
Ibukota Indonesia – Kepelatihan kepala grup esports Indonesia Richard Permana menyampaikan e-Football sebagai gim yang dimaksud paling berpeluang menyumbangkan medali emas bagi Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, berdasarkan data dan juga simulasi yang sudah pernah diwujudkan selama persiapan tim.
"Yang paling berpeluang menyumbang emas berdasarkan data kami adalah gim e-Football," kata beliau di Jakarta, Kamis.
Menurut Richard kesempatan yang disebutkan didukung karakteristik pertandingan e-Football yang digunakan berbeda dari kompetisi pada umumnya. Ditambah dengan format pertandingan di Asian Games yang mana menggunakan dua pertandingan, yakni laga pertama melalui perangkat mobile juga laga kedua menggunakan konsol.
Meski begitu, beberapa tantangan harus ditaklukkan guna merebut medali emas di gim tersebut.
Dia menjelaskan, format dua kali laga menghasilkan selisih gol bermetamorfosis menjadi sangat penting. Jika dua pasukan berbagi kemenangan pada dua laga, maka hasil keseluruhan akan ditentukan oleh agregat. Oleh sebab itu, setiap gol dapat memengaruhi potensi melaju dari fase grup.
Selain format pertandingan, tantangan muncul dari komposisi grup. Setiap grup e-Football hanya saja berisi tiga negara, sedangkan cuma peringkat pertama yang berhak melanjutkan perjalanan. Kondisi itu menciptakan kesalahan kecil berpotensi dengan segera mengakhiri prospek tim.
Richard mencontohkan, apabila Indonesi menang 3-0 pada pertandingan pertama, grup tiada boleh kalah 0-4 pada pertandingan kedua. Karena hasil yang dimaksud akan menciptakan Nusantara tersingkir lantaran kalah di perhitungan agregat.
Situasi semakin sulit sebab Nusantara berpotensi berada pada grup dengan negara yang mana miliki kekuatan berimbang. Salah satu kemungkinan yang disimulasikan adalah grup berisi Indonesia, China, dan juga Thailand. Dalam situasi seperti itu, Indonesi wajib tampil konsistensi sejak laga pertama.

Pelatih kepala itu menambahkan kelompok kepelatihan telah terjadi melakukan simulasi beragam komposisi grup juga skenario pertandingan. Indonesi mempunyai kesempatan besar apabila mendapatkan lawan dengan kualitas pada bawah skuad Merah Putih.
Namun, prospek itu kekal harus dihadapi dengan kewaspadaan oleh sebab itu sistem kompetisi sangat ketat.
Pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Nusantara mengikuti delapan nomor gim esports dengan target keseluruhan satu medali emas, tiga perak, serta empat perunggu. Total atlet yang dimaksud diberangkatkan banyaknya 33 orang.
Sementara itu, delapan gim yang dimaksud dihadiri oleh yakni Mobile Legends, Honor Of Kings, Identity V, Naraka BladePoint, Pokemon Unite, e-Football, Grand Turismo 7, dan juga PUBG Mobile.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



