berita terbaru

Mentan RI serta Rusia bahas pembangunan ekonomi gula hingga ekspor CPO

Ligapedia.news Hubungan kita meningkat terus. Saya mengawasi sejumlah kemajuan dalam berbagai sektor. Perekonomian membaik, kerja serupa semakin luas dan juga produktif

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman dengan Mentan Federasi Rusia Oksana Nikolaevna Lut mendiskusikan penanaman modal gula hingga ekspor Crude Palm Oil (CPO) di rapat bilateral di dalam St. Petersburg, Rusia.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pertanian RI diterima di area Jakarta, Kamis, disebutkan, pada jadwal pembicaraan, kedua menteri mengkaji beberapa orang hal strategis.

Pertama peningkatan pembangunan ekonomi pada sektor gula melalui kemitraan Indonesia-Rusia, kedua, peningkatan besar ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia ke bursa Rusia, dan juga ketiga rencana pembangunan bidang pupuk dengan sebagai bagian dari kerja mirip ketahanan pangan.

Keempat, membuka akses untuk impor daging dari Rusia ke Indonesia, juga kelima penguatan kerja serupa teknis kemudian riset pertanian berbasis teknologi.

Pertemuan yang disebutkan turut disaksikan segera Presiden Federasi Rusia Vladimir Presiden Rusia serta Presiden RI Prabowo Subianto. Hal itu menguatkan arahan bahwa kerja mirip di tempat sektor pertanian menjadi salah satu pilar penting pada hubungan bilateral kedua negara.

Presiden Vladimir Pemimpin Rusia di konferensi kenegaraan yang dimaksud diselenggarakan pada Istana Konstantin, St. Petersburg, Kamis (19/6), menyatakan komitmen Rusia untuk memperluas kerja mirip strategis dengan Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk pertanian, eksplorasi luar angkasa, energi, serta pertahanan.

“Kami berbagai mengembangkan kerja sejenis dalam bidang pertanian, penjelajahan luar angkasa, energi, juga militer lalu teknis. Ada berbagai potensi juga kami mempunyai kapasitas untuk berprogres bersama,” ujar Presiden Putin.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan juga Rusia terus menunjukkan tren positif juga penuh potensi, khususnya di dalam bidang ekonomi.

"Hubungan kita meningkat terus. Saya meninjau banyak kemajuan pada berbagai sektor. Perekonomian membaik, kerja serupa semakin luas dan juga produktif,” kata Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian Federasi Rusia Oksana Nikolaevna Lut secara resmi mengundang Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman untuk melakukan kunjungan khusus ke Rusia pada bulan Oktober 2025.

Undangan itu disampaikan segera di konferensi bilateral antara kedua Presiden yang mana didampingi masing-masing menteri pendamping pada Istana Presiden Putin.

Undangan resmi untuk Menteri Pertanian RI menjadi simbol keseriusan kedua negara di menguatkan kemitraan strategis dalam sektor pangan, dan juga membuka prospek lebih besar besar bagi pelaku bisnis pertanian kedua negara untuk saling terhubung kemudian berkembang.

Kunjungan Mentan Amran ke Rusia pada Oktober 2025 mendatang diharapkan menjadi kesempatan untuk menindaklanjuti komitmen kerja sebanding konkret yang dimaksud sudah pernah dibahas, sekaligus membuka jalan bagi pembangunan bidang pertanian yang mana lebih lanjut kuat lalu berkelanjutan.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di area situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles