Tag: Jakarta Timur

  • Bermacam-macam massa serang Polres Metro Jaktim, banyak kendaraan terbakar

    Bermacam-macam massa serang Polres Metro Jaktim, banyak kendaraan terbakar

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Berbagai massa menyerang Polres Metro Ibukota Timur (Jaktim) sehingga puluhan kendaraan terdiri dari mobil lalu sepeda gowes motor yang dimaksud terparkir di tempat depan gedung hangus terbakar, Hari Sabtu (30/8) dini hari.

    Berdasarkan pantauan ANTARA, pada waktu itu massa datang berbondong-bondong dan juga dengan segera melempari gedung polres dengan batu dan juga benda keras lainnya.

    Tindakan anarkis itu menciptakan situasi di area sekitar Markas Polres Metro Jaktim sempat mencekam.

    Pada Hari Sabtu pagi, Sekitar pukul 08.00 WIB, terlihat beberapa jumlah orang sedang mempereteli bangkai mobil yang digunakan terbakar.

    Beberapa pemulung kemudian warga sekitar mencopot pintu kendaraan lalu membawanya dengan menggunakan kendaraan beroda dua motor maupun gerobak.

    Salah satu warga yang mana ada pada lokasi, Mario (42), menceritakan kondisi di dalam depan Polres Metro Ibukota Indonesia Timur masih padat oleh warga yang mana menyaksikan sisa-sisa kerusuhan.

    "Tapi kalau massa aksi tidak ada ada, telah bukan kelihatan," ujar Mario.

    Dia juga mengungkapkan beberapa orang mobil dan juga truk pada halaman Polres sudah ada hangus terbakar.

    "Mobil polisi di area di beberapa hangus, pokoknya sudah hancur lah di area di sebanding massa," ucap Mario.

    Seperti diketahui, Polres Metro Jaktim menjadi salah satu titik penyerangan massa pada hari terakhir pekan (29/8) di malam hari hingga Hari Sabtu dini hari. Massa disebut melemparkan molotov berkali-kali ke area pada Polres Metro Jaktim.

    Selain Polres Metro Jaktim, ada lima Polsek pada DKI Jakarta Timur yang tersebut juga diserang massa, yakni Polsek Matraman, Makasar, Ciracas, Jatinegara lalu Cipayung.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih bersiaga untuk memverifikasi keadaan aman kemudian tak ada kerusuhan susulan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di tempat situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Memutus rantai penularan TBC dari rumah ke rumah

    Memutus rantai penularan TBC dari rumah ke rumah

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Di balik gemerlapnya Jakarta, ada sebuah kegiatan penuh faedah yang digunakan bergerak perlahan tapi pasti, yakni Kampung Siaga TBC.

    Kampung Siaga TBC adalah inisiatif akar rumput yang tersebut digerakkan tidak oleh para dokter berseragam putih, melainkan para ibu rumah tangga, kader kesehatan, lalu aparat lingkungan.

    Mereka menyatukan semangat pada langkah kecilnya, namun berpegang pada satu tujuan besar yakni Indonesia bebas TBC. Pergerakan ini lahir dari keyakinan simpel untuk melawan salah satu penyakit paling mematikan di area negeri ini.

    Perlawanan terhadap TBC bukanlah hanya saja dibebankan pada rumah sakit lalu puskesmas, melainkan penularan TBC sanggup dihentikan jikalau dimulai dengan mengetuk rumah-rumah warga.

    Program itu dilaksanakan di tempat salah satu Kampung Siaga TBC di dalam RW 06 Rambutan, Ibukota Indonesia Timur. Satu kampung dari 274 desa siaga lainnya yang digunakan tersebar di dalam kelurahan se-Jakarta.

    Di sana kita mampu menemukan wajah-wajah pahlawan tanpa tanda jasa yang dimaksud kerap disebut kader siaga TBC.

    Para ibu rumah tangga itu dilatih secara khusus untuk mengenali gejala TBC, memberikan edukasi untuk warga, mendampingi pasien pada pengobatan, bahkan memantau dengan segera melalui sarana lalu prasarana untuk menegaskan obat diminum tepat waktu.

    Setiap pagi, dia menyapa tetangga satu per satu, menanyakan kabar, serta secara perlahan membuka percakapan perihal batuk yang dimaksud tak kunjung sembuh, demam berkepanjangan, atau nafsu makan yang tersebut menurun.

    Mereka harus menyusuri gang-gang sempit, mengetuk pintu rumah warga satu per satu, mengedukasi, mendengarkan keluhan, hingga menyemangati pasien agar tetap saja taat pada penyembuhan yang digunakan panjang dan juga melelahkan.

    Senyum dia mungkin saja sederhana, tapi bagi pasien TBC, mereka menjadi salah satu penyambung harapan kemudian dukungan psikologis.

    "Lebih berbagai orang yang tersebut peduli, tambahan banyak juga orang dapat memahami pentingnya pencegahan dan juga pengobatan," kata salah satu kader Kampung Siaga TBC pada RW 06 Kampung Rambutan, Sulastri (41).

    Sulastri menilai, perjuangan para ibu tidak tanpa tantangan. Di beberapa wilayah, masih banyak warga yang mana menganggap TBC sebagai aib.

    Menurut dia, ibu rumah tangga memiliki kekuatan lebih tinggi sebagai figur yang tersebut akrab, dipercaya, juga dekat dengan warga. Mereka dapat masuk lewat empati, dengan pendekatan dari hati ke hati, kemudian menembus dinding stigma yang dimaksud tak sanggup ditembus oleh petugas resmi.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi buru pelaku tawuran dalam Jatinegara yang tersebut tewaskan satu orang

    Polisi buru pelaku tawuran dalam Jatinegara yang tersebut tewaskan satu orang

    LIgapedia.news DKI Jakarta – Polisi masih memburu pelaku tawuran remaja yang dimaksud mengakibatkan satu orang tewas di tempat pintu Tol Kebon Nanas Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, DKI Jakarta Timur, pada Hari Minggu (22/6) dini hari.

    "Pelaku tawuran masih terus kami selidiki, masih tahap penyelidikan pada waktu ini. Kami sama-sama jajaran terus melakukan proses pengejaran pelaku," kata Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono pada waktu dihubungi ANTARA di tempat Jakarta, Selasa.

    Samsono menyebut, pihaknya masih menghimpun bukti-bukti di dalam tempat kejadian perkara (TKP) lalu akan melakukan pemeriksaan saksi untuk mendalami perkara tawuran tersebut.

    "Petugas sedang menghimpun bukti-bukti dalam lapangan, masih penyelidikan. Karena pada waktu kita di area TKP tak ada barang bukti serta pelaku yang kami amankan," ujar Samsono.

    Hingga ketika ini, polisi sudah ada memeriksa dua saksi untuk mendalami persoalan hukum tawuran remaja bersenjata tajam di dalam pintu Tol Kebon Nanas.

    Dua saksi yang dimaksud merupakan orang yang digunakan menghadirkan korban meninggal dunia ke RS Premier Jatinegara.

    "Orang meninggal dunia lantaran tawuran diantar oleh dua orang ke RS Premier Jatinegara. Kemudian personel Polsek Jatinegara mengamankan orang yang mengantar ke Polsek Jatinegara tersebut," jelas Samsono.

    Samsono mengimbau orang tua agar lebih banyak memperhatikan anak-anaknya juga menjaga ketertiban juga keamanan penduduk (Kamtibmas) pada wilayah setempat, khususnya jangan sampai sang anak terlibat aksi tawuran.

    Berdasarkan data yang diperoleh, wilayah yang rawan tawuran di tempat DKI Jakarta Timur, antara lain, Kecamatan Cakung, Pasar Rebo, Duren Sawit kemudian Jatinegara.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Orang tua korban tawuran dalam Jaktim tolak autopsi

    Orang tua korban tawuran dalam Jaktim tolak autopsi

    LIgapedia.news DKI Jakarta – Orang tua korban yang meninggal akibat aksi tawuran remaja di dalam pintu Tol Kebon Nanas Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Ibukota Timur, pada Hari Minggu (22/6) dini hari menolak untuk diadakan autopsi untuk anaknya.

    "Orang tua korban bersedia menyebabkan surat pernyataan untuk tak diadakan autopsi luar maupun dalam," kata Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono ketika dihubungi ANTARA pada Jakarta, Selasa.

    Samsono menyebut, orang tua korban telah mengikhlaskan kematian anaknya akibat tawuran dalam Jatinegara tersebut. Bahkan, pihak keluarga berikrar untuk tiada menambah masa berlaku urusan ini ke pihak manapun.

    "Orang tua korban sudah ada mengikhlaskan berhadapan dengan kejadian yang dimaksud serta tak akan menuntut terhadap pihak manapun di kemudian hari," ujar Samsono.

    Pihak kepolisian kembali melakukan penyelidikan untuk mengetahui lebih banyak jelas kronologi aksi tawuran yang tersebut terjadi di tempat Jatinegara hingga menewaskan satu orang.

    Penyelidikan juga diadakan untuk mengetahui pasti keterlibatan atau peran korban yang tersebut meninggal pada tawuran tersebut.

    Sebelumnya, pihak kepolisian mengungkap ditemukan adanya empat luka bacok di dalam bagian tubuh sebelah kiri korban usai melakukan pengecekan terhadap korban tawuran itu di dalam Rumah Sakit Premier Jatinegara.

    "Ada luka bacok pada tubuh korban yang berada pada leher sebelah kiri, tangan sebelah kiri, jari tangan sebelah kiri, juga jari kaki sebelah kiri," ucap Samsono.

    Korban meninggal berinisial A (18) ini diketahui usai pihak kepolisian menerima laporan adanya tawuran di area pintu Tol Kebon Nanas DI Panjaitan.

    Samsono menjelaskan, pada Hari Minggu (22/6) sekitar pukul 03.30 Waktu Indonesia Barat pihaknya melakukan pengecekan dalam RS Premier Jatinegara serta mendapatkan temuan orang meninggal dunia oleh sebab itu tawuran.

    Lalu, sekitar pukul 04.00 Waktu Indonesia Barat personel Polsek Jatinegara berkoordinasi dengan petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Premier Jatinegara.

    Menurut keterangan petugas RS, dua orang mengantar korban sekitar pukul 02.10 Waktu Indonesia Barat juga segera diadakan tindakan medis dalam ruang IGD.

    Setelah dijalankan tindakan medis oleh petugas RS Premier Jatinegara orang yang dimaksud dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 02.35 WIB.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi tangkap pencuri motor di dalam Kramat jati

    Polisi tangkap pencuri motor di dalam Kramat jati

    LIgapedia.news Ibukota Indonesia – Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan beroda dua motor berinisial PKC (36) yang tersebut beraksi di tempat kawasan Kramat Jati, Ibukota Indonesia Timur, pada Mei 2025.

    Kapolsek Kramat Jati, Kompol Rusit Malaka ketika dikonfirmasi di dalam Jakarta, Selasa, mengatakan, pelaku mengakibatkan kabur sepeda gowes motor milik korban jenis matic dengan modus meminjam kunci motor dari korban (untuk meninggalkan mencari barang kebutuhan).

    "Pelaku meminjam motor korban, menggunakan kunci asli yang dipinjam dari pemiliknya (yang juga teman pelaku), tapi kunci tak dikembalikan dari pemiliknya. Pelaku mengambil motor tersebut," ujar Rusit.

    Setelah menerima laporan dari korban, lanjut Rusit, pihaknya bergerak cepat melakukan penyelidikan serta berhasil mengidentifikasi pelaku melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) dalam lokasi kejadian.

    Penangkapan dilaksanakan beberapa hari pasca laporan diterima oleh jajaran unit Reskrim Polsek Kramat Jati.

    "Berdasarkan barang bukti juga rekaman CCTV, Alhamdulillah dari pihak reskrim sudah ada bisa jadi menangkap pelaku dengan cepat," ucap Rusit.

    Meski telah menangkap pelaku, tapi pihak kepolisian belum mampu menemukan kendaraan beroda dua motor korban akibat sudah ada dijual melalui media sosial

    Menurut Rusit, pelaku mengirimkan kendaraan beroda dua motor korban seharga Rp3 jt serta uang hasil pelanggan dipakai untuk memenuhi keinginan sehari-hari.

    "Alasan pelaku mengedarkan motor oleh sebab itu untuk keinginan sehari-hari. Kami tetap memperlihatkan mengejar barang bukti tersebut," kata Rusit.

    Pihak kepolisian masih terus mendalami untuk menemukan kendaraan beroda dua motor korban yang tersebut telah dilakukan dijual pelaku. Barang bukti yang digunakan diamankan merupakan BPKP.

    Dia meyakinkan pelaku baru pertama kali ditangkap. "Pelaku ini bukanlah pemain lama, sebab masih pemula. Motornya juga dari kenalan dia. Masih ada unsur hubungan pertemanan atau kekeluargaan dengan korban," jelas Rusit.

    Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang langkah pidana pencurian dengan pemberatan lalu ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Terjerat judi online, kakak curi motor lalu tiga ponsel milik adiknya

    Terjerat judi online, kakak curi motor lalu tiga ponsel milik adiknya

    LIgapedia.news DKI Jakarta – Seorang kakak nekat mencuri motor lalu tiga buah telepon seluler (ponsel) milik adik kandungnya di dalam kawasan Kramat Jati, DKI Jakarta Timur, lantaran diduga terjerat judi online.

    "Pelaku yang mencuri motor dan juga tiga buah ponsel pada 16 Mei 2025 yang disebutkan miliki hubungan kekerabatan dengan korban. Pelaku merupakan kakak dari korban sendiri," kata Kapolsek Kramat Jati, Kompol Rusit Malaka ketika dikonfirmasi pada Jakarta, Selasa.

    Awalnya pelaku AH (24) meminjam uang terhadap adiknya. Namun, sang adik tak memberikan pinjaman hingga akhirnya AH nekat mengambil barang milik sang adik.

    "Jadi, awalnya pinjam uang, tapi ga dikasih sejenis adiknya. Secara diam-diam pelaku mengambil motor lalu tiga handphone, dibawa kabur," jelas Rusit.

    Rusit menyebut, pelaku AH (24) dilaporkan oleh adik kandungnya sendiri pasca melakukan pencurian itu. Sehingga aparat Satreskrim kepolisian Polsek Kramat Jati yang tersebut mendapatkan laporan dengan segera mengejar pelaku.

    "Pelaku kami tangkap pada Bandung, Jawa Barat selang beberapa hari. Jadi pelaku bersembunyi dalam rumah temannya," ucap Rusit.

    Hasil pencurian motor secara langsung dijual oleh pelaku di area media sosial seharga Rp6 jt juga uangnya habis begitu saja. Sehingga pihak kepolisian menduga adanya keterlibatan pelaku dengan judi online.

    "Kita masih dalami, kemungkinan pelaku ada terlibat judi online akibat secepat itu pelaku mengirimkan barang bukti dengan hasil pemasaran dengan segera habis. Kita masih tahap penyelidikan," kata Rusit.

    Berdasarkan pengakuan pelaku, beliau baru pertama kali melakukan pencurian lalu nekat untuk melancarkan aksinya di tempat lingkungan rumah keluarga.

    Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP tentang perbuatan pidana pencurian dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Satu tewas akibat tawuran bersenjata tajam dan juga bom molotov di tempat Jaktim

    Satu tewas akibat tawuran bersenjata tajam dan juga bom molotov di tempat Jaktim

    Ligapedianews.com Ibukota – Satu orang tewas akibat tawuran antarremaja yang menggunakan senjata tajam lalu bom molotov pada Jalan Raya Kampung Tengah, DKI Jakarta Timur, Mulai Pekan dinihari.

    "Korban meninggal termasuk pelaku tawuran juga dalam Jalan Raya Kampung Tengah pada Hari Senin dini hari," kata Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya pada waktu dikonfirmasi di area Jakarta.

    Wayan menyebutkan, tawuran yang disebutkan terjadi pukul 02.00 WIB. Jajaran Polsek Pasar Rebo secara langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan barang bukti yang ada pada lapangan.

    "Benar memang benar informasi tawuran Hari Senin dini hari, tepatnya kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB, TKP di area Jalan Tengah," ujar Wayan.

    Korban yang mana meninggal merupakan salah satu pelaku yang mana terlibat tawuran. Korban yang tersebut meninggal yang disebutkan secara langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, DKI Jakarta Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut lanjut.

    "Korban meninggal termasuk pelaku tawuran juga. Korban sementara berada di dalam RS Polri Kramat Jati," katanya.

    Video insiden yang disebutkan merebak di tempat media sosial Instagram @pokdarkamtibmas_cakungbarat yang memperlihatkan dua kelompok remaja saling melempar bom molotov dan juga menggunakan senjata tajam.

    "Tawuran dua kelompok remaja dalam sekitaran Jalan Raya Kampung Tengah, pada Hari Senin subuh, di rekaman video amatir dua kelompok saling serang dengan sajam juga molotov," tulis keterangan video tersebut.

    Dalam video itu juga terlihat satu orang tewas akibat terkena bacokan pada insiden aksi tawuran di dalam Jalan Raya Tengah.

  • Dinas Lingkungan Hidup DKI perkuat keberlanjutan Proklim 2025

    Dinas Lingkungan Hidup DKI perkuat keberlanjutan Proklim 2025

    Ligapedia.news Ibukota – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Ibukota terus menguatkan pembahasan keberlanjutan Rencana Kampung Iklim (Proklim) 2025 demi memitigasi pembaharuan iklim di tempat Jakarta.

    "Jadi, hari ini diadakan oleh RW 01 Pondok Bambu, DKI Jakarta Timur yang digunakan disponsori oleh Pertamina Retail. Ini adalah Focus Group Discussion (FGD) untuk mengamati bagaimana potensi-potensi semua pihak yang dimaksud bisa jadi membantu pemberdayaan warga di area tingkat RW, khususnya di dalam RW 01 yang digunakan pada waktu ini sedang di pengusulan menjadi calon lokasi proklim lestari," kata Ketua Sub Komunitas Pemberdayaan Komunitas Dinas LH DKI Jakarta, Susi Andriani.

    Susi menyatakan hal itu usai melakukan diskusi grup terfokus (Focus Group Discussion/FGD) di area Aula Dinas Lingkungan Hidup, Pondok Bambu, DKI Jakarta Timur, Senin.

    Nantinya, lanjut dia, pembahasan ini akan dilanjutkan usulan ke Wali Daerah Perkotaan Ibukota Timur kemudian akan diverifikasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup yang setiap tahunnya biasa dilaksanakan pada Mei.

    Untuk mewujudkan acara kampung iklim dalam RW 01 Pondok Bambu, terdapat beberapa bantuan yang diberikan Pertamina Retail seperti penyelenggaraan Kampung Eco Enzyme di area Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) kemudian bank sampah dalam RT 13 dan juga 14.

    Lalu, bantuan lampu energi surya sebanyak 12 unit, mesin press sampah plastik pada bank sampah, juga pelatihan pembuatan eco enzyme dan juga turunannya.

    "Ada juga pelatihan pilah sampah juga memulai pembangunan perekonomian sirkular. Mereka juga akan bantu membuatkan Gapura, jadi Gapura kurang lebih tinggi nanti bunyinya adalah Kampung Proklim Lestari, RW 01 Pondok Bambu," ucap Susi.

    Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Retail Ardi Widodo melakukan konfirmasi pihaknya akan terus memperkuat terwujudnya inisiatif kampung iklim dengan rekan grup Pertamina lainnya.

    Dalam FGD tersebut, Ardi mengatakan pihaknya akan menjembatani kegiatan proklim pada setiap RW di tempat DKI Jakarta Timur terhadap anak perusahaan lainnya, sehingga partisipasi Pertamina akan terus meluas demi menjaga lingkungan sekitar.

    "Kami akan coba komunikasikan terhadap anak perusahaan yang tersebut lain untuk melakukan hal yang mana sejenis seperti yang sudah ada diadakan Pertamina Retail untuk mengalokasikan anggaran CSR-nya untuk menggalang proklim," kata Ardi.

    Lebih lanjut, Ardi menjelaskan, untuk RW 01 Pondok Bambu ini pihaknya mengalokasikan Rp130 jt untuk seluruh kegiatan perwujudan acara kampung iklim.

    Mulai dari mesin press sampah plastik, lampu penerangan jalan berbasis solar, pengembangan taman dengan flora obat-obatan, pelatihan eco enzyme, kemudian pembekalan lainnya terkait lingkungan.

    "Nah, tinggal nanti masing-masing RW ini proposalnya yang tersebut diajukan seperti apa, kemudian juga ketersediaan anggaran dari masing-masing anak perusahaan untuk mengupayakan kegiatan tersebut," ucap Ardi.

    Turut hadir pada kegiatan yang disebutkan jajaran Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Sudin Lingkungan Hidup DKI Jakarta Timur, Wakil Camat Duren Sawit Sri Sundari, Ketua RW 01 Pondok Bambu Edi Suwito, dan juga warga RW 01 Pondok Bambu.

  • Pria berjaket ojol ditangkap pada waktu selundupkan narkoba ke Lapas Cipinang

    Pria berjaket ojol ditangkap pada waktu selundupkan narkoba ke Lapas Cipinang

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Seorang pria berjaket ojek online (ojol) ditangkap pada waktu menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 535,25 gram ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Ibukota Indonesia Timur.

    Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo mengatakan, petugas lapas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang haram yang disebutkan pada Hari Minggu (6/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

    "Keberhasilan yang disebutkan bermula dari kejelian dua petugas jaga yang mana mencurigai gelagat manusia pria berjaket ojek online di tempat area parkir," kata Wachid di area Jakarta, Jumat.

    Saat petugas menghampiri dan juga meminta-minta keterangan, namun pria yang disebutkan berupaya melarikan diri.

    Petugas jaga berhasil mengamankan kemudian mengakibatkan pria yang disebutkan ke Pos Pengawasan juga Pemeriksaan (Wasrik) untuk diperiksa lebih besar lanjut.

    Wachid menyebutkan, upaya menggagalkan penyelundupan sabu oleh manusia pria itu merupakan bukti konkret komitmen Lapas Cipinang di menjaga keamanan kemudian ketertiban lingkungan pemasyarakatan.

    Petugas Lapas Cipinang menegaskan pentingnya kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan. Pihak Lapas Cipinang juga terus menguatkan sistem deteksi dini, menerapkan pengawasan berlapis juga menjalin sinergi dengan aparat penegak hukum.

    Langkah ini selaras dengan 13 acara akselerasi Menteri Imigrasi serta Pemasyarakatan, Agus Andrianto pada memberantas peredaran narkoba juga segala bentuk kejahatan yang melibatkan narapidana.

    Lapas Cipinang berikrar menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang dimaksud aman kemudian bebas dari narkoba, juga mengupayakan pembinaan yang bermartabat.

    Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Sumaryo mengatakan, pihaknya dengan segera berkoordinasi dengan Polres Metro Ibukota Timur untuk proses hukum lebih lanjut lanjut.

    Barang bukti sudah diserahkan untuk Kepolisian juga pelaku dengan segera diamankan untuk proses penyidikan.

    "Penemuan ini menjadi bukti bahwa sistem pengamanan kami berjalan optimal juga responsif terhadap setiap kemungkinan ancaman," kata Sumaryo.

    Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Reserse Narkoba Polres Metro Ibukota Indonesia Timur, AKP Suminto menyebutkan, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    "Ancaman hukuman yang digunakan dikenakan adalah pidana mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun lalu paling lama 20 tahun," katanya.

  • Penyebab kematian pelajar UKI mengawaitu hasil autopsi

    Penyebab kematian pelajar UKI mengawaitu hasil autopsi

    Ligapedia.news Ibukota – Polres Metro DKI Jakarta Timur menegaskan, penyulut kematian peserta didik Universitas Kristen Indonesia (UKI) Kenzha Erza Walewangko (22) di area area kampus pada Selasa (4/3) harus menanti hasil autopsi.

    "Terkait dengan adanya berita-berita ramalan bahwa korban mengalami patah tulang serta luka-luka, penyelidik masih mengantisipasi hasil autopsi untuk mengungkap penyulut kematian," kata Kapolres Metro Ibukota Timur Kombes Polisi Nicolas Ary Lilipaly pada waktu dikonfirmasi di tempat Jakarta, Rabu.

    Nicolas menyebutkan, yang mana berhak memberikan keterangan terkait kondisi jenazah Kenzha merupakan seseorang ahli autopsi mayat atau ahli forensik.

    "Kami ingin meyakinkan bahwa faktor kematian korban dari manusia ahli yang tersebut berhak memberikan keterangan sesuai keahliannya dan juga bukanlah dari opini yang digunakan berprogres ataupun pernyataan prakiraan semata untuk umum dari pihak yang tersebut tak bertanggung jawab," katanya.

    Selain itu, Nicolas menjelaskan, alasan lambatnya pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) sebab berbagai yang harus dilaksanakan pemeriksaan.

    Nicolas mengatakan, pihaknya bukan ada niat untuk mengulur waktu pengungkapan tindakan hukum ini. Namun, proses penyelidikan secara ilmiah (Scientific Crime Investigation/SCI) untuk mengetahui lengkap kronologi kemudian sebab kematian memang benar membutuhkan waktu.

    "Agak lama di mengenai ini sebab pemeriksaan laboratorium forensiknya yang digunakan lama. Karena pemeriksaan digital forensik terkait dengan CCTV yang digunakan ada," katanya.

    Pemeriksaan tentang jaringan, histopatologi serta pemeriksaan tentang toksikologi. "Pemeriksaan terhadap DNA lalu pemeriksaan yang digunakan lain-lain. Itu yang mana menyebabkan hasilnya agak lama," katanya.

    Barang bukti yang dimaksud sudah ada diamankan antara lain patahan pagar besi, botol bekas minuman keras dan juga kamera pengawas (CCTV). Usai barang bukti lengkap, pihak Kepolisian akan memanggil para ahli untuk menjelaskan tindakan hukum kematian.

    Selain itu, Nicolas memastikan, proses penyelidikan yang dimaksud diadakan penyidik dilaksanakan secara transparan.

    "Proses penyelidikan ini kami lakukan secara transparan lalu akuntabel. Setiap langkah penyelidikan akan dipertanggungjawabkan secara hukum dan juga dilaksanakan untuk mengungkap kebenaran data dan juga fakta," ujar Nicolas.

    Sebelumnya, Polres Metro Ibukota Indonesia Timur menyebutkan total sebanyak 70 adegan ketika pra-rekonstruksi terkait tindakan hukum peserta didik UKI Kenzha Erza Walewangko (22) yang dimaksud ditemukan tewas di tempat area kampus pada Selasa (4/3) lalu.

    Adegan yang diperagakan pada pra-rekonstruksi hari ini melibatkan para saksi yang digunakan ketika itu berada di tempat tempat kejadian perkara (TKP) dan juga telah terjadi diperiksa polisi.

    "Pra-rekonstruksi yang tersebut diadakan sebanyak 50. Kalau penomorannya 50, tapi ada A, B, C. Jadi, kalau kami tadi hitung lebih tinggi dari 50, sekitar 70-an adegan yang mana terkait dengan perkara ini," katanya usai melakukan pra-rekonstruksi di dalam UKI, Cawang, Ibukota Indonesia Timur, Rabu (26/3).

    Proses pra-rekonstruksi berlangsung mulai pukul 13.50 Waktu Indonesia Barat hingga 17.15 WIB. Nicolas menyebutkan, pra-rekonstruksi ini merupakan salah satu tahap penyelidikan untuk menghimpun sekaligus meningkatkan kekuatan alat bukti lalu mengetahui apakah tindakan ini merupakan aktivitas pidana atau bukan.