berita viral

RI serta tujuh negara kecam serangan ke dua masjid pada Ramallah

Ibukota Indonesia – Indonesia, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki kemudian Uni Emirat Arab (UEA) mengutuk keras serangan terhadap Masjid Agung di desa Jiljilya dan juga Masjid Al-Farouq dalam desa Mazar’a al-Nubani, Ramallah utara.

Menurut pernyataan bersatu pada akun resmi X Kemlu RI yang dimaksud dipantau dalam Jakarta, Jumat, negara-negara itu mengutuk keras kekerasan yang mana terus berlanjut kemudian meningkat yang mana direalisasikan oleh tanah Israel terhadap Palestina di dalam Tepi Barat yang tersebut diduduki, di antaranya serangan ke dua masjid tersebut.

“Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap kesucian tempat ibadah juga web keagamaan, hukum internasional, diantaranya hukum humaniter internasional, dan juga resolusi PBB yang tersebut relevan,” menurut pernyataan tersebut.

Mereka menegaskan penolakan mutlak terhadap serangan-serangan tercela lalu tindakan ilegal negeri Israel yang mana terus berlanjut ke Wilayah Palestina yang mana diduduki yang mana memulai ketidakstabilan, kekerasan, kemudian ekstremisme dan juga merusak upaya internasional untuk mencapai perdamaian.

Para menteri luar negeri itu menganggap negeri Israel sebagai kekuatan pendudukan yang mana bertanggung jawab melawan serangan-serangan tersebut.

Para menteri kembali mendesak komunitas internasional untuk memenuhi tanggung jawab hukum serta moralnya dengan menekan tanah Israel agar menghentikan eskalasi ke Tepi Barat yang mana diduduki, mengakhiri praktik ilegal kemudian kekerasan pemukim, juga memverifikasi para pelaku dimintai pertanggungjawaban tanpa impunitas.

Mereka juga menegaskan dukungan penuh terhadap rakyat Palestina, termasuk hak yang digunakan sah kemudian tidaklah dapat dicabut untuk menentukan nasib sendiri juga mendirikan negara Palestina yang merdeka juga berdaulat berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Pernyataan itu juga menegaskan dukungan terhadap berubah-ubah upaya untuk mengakhiri pendudukan negeri Israel kemudian mewujudkan perdamaian yang digunakan adil, berkelanjutan, juga menyeluruh melalui solusi dua negara yang sejalan dengan hukum internasional, resolusi PBB terkait, lalu Inisiatif Kedamaian Arab.

Pada Rabu waktu malam (17/6), dua masjid di desa Jiljilya juga desa Mazar’a al-Nubani, Tepi Barat, Palestina, diserang oleh para pemukim Israel.

Menurut laporan Anadolu, pelaku membakar sebagian masjid dan juga menulis slogan-slogan berbahasa Ibrani di dalam dindingnya pada berada dalam meningkatnya serangan yang dimaksud berusaha mencapai kota-kota Palestina, tempat ibadah, tanah serta properti.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles