
DKI Jakarta (ANTARA) – Horse Powertrain, anak perusahaan dari dua perusahaan patungan Geely dan juga Renault memperkenalkan sistem penggerak pulg-in hybrid (PHEV) terbaru yang digunakan dirancang khusus untuk kendaraan off-raod dengan kemampuan menciptakan torsi hingga 4.9200 Nm.
CarnewsChia pada Kamis (3/9) waktu setempat, melaporkan bahwa sistem yang tersebut diberi nama 3DHT200 itu akan mengintegrasikan 13 komponen di satu unit juga akan digunakan pertama kali ke kendaraan SUV berukuran besar yakni Geel galaxy cruiser 700.
Pada 3DHT200, Horse Powertrain menggabungkan dua motor listrik dengan transmisi hybrid tiga percepatan.
Motor P1 mempunyai daya 110 kW lalu berfungsi sebagai starter sekaligus generator, sedangkan motor P3 memunculkan daya 230 kW untuk memberikan traksi utama kendaraan.
Baca juga: Renault Megane E-Tech Electric 2026 dirilis, jangkauan hingga 500 km
Sistem yang dimaksud membantu tiga mode penggerak, yakni EV murni, hybrid seri, juga hybrid paralel.
Konfigurasi ini memungkinkan sistem menyesuaikan sumber tenaga berdasarkan situasi berkendara, salah satunya keperluan torsi besar pada kecepatan rendah pada waktu melintasi medan berat.
Angka 4.920 Nm berubah menjadi salah satu aspek paling menawan dari teknologi tersebut.
Namun, bilangan itu merupakan torsi yang tersedia dalam roda pasca melalui sistem transmisi dan juga reduksi, tidak torsi yang dimaksud dihasilkan segera oleh mesin pembakaran.
Horse Powertrain menyampaikan 3DHT200 dikembangkan untuk permintaan kendaraan off-road dan juga mampu mengupayakan kemampuan menanjak hingga kemiringan 45 derajat.
Sistem yang dimaksud juga diklaim mempunyai ukuran sekitar 10 persen lebih tinggi ringkas, dibandingkan rancangan konvensional berkat integrasi berubah-ubah komponen pada satu unit.
Baca juga: Renault perkuat integrasi rantai pasok China demi jualan global
Teknologi yang dimaksud akan berubah menjadi bagian dari sistem penggerak Geely Galaxy Cruiser 700. SUV ini dikembangkan dengan konfigurasi elektrifikasi berperforma tinggi lalu mempunyai tenaga sistem yang digunakan disebut mencapai 830 kW atau sekitar 1.113 PS.
Dengan kombinasi motor listrik serta transmisi hybrid tiga percepatan, teknologi 3DHT200 menunjukkan arah pengembangan PHEV yang tiada semata-mata mengejar efisiensi materi bakar, tetapi juga kemampuan menghadapi medan berat.
Kehadiran sistem yang dimaksud juga memperlihatkan bagaimana teknologi hybrid mulai diarahkan untuk memenuhi permintaan kendaraan, dengan karakter penyelenggaraan yang digunakan tambahan ekstrem, salah satunya SUV berkemampuan off-road.
Baca juga: Geely pembelian 26,4 persen saham Renault Brazil
Baca juga: Renault konfirmasi nama "Filante" untuk SUV kelas berhadapan dengan baru
Baca juga: Geely siapkan sel "solid-state" baru, bisa saja tambah jarak tempuh EV



