berita terbaru

Coach Mochizuki tekankan pemahaman teknis mendekati kualifikasi

Ligapedia.news DKI Jakarta – Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menegaskan bahwa fokus utama di pemusatan latihan mendekati Kualifikasi Piala Asia Putri 2025 adalah mendirikan pemahaman teknis serta kesiapan menghadapi tekanan pertandingan lewat latihan game situation.

Menurut instruktur selama Jepun itu, aspek teknis serta simulasi pertandingan penting untuk membantu pemain terbiasa mengambil langkah cepat serta tepat di dalam sedang dinamika laga.

"Jadi kalau saya mementingkan teknik kemudian situasi permainan agar pemain terbiasa pada pertandingan juga dihadapkan dengan situasi-situasi yang tersebut sanggup diambil tindakan sendiri lalu meningkatkan kualitas pemainnya," kata instruktur Mochizuki sebelum menjadi pemimpin latihan regu di tempat Jakarta, Jumat.

Latihan juga menjadi sarana adaptasi bagi pemain baru juga lama yang tersebut pada saat ini tergabung pada satu skuad

Mochizuki menyampaikan komunikasi pada di kelompok cukup baik serta jadi modal penting pada membentuk kekompakan.

Salah satu penyegaran pada skuad datang dari para pemain timnas U19, yang tersebut baru semata menyelesaikan kejuaraan Piala AFF U19 dengan torehan peringkat ketiga.

Beberapa nama seperti Nasywa Zetira Rambe dan juga Fani Supriyanto sudah ada mulai bergabung, sementara pemain lain akan menyusul pada beberapa hari ke depan.

"Pastinya merekan berhaasil meraih peringkat tiga di area turnamen, kemudian mereka itu punya kepercayaan diri, kemudian semoga dengan kepercayaan diri berhadapan dengan pencapaian merek ini sanggup berpengaruh pada tim," ucap pria selama Negeri Sakura itu.

Meski persaingan dalam regu utama ketat, Mochizuki masih membuka prospek bagi pemain muda untuk masuk ke skuad inti.

Dengan waktu persiapan sekira 10 hari tersisa, ia berharap chemistry kelompok semakin terbentuk jelang laga perdana melawan Kirgistan pada 26 Juni mendatang.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles