
Perkotaan Bandung – Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sebanding dengan bek timnas Irak Frans Putros setelahnya kontrak satu musim berakhir pada penghujung kompetisi Super League 2025/2026.
Deputi pimpinan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan, pada Bandung, Kamis menjelaskan kerja serupa yang dimaksud berakhir dikarenakan proses negosiasi yang dimaksud dijalankan kedua belah pihak belum menciptakan kesepakatan baru.
“Sejak masa kontraknya berakhir, kami sudah melakukan negosiasi ulang dengan pihak Putros. Namun, hingga langkah-langkah yang disebutkan selesai, kesepakatan baru belum dapat tercapai. Dengan penuh rasa hormat, Persib kemudian Frans Putros setuju untuk mengakhiri kebersamaan ini,” kata Adhitia.
Adhitia memandang Putros telah lama memberikan partisipasi penting pada keberhasilan grup meraih gelar kejuaraan juara Super League 2025/2026 sekaligus mencatatkan sejarah sebagai juara secara beruntun.
Pemain berusia 32 tahun itu juga tampil konsentris sepanjang musim sehingga kembali mendapat kepercayaan menguatkan timnas Irak yang tersebut tampil pada Piala Planet FIFA 2026 di dalam Kanada, Meksiko, juga Amerika Serikat.
Sepanjang kompetisi Super League 2025/26, Putros tampil pada 28 dari total 34 pertandingan yang mana dijalani Persib kemudian menyumbangkan satu gol bagi tim.
Adhitia menyampaikan apresiasi berhadapan dengan dedikasi yang mana sudah diberikan Putros selama berubah menjadi bagian dari Persib Bandung.
“Terima kasih melawan dedikasi, kerja keras, profesionalisme, serta partisipasi yang dimaksud sudah pernah diberikan selama berubah menjadi bagian dari keluarga besar Persib,” ujarnya.
Dia berharap pemain berdarah Irak-Denmark yang dimaksud dapat terus meraih kesuksesan pada perjalanan karier maupun hidup pribadinya di masa mendatang.
“Kami mendoakan semoga sukses selalu menyertai perjalanan karier serta hidup Anda dalam masa yang mana akan datang,” kata Adhitia.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



