olahraga

Indonesi awali Princess Cup 2026 dengan tundukkan Australia 3-0

DKI Jakarta – Tim nasional voli putri U-18 Indonesia membuka kiprah ke Kejuaraan Voli Putri U-18 Asia Tenggara Est Cola “Princess Cup” ke-23 tahun 2026 dengan kemenangan melawan Australia 3-0 (25-20, 26-24, 25-19) di dalam Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa.

"Sejauh ini para atlet memulai laga dengan cukup bagus, meskipun ada beberapa momen pada mana grup Indonesia kehilangan poin secara beruntun. Itu wajar oleh sebab itu ini pertandingan internasional pertama bagi beberapa atlet," ujar asisten ahli timnas voli putri U-18 Negara Indonesia Bobby Ade Setiawan pada keterangan resmi yang dimaksud diterima di dalam DKI Jakarta pasca pertandingan usai.

Kemenangan yang dimaksud berubah menjadi modal penting bagi skuad muda Nusantara yang mana tampil ke Grup A, terlebih sebagian besar pemain baru menjalani pengalaman pertama berlaga dalam level internasional.

Bobby menjelaskan, dari komposisi pemain yang tersebut dibawa, semata-mata Tina Aira serta Venisa yang mana sebelumnya telah terjadi memiliki pengalaman tampil ke turnamen internasional. Sementara pemain lainnya baru pertama kali merasakan atmosfer pertandingan pada luar negeri.

Meski demikian, Bobby mengapresiasi respons para pemain yang terus mampu menjaga fokus lalu menyelesaikan pertandingan pada tiga set langsung.

"Syukur di awal pertandingan diberi kelancaran kemudian kemenangan sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri atlet pada pertandingan selanjutnya," ujar Bobby.

Indonesia sempat mendapat tekanan ketat dari Australia, teristimewa pada set kedua saat pertandingan harus ditentukan hingga deuce. Namun, skuad Merah Putih mampu mengundurkan diri dari dari situasi sulit juga merebut set yang disebutkan dengan skor 26-24.

Hasil itu menghasilkan Indonesi membuka prospek positif untuk bersaing pada Grup A Princess Cup 2026.

Pada pertandingan berikutnya, Nusantara akan menghadapi Hong Kong, sedangkan Australia dijadwalkan menantang tuan rumah Thailand pada Rabu (24/6).

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles