Tag: Polda Metro Jaya

  • Seorang pria kehilangan motor usai ditodong di tempat Jakut

    Seorang pria kehilangan motor usai ditodong di tempat Jakut

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Seorang pria berinisial A kehilangan motor yang digunakan dipinjamnya usai ditodong dengan airsoft gun oleh dua pria tak dikenal di area Ibukota Indonesia Utara pada Hari Minggu (6/4).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi di tempat Jakarta, Rabu, menjelaskan, kejadian yang dimaksud terjadi di dalam Jalan Yos Sudarso tepatnya di dalam Pintu II Depo Pertamina Plumpang, Rawabadak Selatan, Koja, DKI Jakarta Utara.

    "Awalnya saksi berinisial A menggunakan kendaraan beroda dua motor milik KD, namun ketika pada Cempaka Putih, DKI Jakarta Pusat, para saksi diberhentikan oleh dua orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda gowes motor," katanya.

    Ade Ary menyebutkan para pelaku menuduh para saksi telah lama menganiaya atau mengeroyok saudara para terlapor lalu para saksi disuruh mengikuti para terlapor untuk memberikan kepastian kalau para saksi bukan bersalah terhadap tuduhan tersebut.

    "Namun ketika di dalam TKP, tiba tiba para terlapor berhenti lalu mengeluarkan senjata sejenis airsoft gun kemudian menodongkannya ke arah para saksi agar menyerahkan sepeda gowes motor," katanya.

    Setelah itu para saksi menyerahkan sepeda gowes motor yang disebutkan untuk para pelaku.

    "Atas perbuatan para pelaku, KD sebagai pemilik motor melaporkan ke pihak Kepolisian kemudian ketika ini kasusnya ditangani oleh Polres Metro Ibukota Indonesia Utara," kata Ade Ary.

  • Tewasnya wartawan pada Jakbar, Polisi temukan beberapa orang obat di dalam TKP

    Tewasnya wartawan pada Jakbar, Polisi temukan beberapa orang obat di dalam TKP

    Ligapedia.news Adanya memar pada bagian tubuh akibat lebam mayat

    Jakarta – Kepolisian menemukan banyak obat pada tempat kejadian perkara (TKP) di dalam kamar hotel tempat SW (33), manusia wartawan media online yang tersebut ditemukan tewas di tempat Hotel D'Paragon Kebon Jeruk, Ibukota Indonesia Barat, hari terakhir pekan (4/4) malam.

    "Beberapa obat ditemukan di dalam kamar korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi pada keterangannya dalam Jakarta, Minggu.

    Obat yang ditemukan, yaitu Promag (obat maag), Mycoral Ketoconazole (obat jamur), Rifampicin (antibiotik untuk menghindari juga mengobati penyakit akibat infeksi bakteri seperti Tuberkulosis), Viva White Clean juga Mask (pembersih muka).

    Ade Ary juga menjelaskan berdasarkan keterangan dari dokter yang melakukan autopsi tidaklah ditemukan tanda-tanda kekerasan, baik luka jeratan maupun luka sayatan. "Adanya memar pada bagian tubuh akibat lebam mayat," katanya.

    Namun Ade Ary menambahkan penyulut kematian masih mengawaitu hasil pemeriksaan toksikologi (mendeteksi lalu mengukur zat berbahaya atau racun di tubuh).

    Baca juga: Wartawan media online ditemukan tewas di area Hotel D'Paragon Kebon Jeruk

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi pada waktu ditemui dalam Jakarta, Mingguan (30/3/2025) (ANTARA/Ilham Kausar)

    Selain itu pemeriksaan histopatologi (pemeriksaan jaringan atau organ dalam bawah mikroskop untuk mendiagnosis penyakit).

    Seorang pria berinisial SW (33) yang dimaksud berprofesi sebagai wartawan media online ditemukan tewas di area Hotel D'Paragon Kebon Jeruk, Ibukota Indonesia Barat, pada hari terakhir pekan (4/4) malam.

    Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal Polres Metro Ibukota Indonesia Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengungkapkan bahwa pihaknya dengan segera mendatangi lokasi kejadian pada Hari Jumat (4/4) pukul 21.00 Waktu Indonesia Barat pasca mendapatkan laporan.

    "Kemarin kita ke TKP jam 21.00 WIB, setelahnya dapat laporan. Jenazah ditemukan dalam kamarnya sendiri (di Hotel D'Paragaon Kebon Jeruk). Hal ini jenazah orang (asal) Palu," kata Arfan pada waktu dihubungi dalam Jakarta, Hari Sabtu (5/4).

    Menurut Arfan, jenazah sedang pada proses autopsi di dalam Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Ibukota Timur. "Jenazah sudah ada di tempat Rumah Sakit Kramat Jati. Keluarga juga telah mempersilakan untuk dilaksanakan autopsi," kata Arfan.

  • Sesosok jasad wanita tanpa identitas ditemukan di area DKI Jakarta Utara

    Sesosok jasad wanita tanpa identitas ditemukan di area DKI Jakarta Utara

    Ligapedia.news saksi sedang membersihkan Kali Cengkareng

    Jakarta – Sesosok wanita tanpa identitas ditemukan tidaklah bernyawa di dalam Kali Cengkareng, Jalan Elang Laut, Kamal Muara, Penjaringan, Ibukota Utara pada Akhir Pekan (6/4).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi menyebutkan jasad wanita yang disebutkan pertama kali ditemukan dua saksi yaitu RH (56) lalu F (36).

    "Awal kejadian pada ketika saksi sedang membersihkan Kali Cengkareng kemudian meninjau sesosok mayat perempuan yang tersebut berada di tempat menghadapi tumpukan sampah," katanya di keterangannya, Senin.

    Menurut Ade Ary, pada waktu ditemukan jasad menggunakan pakaian kaos cokelat kemudian celana pendek bergambar Doraemon.

    "Selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk dilaksanakan visum et repertum," ucapnya.

    Atas kejadian yang disebutkan ketika ini kasusnya berada dalam ditangani Polsek Penjaringan Polres Metro Ibukota Indonesia Utara.

  • Kematian wartawan di dalam Jakbar, korban sempat diorderkan ambulans

    Kematian wartawan di dalam Jakbar, korban sempat diorderkan ambulans

    Ligapedia.news sudah ada tergeletak dan juga terlihat seperti sudah ada beberapa jam yang lalu meninggal dunia

    Jakarta – Subadria Nuka lalu Stein Siahaan yang tersebut merupakan Kuasa Hukum pemilik kemudian sopir ambulans berinisial SF dan juga Negeri Paman Sam yang tersebut mengangkut jenazah wartawan Situr Wijaya yang digunakan tewas di area hotel kawasan Kebon Jeruk, Ibukota Indonesia Barat, menyebutkan korban sempat minta diorderkan ambulans untuk diantar ke rumah sakit terdekat.

    "Kehadiran klien kami (SF juga AS) ke hotel yang disebutkan menghadapi adanya orderan dari individu wanita yang tersebut mengaku teman dekatnya korban kemudian mengaku bahwa jurnalis yang disebutkan sedang sakit lalu diminta dibawa untuk diantarkan ke rumah sakit terdekat pada Kebon Jeruk," kata Subadria di keterangannya yang digunakan diterima, Senin.

    Sementara itu Stein menjelaskan pada awalnya klien mendapat orderan ambulans melalui chat yang intinya memohonkan mengantarkan pasien dari hotel pada Kebun Jeruk menuju RS terdekat.

    "Sesampainya klien kami di dalam kamar hotel tersebut, terlihat kondisi Situr Wijaya sudah ada tergeletak juga terlihat seperti telah beberapa jam yang tersebut lalu meninggal dunia," ucapnya.

    Stein juga menjelaskan pada ketika di tempat hotel, perempuan yang tersebut mengorder ambulans yang dimaksud mengaku bahwa dirinya adalah teman jurnalis tersebut.

    Subadria juga menyebutkan menurut keterangan kliennya, pertama kali mengawasi Situr Wijaya secara kasat mata bukan ada luka sayatan kemudian informasi dari penyidik untuk hasil sementara belum ditemukan adanya dugaan kekerasan fisik.

    Subadria Nuka serta Stein Siahaan mendampingi saksi SF serta Negeri Paman Sam ketika pemeriksaan di dalam Polda Metro Jaya pada Hari Minggu (6/4) pukul 00.30 WIB.

    "Klien kami SF lalu Negeri Paman Sam menjadi saksi menghadapi Laporan Polisi LP/B/2261/IV/2025/SPKT/Polda Metro Jaya menghadapi dugaan langkah pidana pembunuhan yang dimaksud dilaporkan oleh kuasa hukum keluarga almarhum jurnalis yang digunakan berasal dari Palu, Sulawesi Tengah," kata Subadria.

    Sebelumnya Kuasa Hukum Situr Wijaya menyatakan kliennya meninggal dunia secara mendadak pada salah satu hotel di dalam Ibukota Indonesia pada Hari Jumat (4/4) diduga menjadi korban kekerasan berujung pembunuhan.

    "Kami sudah ada memasukkan laporan ke Polda Metro Jaya, tentang dugaan aksi pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud pada pasal 338 KUHP," kata Rogate Oktoberius Halawa, kuasa hukum keluarga Situr Wijaya, ketika dihubungi dari Palu, Hari Sabtu (5/4).

    Hal yang disebutkan tertuang pada Laporan Polisi nomor LP/B/2261/IV/2025/SPKT/Polda Metro Jaya.