olahraga

Daigo Higa diuji kekuatan KO Masuda untuk rebut juara bumi WBA

Ibukota – Mantan juara bumi Daigo Higa akan diuji pendatang baru dengan kekuatan knockout (KO) dahsyat Riku Masuda untuk perebutan sabuk juara bumi kelas bantam (53,5kg) World Boxing Association (WBA) dalam Tokyo, Jepang, 20 Juli.

"Higa juga Masuda akan bertemu pada pertarungan sesama petinju Jepun yang mana berisiko membesar juga menjanjikan pertunjukan spektakuler," demikian pernyataan WBA di laman resminya yang tersebut dipantau ke Jakarta, Jumat.

Higa datang dengan menghadirkan rekam jejak sebagai mantan juara globus kelas terbang (50,8kg) World Boxing Council (WBC) lalu pengalaman teruji di pertarungan yang digunakan juga membuka kesempatan merebut peringkat juara bola lainnya.

Petinju dengan syarat Okinawa berusia 30 tahun itu telah terjadi mendirikan reputasinya melalui penampilan yang mana mendebarkan kemudian memasuki pertarungan mendatang pasca hasil imbang berturut-turut berjuang melawan lawan-lawan elit seperti Seiya Tsutsumi juga Antonio Vargas.

Dengan rekor 21 kemenangan (19 KO), tiga kekalahan, serta tiga seri, Higa bertekad untuk merebut kembali penghargaan juara dunia.

Ia diperkirakan tampil dengan tekanan konstan sejak bel pembukaan, mengelak jab Masuda dengan aksi tubuh bagian atas, juga menggunakan hook andalannya ke tubuh di upaya untuk menyeret lawannya yang digunakan tambahan muda ke di pertukaran pukulan jarak dekat.

Di seberang ring akan ada Riku Masuda yang tersebut akan memasuki pertarungan terbesar di karirnya dengan kesempatan yang dimaksud lebih tinggi kemudian status sebagai favorit berkat kekuatan pukulannya yang digunakan dahsyat.

Petinju kidal yang mana bertenaga itu mendapatkan kesempatan merebut gelar kejuaraan dengan kemenangan KO spektakuler berhadapan dengan mantan juara legendaris Nonito Donaire pada pertandingan eliminasi peringkat WBA.

Dengan rasio KO yang luar biasa sebesar 90 persen pada rekornya 10 kemenangan (sembilan KO) juga satu kekalahan, petinju berusia 20 tahun itu akan berupaya mendikte tempo pertandingan dengan pukulan jab yang digunakan panjang kemudian akurat.

Petinju asa Hiroshima itu akan memanfaatkan potensi serangan balik yang digunakan tajam, dan juga menggunakan usia mudanya, jangkauan, lalu kekuatan eksplosifnya untuk menetralisir tekanan Higa.

Bagi Masuda, rencananya jelas yaitu menjaga disiplin, mengendalikan jarak, lalu menjauhi terlibat di baku pukul ke jarak dekat.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles