengan ahli Jurgen Streppel di 122 pertandingan.

    Pengalaman dalam PSV Eindhoven juga VVV-Venlo

    ​​​​​​​Pada musim 2011/2012, Van Kempen bergabung dengan PSV Eindhoven sebagai analis video dalam bawah arahan Fred Rutten lalu Phillip Cocu.

    Setelah satu musim pada PSV, ia kembali ke VVV-Venlo pada tahun 2012 sebagai asisten ahli kelompok utama hingga tahun 2014, bekerja sebanding dengan René Trost kemudian Ton Lokhoff.

    Selain itu, ia juga menjabat sebagai pembimbing kelompok U-21 VVV-Venlo/Helmond Sport di periode yang mana sama, menjadi pemimpin regu pada 32 pertandingan dengan rata-rata poin per pertandingan sebesar 1,28.

    Kiprah di area regu nasional kemudian klub-klub Belanda

    Pada tahun 2014, Van Kempen memperoleh pengalaman internasional dengan menjadi asisten ahli pasukan nasional U-20 Belanda hingga tahun 2016, bekerja di dalam bawah arahan Remy Reijnierse di 13 pertandingan.

    Setelah itu, ia kembali menukangi klub dengan menangani kelompok U-19 Sparta Rotterdam pada musim 2016/2017, di area mana ia mengawasi pasukan pada 24 pertandingan dengan rata-rata poin per pertandingan sebesar 1,38.

    Pada musim 2017/2018, ia dipromosikan sebagai instruktur regu U-21 Sparta Rotterdam, menangani 34 pertandingan dengan rata-rata poin per pertandingan sebesar 1,26.

    Setahun kemudian, ia berlabuh di dalam NAC Breda U-21 untuk musim 2018/2019 lalu mencatatkan 19 pertandingan dengan rata-rata poin per pertandingan sebesar 1,74.

    Perjalanan sebagai asisten pembimbing pada Helmond Sport juga VVV-Venlo

    ​​​​​​​Pada tahun 2019, Van Kempen kembali ke Helmond Sport sebagai asisten ahli kelompok utama hingga Februari 2022, mendampingi Wil Boessen pada 95 pertandingan.

    Setelah meninggalkan Helmond Sport, ia bergabung dengan VVV-Venlo pada Juli 2022 sebagai asisten pembimbing Rick Kruys. Ia bertahan di tempat tempat ini hingga akhir musim 2023/2024, sebelum kontraknya berakhir pada 30 Juni 2024.

  • Cara mudah bikin akun Garuda ID untuk nonton Timnas

    Cara mudah bikin akun Garuda ID untuk nonton Timnas

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Sebagai bentuk perubahan pada sistem pembelian tiket pertandingan Timnas Indonesia, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memperkenalkan Garuda ID pada Oktober 2024.

    Garuda ID merupakan identitas resmi yang digunakan wajib dimiliki oleh setiap suporter untuk membeli tiket pertandingan Timnas Indonesia. Sistem ini diterapkan dengan prinsip 1 ID untuk 1 orang, sehingga melakukan konfirmasi semata-mata pemilik tiket yang dapat menonton pertandingan di tempat stadion.

    Selain menjadi persyaratan utama pada pembelian tiket, Garuda ID juga memberikan berbagai keuntungan bagi pemiliknya, seperti diskon khusus untuk merchandise resmi Timnas Indonesia lalu barang dari sponsor resmi.

    Pemilik Garuda ID juga bisa saja menghimpun loyal points yang dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik. Tidak semata-mata itu, bagi suporter yang tersebut hadir segera di dalam stadion, tersedia pula akses sarana eksklusif seperti tiket MRT gratis kemudian layanan shuttle station.

    Pendaftaran Garuda ID tiada dipungut biaya identik sekali. Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk menyebabkan akun Garuda ID:

    Langkah-langkah pendaftaran Garuda ID

    1. Akses situs resmi PSSI

    • Kunjungi situs web resmi PSSI pada PSSI.org.
    • Klik banner "Daftar Garuda ID" yang mana tersedia di tempat halaman utama.

    2. Masukkan e-mail serta kata sandi

    • Gunakan alamat email aktif.
    • Buat kata sandi yang dimaksud kuat juga mudah diingat.
    • Klik "Daftar" untuk melanjutkan.

    3. Verifikasi kode OTP

    • Cek email untuk mendapatkan kode OTP yang tersebut dikirim oleh sistem.
    • Masukkan kode OTP yang disebutkan ke halaman verifikasi untuk mengonfirmasi akun.

    4. Lengkapi data diri

    Isi informasi pribadi seperti:

    • Kewarganegaraan
    • Nomor telepon
    • Tanggal lahir
    • Unggah dokumen identitas resmi, seperti KTP atau Kartu Pelajar.

    5. Verifikasi wajah

    Lakukan selfie untuk mencocokkan wajah dengan identitas yang mana telah dilakukan diunggah.

    6. Perbaikan data (Jika ditolak)

    • Jika pendaftaran ditolak akibat dokumen kurang jelas atau data tiada valid, lakukan perbaikan lalu ajukan ulang.
    • Jika masih mengalami kendala, hubungi admin PSSI untuk bantuan lebih tinggi lanjut.

    Setelah proses verifikasi selesai, akun Garuda ID akan terlibat juga siap digunakan untuk membeli tiket pertandingan Timnas Indonesia dan juga menikmati berbagai keuntungan eksklusif lainnya.

    Garuda ID tidak sekadar identitas digital untuk membeli tiket pertandingan, tetapi juga menawarkan berbagai kegunaan bagi suporter setia Timnas Indonesia.

    Dengan sistem keamanan lalu kenyamanan yang ditingkatkan, pengalaman membantu Timnas di area stadion menjadi lebih banyak mudah kemudian menyenangkan. Segera daftar Garuda ID dan juga nikmati kemudahan di membantu Garuda di dalam setiap laga!

  • Optimisme Ikram Algiffari: Timnas Indonesia U-20 Siap Taklukkan Uzbekistan!

    Optimisme Ikram Algiffari: Timnas Indonesia U-20 Siap Taklukkan Uzbekistan!

    Ligapedianews.com – Ikram Algiffari menegaskan bahwa Timnas Indonesia U-20 siap untuk meraih tiga poin penuh ketika menghadapi Uzbekistan pada laga kedua Grup C Piala Asia U-20 2025. Kompetisi krusial ini akan berlangsung di area Shenzhen Youth Football Training Base Center, Hari Minggu (16/2/2025) pukul 18.30 WIB.

    Garuda Nusantara datang ke pertandingan ini dengan modal yang digunakan kurang baik pasca menelan kekalahan 0-3 dari Iran di area laga sebelumnya. Sementara itu, Uzbekistan sukses mengamankan kemenangan satu gol tanpa balas melawan Yaman di area laga pertama.

    Perbedaan kondisi ini menuntut Timnas Indonesia U-20 untuk bekerja ekstra keras demi meraih hasil positif. Ikram Algiffari menyatakan bahwa timnya telah terjadi melakukan evaluasi menyeluruh serta siap untuk memberikan yang digunakan terbaik di dalam pertandingan melawan Uzbekistan.

    “Ya, kami sudah ada siap untuk pertandingan kedua, ini laga penting untuk kami, untuk lolos ke depannya. Pemain sudah ada siap juga telah evaluasi dari pertandingan kemarin. Kami siap menang, Insya Allah,” tutur Ikram.

    Saat ini, Timnas Indonesia U-20 berada pada dasar klasemen Grup C. Kemenangan menghadapi Uzbekistan akan menjadi modal penting untuk menjaga asa lolos ke putaran perempat final. Selain itu, hasil positif di tempat Piala Asia U-20 juga krusial untuk mengamankan tempat di dalam Piala Bumi U-20 2025, di dalam mana cuma empat regu teratas yang mana berhak lolos.

    Mari kita membantu perjuangan Garuda Nusantara untuk meraih kemenangan dalam Piala Asia U-20 2025!

  • Timnas Indonesia U-20 vs Uzbekistan U-20: Gol Jens Raven Samakan Poin dalam Babak Pertama

    Timnas Indonesia U-20 vs Uzbekistan U-20: Gol Jens Raven Samakan Poin dalam Babak Pertama

    Ligapedianews.com – SHENZHEN – Laga seru antara Timnas Indonesia U-20 kemudian Uzbekistan U-20 dalam Piala Asia U-20 2025 menghadirkan duel sengit di tempat sesi pertama. Pertarungan yang digunakan berlangsung di area Stadion Shenzhen Youth Football, China, Mingguan (16/2/2025) waktu malam WIB, sementara berakhir dengan skor imbang 1-1.

    Uzbekistan lebih lanjut dulu membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol Mukhammadali Urinboev yang digunakan memanfaatkan umpan silang akurat. Namun, belaka berselang dua menit, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Jens Raven yang dimaksud memanfaatkan prospek emas di tempat kotak penalti.

    Timnas Uzbekistan dengan segera tampil agresif sejak awal laga. Pada menit pertama, dia mendapatkan potensi melalui sepakan Abdugafur Haydarov, tetapi bola masih melebar dari gawang.

    Indonesia sempat berada di tempat bawah tekanan pada 10 menit pertama. Namun, perlahan anak asuh Indra Sjafri mulai menemukan ritme permainan mereka. Kans pertama Indonesia datang pada menit ke-12 melalui Toni Firmansyah, tetapi tembakannya masih dapat diamankan oleh kiper Uzbekistan, Muhammadyusuf Sobirov.

    Uzbekistan kembali mengancam dalam menit ke-20 lewat Haydarov, namun tembakannya dari luar kotak penalti masih melambung. Semenit berselang, mereka itu akhirnya mencetak gol lewat sundulan Urinboev yang mana menyambut umpan silang dari sisi kanan.

    Tak butuh waktu lama bagi Indonesia untuk merespons. Pada menit ke-23, Jens Raven sukses menyamakan kedudukan melalui penyelesaian apik setelahnya menerima umpan matang dari lini tengah.

    Skor imbang 1-1 menghentikan putaran pertama dengan kedua pasukan sama-sama menunjukkan permainan menyerang yang tersebut agresif.

    Susunan Pemain

    Timnas Indonesia U-20 (3-4-2-1):
    Ikram Algiffari; Fafa Sheva, Iqbal Gwijangge, Kadek Arel; Alfharezzi Buffon, Toni Firmansyah, Evandra Florasta, Dony Tri Pamungkas; Muhammad Ragil, Marselinus Ama Ola; Jens Raven

    Pelatih: Indra Sjafri

    Timnas Uzbekistan U-20 (4-5-1):
    Muhammadyusuf Sobirov; Azizbek Tulkunbekov, Saidkhon Khamidov, Dilshod Abdullaev, Bekhruz Djumatov; Asilbek Jumaev, Mukhammadali Urinboev, Ravshan Khayrullaev, Saidumarkhon Saidnurullayev, Daler Tukhsanov; Abdugafur Haydarov

  • Gol Kilat Abdugafur Khaydarov Robek Gawang Timnas Indonesia U-20 di area Babak Kedua

    Gol Kilat Abdugafur Khaydarov Robek Gawang Timnas Indonesia U-20 di area Babak Kedua

    Ligapedianews.com – Timnas Indonesia U-20 tertinggal 1-2 melawan Uzbekistan U-20 dalam Piala Asia U-20 2025. Gol cepat pada awal fase kedua menciptakan Skuad Garuda tertinggal.

    Pertandingan berlangsung di tempat Stadion Shenzhen Youth Football, China, Akhir Pekan (16/2/2025) di malam hari WIB. Uzbekistan lebih lanjut dulu membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol Mukhammadali Urinboev yang dimaksud memanfaatkan umpan silang akurat. Namun, cuma berselang dua menit, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Jens Raven yang dimaksud memanfaatkan kesempatan emas di tempat kotak penalti.

    Tak butuh waktu lama bagi Indonesia untuk merespons. Pada menit ke-23, Jens Raven sukses menyamakan kedudukan melalui penyelesaian apik pasca menerima umpan matang dari lini tengah. Angka imbang 1-1 melakukan penutupan fase pertama dengan kedua pasukan sama-sama menunjukkan permainan menyerang yang agresif.

    Di fase kedua, ketika laga baru berjalan kurang dari dua menit, gawang Timnas Indonesia kembali dijebol. Pencetak gol kedua Uzbekistan adalah Abdug’afur Khaydarov. Angka 2-1 untuk keunggulan Uzbekistan berhadapan dengan Indonesia.

    Susunan Pemain

    Timnas Indonesia U-20 (3-4-2-1):
    Ikram Algiffari; Fafa Sheva, Iqbal Gwijangge, Kadek Arel; Alfharezzi Buffon, Toni Firmansyah, Evandra Florasta, Dony Tri Pamungkas; Muhammad Ragil, Marselinus Ama Ola; Jens Raven

    Pelatih: Indra Sjafri

    Timnas Uzbekistan U-20 (4-5-1):
    Muhammadyusuf Sobirov; Azizbek Tulkunbekov, Saidkhon Khamidov, Dilshod Abdullaev, Bekhruz Djumatov; Asilbek Jumaev, Mukhammadali Urinboev, Ravshan Khayrullaev, Saidumarkhon Saidnurullayev, Daler Tukhsanov; Abdugafur Haydarov

  • Timnas Indonesia U-20 Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 usai Dihajar Uzbekistan

    Timnas Indonesia U-20 Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 usai Dihajar Uzbekistan

    Ligapedianews.com – SHENZHEN – Timnas Indonesia U-20 keok dihajar Uzbekistan U-20 pada Piala Asia U-20 2025 . Kekalahan itu menciptakan Garuda tersingkir. Gol cepat di area awal fase kedua serta kegagalan antisipasi bola tertutup memproduksi Garuda kalah 1-3.

    Pertandingan berlangsung di tempat Stadion Shenzhen Youth Football, China, Akhir Pekan (16/2/2025) waktu malam WIB. Uzbekistan lebih lanjut dulu membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol Mukhammadali Urinboev yang mana memanfaatkan umpan silang akurat. Namun, hanya saja berselang dua menit, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Jens Raven yang memanfaatkan kesempatan emas dalam kotak penalti.

    Tak butuh waktu lama bagi Indonesia untuk merespons. Pada menit ke-23, Jens Raven sukses menyamakan kedudukan melalui penyelesaian apik setelahnya menerima umpan matang dari lini tengah. Hasil imbang 1-1 menangguhkan putaran pertama dengan kedua pasukan sama-sama menunjukkan permainan menyerang yang mana agresif.

    Di putaran kedua, ketika laga baru berjalan kurang dari dua menit, gawang Timnas Indonesia kembali dijebol. Pencetak gol kedua Uzbekistan adalah Abdug’afur Khaydarov. Angka 2-1 untuk keunggulan Uzbekistan melawan Indonesia.

    Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-20 melanjutkan rekor kekalahan dalam Piala Asia U-20 2025. Sebelumnya, anak asuh Indra Sjafri juga keok 0-3 melawan Iran. Kekalahan ini juga menciptakan dia tersingkir.

    Susunan Pemain

    Timnas Indonesia U-20 (3-4-2-1):
    Ikram Algiffari; Fafa Sheva, Iqbal Gwijangge, Kadek Arel; Alfharezzi Buffon, Toni Firmansyah, Evandra Florasta, Dony Tri Pamungkas; Muhammad Ragil, Marselinus Ama Ola; Jens Raven

    Pelatih: Indra Sjafri

    Timnas Uzbekistan U-20 (4-5-1):
    Muhammadyusuf Sobirov; Azizbek Tulkunbekov, Saidkhon Khamidov, Dilshod Abdullaev, Bekhruz Djumatov; Asilbek Jumaev, Mukhammadali Urinboev, Ravshan Khayrullaev, Saidumarkhon Saidnurullayev, Daler Tukhsanov; Abdugafur Haydarov

  • Klasemen Piala Asia U-20 2025 usai Timnas Indonesia U-20 Tersingkir

    Klasemen Piala Asia U-20 2025 usai Timnas Indonesia U-20 Tersingkir

    Ligapedianews.com – SHENZHEN – Klasemen Grup C Piala Asia U-20 2025 pasca Timnas Indonesia U-20 dipastikan tersingkir akan dibahas di area artikel ini.

    Timnas Indonesia U-20 dipastikan tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 setelahnya menelan kekalahan 1-3 dari Uzbekistan U-20 pada laga kedua Grup C, Akhir Pekan (16/2/2025). Dengan hasil ini, Indonesia gagal melaju ke fase gugur sama-sama Yaman U-20, sementara Iran U-20 lalu Uzbekistan U-20 resmi mengamankan tiket ke perempat final.

    Bermain dalam Shenzhen Youth Football Training Base, Indonesia sebenarnya sempat memberikan perlawanan. Setelah tertinggal oleh gol Mukhammadali Urinboev pada menit ke-21, Garuda Nusantara segera merespons dua menit berselang lewat gol Jens Raven.

    Namun, Uzbekistan tampil lebih tinggi solid di dalam putaran kedua. Abdugafur Khaydarov mencetak gol pada menit ke-47, disusul Saidumarkhon Saidnurullayev pada menit ke-63. Indonesia yang membutuhkan kemenangan gagal membalas serta akhirnya harus rela tersingkir lebih lanjut cepat.

    Di pertandingan lain, Iran U-20 menunjukkan dominasinya dengan menghancurkan Yaman U-20 6-0. Gol-gol kemenangan Iran dicetak oleh Abolfazl Zamani (26′, 34′), Esmaeil Gholizadeh (42′), Mohammed Khaled (45+2′ bunuh diri), Reza Ghandipour (46′), serta Abolfazl Zoleikhaei (72′).

    Kemenangan besar ini menimbulkan Iran kokoh pada puncak klasemen Grup C dengan enam poin, unggul selisih gol dari Uzbekistan yang juga mengoleksi enam poin.

    Klasemen Akhir Grup C Usai Indonesia Tersingkir

    Setelah dua pertandingan, klasemen Grup C adalah sebagai berikut:

    1. Iran U-20 – 6 poin (+9)
    2. Uzbekistan U-20 – 6 poin (+3)
    3. Indonesia U-20 – 0 poin (-5)
    4. Yaman U-20 – 0 poin (-7)

    Iran serta Uzbekistan dipastikan melaju ke perempat final, sedangkan Indonesia juga Yaman harus mengakhiri perjalanan dia di area fase grup.

    Meski sudah ada tersingkir, Indonesia U-20 masih memiliki satu laga sisa melawan Yaman pada Rabu (19/2/2025). Laga ini akan menjadi kesempatan bagi Garuda Nusantara untuk setidaknya menghentikan kejuaraan dengan kemenangan.

  • Patrick Kluivert Panggil 27 Pemain, Ada Wajah Baru Perkuat Timnas Indonesia

    Patrick Kluivert Panggil 27 Pemain, Ada Wajah Baru Perkuat Timnas Indonesia

    Ligapedianews.com – Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menuturkan bahwa Patrick Kluivert telah mengantongi nama-nama pemain yang akan dipanggil membela Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia. Nantinya, akan ada sebanyak 27 pemain yang dimaksud dipanggil.

    Sebanyak 27 pemain itu dipersiapkan untuk menghadapi Australia Australia (20/3/2025) lalu Bahrain (25/3/2025). Sumardji mengungkapkan sudah ada ada pembahasan terkait pemain yang tersebut akan dipanggil oleh Kluivert.

    Namun, Sumardji belum sanggup memberikan bocoran nama-nama pemain yang dimaksud untuk pada waktu ini. Sebelumnya, instruktur jika Belanda itu sama-sama para asistennya menyaksikan beberapa laga Turnamen 1 2024-2025. Mereka pun turut memantau para pemain Indonesia yang tersebut sedang berkarier di dalam luar negeri.

    “Rencana kemarin sesuai dengan hasil rapat di area catatan saya itu 27 (pemain) yang akan dipanggil,” kata Sumardji.

    Pria berkacamata membenarkan akan ada nama-nama baru di Timnas Indonesia. Tentunya hal itu berdasarkan kepentingan keinginan kelompok ahli Timnas Indonesia.

    “Ada (muka baru), yang akan menarik dan juga itu nanti akan tersampaikan di tempat hari berikutnya.

    Sebatas informasi, pada waktu ini Timnas Indonesia berada di tempat tempat ketiga klasemen Grup C dengan enam poin. Poin itu dari sekali menang, tiga kali imbang, kemudian dua kekalahan.

  • Dunia Pers Vietnam Sindir Pemain Naturalisasi kemudian Lokal Gagal Loloskan Timnas Indonesia U-20

    Dunia Pers Vietnam Sindir Pemain Naturalisasi kemudian Lokal Gagal Loloskan Timnas Indonesia U-20

    Ligapedianews.com – Timnas Indonesia U-20 harus mengubur mimpi merekan untuk meraih penghargaan juara di tempat Piala Asia U-20 2025 setelahnya menelan kekalahan 1-3 dari Uzbekistan pada laga kedua penyisihan grup di area Stadion Shenzhen Youth Football Training Base Centre, Hari Minggu (16/2/2025). Kekalahan ini tidak ada belaka menghentikan langkah merekan di area kejuaraan ini, tetapi juga menghasilkan dia gagal lolos ke Piala Bumi U-20.

    Menanggapi hasil ini, media Vietnam pun melontarkan sindiran pedas. Melalui akun media sosial Instagram @thethao247_vn, merekan menulis: “Pemain muda naturalisasi serta pemain muda lokal tak mampu membantu Indonesia U20 ciptakan kejutan dalam turnamen AFC U20 Championship.”

    Komentar ini tentu sekadar sangat menohok bagi Timnas Indonesia U-20 juga para pendukungnya. Pasalnya, Skuad Garuda telah dilakukan melakukan berbagai persiapan, termasuk menaturalisasi beberapa pemain muda, untuk menghadapi kejuaraan ini.

    Tapi kenyataannya, Timnas Indonesia U-20 harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Piala Asia U-20 2025. Kegagalan ini tentu harus menjadi material evaluasi bagi pemain kemudian jajaran pelatih.

    Perlu ada evaluasi yang tersebut menyeluruh terhadap performa tim, baik dari segi taktik, teknik, maupun mental pemain. Selain itu, perlu juga ada perbaikan yang dimaksud signifikan agar Timnas Indonesia U-20 dapat meraih hasil yang tersebut lebih banyak baik di tempat masa depan.