
Ibukota Indonesia – Garudayaksa FC memilih tak terburu-buru melengkapi kuota pemain asing pada pasukan untuk bersaing sebagai regu debutan atau pemasaran di Super League 2026/2027.
"Kami sebenarnya punya banyak pilihan (pemain asing untuk dikontrak), tetapi kami tidaklah mau membeli pemain yang dimaksud di tanda petik seperti memilih kucing di karung," kata pimpinan Garudayaksa FC Muhamad Reza Anugrah di acara "Peluncuran Sponsorship Utama dan juga Jersey Baru oleh Zentara kemudian Garudayaksa" ke Jakarta, Jumat.
Garudayaksa pada waktu ini mempunyai sebanyak-banyaknya tujuh pemain asing atau masih mampu menambah empat pemain sesuai dengan regulasi pemain asing dalam Super League yang digunakan memperbolehkan maksimal 11 pemain asing per tim.
Reza menjelaskan kebijakan manajemen untuk menambah pemain asing disesuaikan dengan pertimbangan pelatih. Juru taktik Garudayaksa ketika ini, Milos Joksic, kata dia, merupakan sosok yang sangat detail pada memilih pemain.
"Jadi kalau bicara belum komplit, sebenarnya tidaklah apa-apa. Kami balik lagi lantaran kami pasukan baru di Super League, jadi kami ingin benar-benar mempunyai kelompok yang dimaksud solid," katanya.
Pelatih Milos Joksic menyatakan pihaknya memilih pemain asing dengan sangat hati-hati kemudian membutuhkan waktu yang digunakan relatif lama dikarenakan Garudayaksa merupakan pendatang baru di dalam liga kasta tertinggi Indonesia.
"Kami baru di liga ini, lalu saya pun datang terlambat. Tetapi ya, pemain asing kami belum lengkap, namun minggu depan akan segera lengkap," katanya.
Ia menjelaskan bahwa manajemen grup sudah mendapatkan beberapa pemain yang digunakan sangat bagus. Ia pun percaya para pemain yang disebutkan dapat memberikan partisipasi positif sehingga instruktur dengan syarat Serbia itu meyakini kompetisi Super League mendatang akan menjadi musim yang dimaksud baik bagi Garudayaksa.
Setelah mengundurkan diri dari sebagai juara Championship 2025/2026, Garudayaksa FC saat ini bersiap menjalani debut sebagai grup penawaran dalam Super League 2026/2027.
Tim yang tersebut bermarkas di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, yang dimaksud akan menjalani laga perdana pada Hari Minggu (6/9) dengan bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, untuk menghadapi tuan rumah Java United.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



