otomotif

Mitsubishi akan kembangkan robot humanoid untuk bantu bangun mobil

Ibukota Indonesia (ANTARA) – Mitsubishi telah mengesahkan perjanjian kerja identik dengan sebuah perusahaan rintisan teknologi guna mengembangkan robot humanoid untuk membantu memulai pembangunan mobil di dalam pabrik-pabriknya.

Siaran Carscoops pada Hari Sabtu menyebutkan bahwa Mitsubishi menggandeng Highlanders, perusahaan rintisan yang tersebut bermula dalam Universitas Tokyo, guna memulai pembangunan robot-robot yang tersebut disiapkan untuk menghadapi kesulitan kekurangan tenaga kerja dalam Jepang.

NHK World mewartakan bahwa ​​​​​​​Mitsubishi bertujuan memulai produksi massal robot-robot yang disebutkan ke pabriknya di dalam Kyoto paling cepat tahun depan. 

"Kami bertujuan untuk mendirikan fondasi sektor baru di dalam mana manusia lalu robot bekerja bersama," kata direktur utama Mitsubishi Motors, Kato Takao.

Menurut siaran Carscoops, ​​​​​​​Mitsubishi telah lama berinvestasi ke Highlanders tetapi belum mengungkapkan jumlah agregat pembangunan ekonomi maupun kepemilikan sahamnya di dalam perusahaan rintisan tersebut.

Alih-alih membeli mesin dari pemasok luar seperti yang digunakan dilaksanakan oleh BMW ke Amerika Serikat, Mitsubishi ingin mengembangkan robot dengan Highlanders kemudian akan merakitnya sendiri.

Perusahaan berencana memanfaatkan bangunan-bangunan yang dimaksud kosong pada pabrik miliknya ke Kyoto untuk mengembangkan kemudian merakit robot.

Mitsubishi berusaha mencapai kapasitas produksi prasarana itu bisa saja sampai 1.000 unit per bulan.

Robot-robot yang dimaksud dilengkapi kecerdasan artifisial nantinya akan digunakan untuk pekerjaan seperti mengangkut komponen kemudian merakit mesin.

Kalau berkinerja baik, maka perusahaan akan mempertimbangkan untuk mengedarkan robot-robotnya terhadap produsen lain.​​​​​​​

Baca juga: Mitsubishi gandeng Nissan kembangkan pikap baru

Mitsubishi menyampaikan bahwa perusahaan berupaya memulai pembangunan fondasi lapangan usaha di mana "manusia serta robot bekerja bersama."

"Kolaborasi kami dengan Highlanders merupakan sebuah tantangan yang dimaksud bertujuan memulai pembangunan fondasi bidang baru di dalam mana manusia serta robot bekerja bersama,” kata Kato Takao.

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi itu memberi Mitsubishi Motors kesempatan berharga untuk memperdalam keahlian teknologi lalu industri pada bidang robotika humanoid.

"Dengan memanfaatkan robot humanoid pada sarana manufaktur kami sendiri lalu memperkuat produksi barang Highlanders, kami bertujuan memanfaatkan hasil kolaborasi ini untuk menyokong perkembangan kami lalu meningkatkan nilai perusahaan," katanya.

Ia menambahkan bahwa rantai pasokan yang mana sudah ada ada di sektor otomotif dapat menyokong pengembangan robot, menunjuk berubah-ubah jenis pekerjaan dalam lini produksi seperti pengelasan hingga logistik sebagai bukti "potensi besar" yang tersedia di dalam masa depan.

Baca juga: BMW uji coba robot humanoid di dalam pabrik mereka

Baca juga: Honda kerahkan robot untuk bantu produksi Ye P7 dalam China
 

Related Articles