
DKI Jakarta – Erupsi Gunung Anak Krakatau mengubah rute gelombang awal keberangkatan Kontingen Nusantara menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelahnya operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta terganggu akibat sebaran abu vulkanik.
Sekitar 32 anggota kontingen yang terdiri melawan atlet bola basket, anggar, dan juga anggota regu Chief de Mission (CdM) harus mengalihkan perjalanan melalui Surabaya agar permanen dapat bertolak menuju Negeri Sakura sesuai jadwal setiap cabang olahraga.
"Kami dari CdM dengan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Direktur Angkutan Udara, di antaranya dengan maskapai internasional," kata CdM Tim Negara Indonesia Todotua Pasaribu pada keterang di Jakarta, Senin.
"Malam ini kami kirim teman-teman atlet ke Surabaya, kemudian sesuai jadwal mereka terbang ke Singapura juga dilanjutkan ke Nagoya di malam hari ini," kata beliau menambahkan.
Rombongan yang disebutkan semula dijadwalkan berangkat dari Soekarno-Hatta menuju Singapura sebelum melanjutkan penerbangan ke Jepang.
Namun, sebaran abu vulkanik Anak Krakatau menghasilkan Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara sehingga CdM harus menyiapkan jalur alternatif bagi kontingen yang mana mulai memasuki periode keberangkatan menuju Asian Games.
AirNav Negara Indonesia pada Mulai Pekan menambah masa berlaku penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat akibat sebaran abu vulkanik Anak Krakatau. Status operasional penerbangan terus diperbarui berdasarkan perkembangan keadaan ruang udara serta pertimbangan keselamatan.
Situasi yang dimaksud berjalan pada saat gelombang awal Kontingen Tanah Air mulai melakukan aksi menuju Jepang.
Tim nasional bola basket putra bermetamorfosis menjadi cabang pertama yang dimaksud dijadwalkan bertolak pada 7 September lantaran sudah ada harus menjalani pertandingan Asian Games mulai 10 September, sembilan hari sebelum upacara pembukaan.
Todotua menyatakan CdM terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik lalu keadaan penerbangan oleh sebab itu inovasi dapat berpengaruh terhadap keberangkatan cabang olahraga lainnya pada beberapa hari ke depan.
Sebagai langkah antisipasi, CdM menyiapkan sebagian bandara alternatif, antara lain Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta di dalam Kulon Progo, dan juga Surabaya.
"Kami akan terus monitor di beberapa hari ke depan. Kami berharap aktivitas erupsi ini makin rendah juga bisa jadi dikendalikan," kata Todotua.
Tim anggar berubah jadi salah satu rombongan yang terdampak inovasi tersebut. Mereka dialihkan melalui rute Surabaya-Singapura-Tokyo.
Setibanya dalam Jepang, kelompok anggar dijadwalkan menjalani pemusatan latihan ke Tokyo sebelum melanjutkan persiapan menuju pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya.
Todotua menegaskan pembaharuan perjalanan berubah jadi salah satu tantangan nonteknis yang tersebut harus diantisipasi agar tak mengganggu konsentrasi atlet pada fase akhir persiapan.
"Kami terus melakukan mitigasi dengan teman-teman cabang olahraga lalu team manager. Pekerjaan kami adalah meyakinkan seluruh permintaan nonteknis dapat diantisipasi, sehingga teman-teman atlet kekal bisa saja fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan," kata Todotua.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober, walau beberapa orang cabang mulai dipertandingkan sebelum upacara pembukaan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



