berita terbaru

Nobar Maroko-Brasil, olahraga sambil kulineran di Tepian Sungai Kayan

Tanjung Selor, Kaltara – Sambil berolahraga juga kulineran, rakyat Kota Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) nonton bareng (nobar) laga Piala Global 2026 antara Maroko serta Brasil yang digunakan diselenggarakan oleh TVRI Stasiun Kaltara dalam kawasan Car Free Day (CFD) Tebu Kayan, Tepian Sungai Kayan Tanjung Selor, Mingguan pagi.

Bupati Bulungan, Syarwani yang tersebut juga mengambil bagian nobar pertandingan perdana Grup C antara Maroko serta Brasil, mengaku senang dan juga mengucapkan terima kasih untuk TVRI Stasiun Kaltara yang mana sudah pernah memfasilitasi rakyat Wilayah Bulungan nobar.

“Saya senang serta terima kasih terhadap TVRI menyelenggarakan nobar ini. Jadi di dalam samping kita berolahraga, kita juga sekaligus menikmati kuliner dalam Tepian Sungai Kayan,” ujarnya.

Syarwani berharap, event olahraga sepakbola empat tahunan ini bermetamorfosis menjadi bagian juga wadah pemersatu rakyat Kota Bulungan, khususnya bagi pencinta sepakbola.

Bupati Bulungan juga berterima kasih sebab dengan adanya nobar, kawasan CFD Tebu Kayan semakin banyak juga para pelaku bisnis Usaha Mikro Kecil serta Menengah (UMKM) yang dimaksud berjualan kuliner juga sebagainya kecipratan rezeki.

“Dengan adanya nobar ini tentu berubah jadi bagian yang tersebut menggerakkan para entrepreneur UMKM Kota Bulungan. Mudah-mudahan selama piala dunia, setiap hari Hari Minggu terus dilaksanakan nobar hingga selesai piala dunia,” katanya.

Bupati Bulungan, Syarwani mengambil bagian nobar Piala Bumi 2026 antara Maroko kemudian Brasil di dalam Kawasan Tebu Kayan, Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Hari Minggu pagi (14/6/2026). (ANTARA/Agus Salam)

Syarwani dengan Ketua DPRD Bulungan, Riyanto kemudian beberapa pejabat instansi vertikal, baik provinsi kemudian kabupaten tampak hadir dan juga nonton hingga pluit panjang ditiup dengan skor imbang 1-1 antara Maroko serta Brasil.

“Sebenarnya ke antara Maroko lalu Brasil bukanlah unggulan saya, lantaran memang benar ada satu negara yang mana insya Allah prediksi saya bisa jadi tampil minimal di partai final Piala Global Tahun 2026,” ujarnya.

Dia berharap nanti pada waktu tim unggulannya bermain, TVRI juga menyiarkan secara langsung lalu nobar lagi.

“Kita tunggu nanti, kita nonton bersama-sama, mudah-mudahan TVRI dapat menyiarkan secara dengan segera juga melalui kegiatan nobar yang mana dilaksanakan. Kalau saya prediksi Portugal,” katanya.

Salah manusia pengusaha perusahaan UMKM jajanan lokal ke Kawasan Tebu Kayan mengaku senang dengan adanya nobar piala planet oleh TVRI, selain bisa saja sambil menonton, dagangannya juga laris manis.

“Alhamdulillah nobar piala bumi menyebabkan berkah dengan banyaknya dagangan saya yang dimaksud laku. Mudah-mudahan Akhir Pekan depan ada lagi nobar di Tebu Kayan,” ujar Sinta, penjual kue-kue tradisional di Tebu Kayan.

Sementara itu, Agung, pengunjung yang digunakan berolahraga sambil kuliner senang ada nobar yang tersebut diselenggarakan TVRI secara gratis di dalam Tepian Sungai Kayan.

“Keren ini lantaran nobarnya di kawasan Tebu Kayan, jadi bisa saja sambil kulineran dan juga olahraga dengan menikmati aktivitas rakyat pada Sungai Kayan,” kata warga Tiga Tawai, Tanjung Selor Hilir ini.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles