
China (ANTARA) – Chery Omoda C9 terbaru telah lama diluncurkan, dipasarkan dengan nama Yaoguang pada bawah sub-merek Exeed di China.
Menurut siaran CarNewsChina pada Mingguan (24/5), SUV berukuran menengah ini ditawarkan dengan pilihan mesin berbahan bakar bensin turbo 2,0 liter dan sistem plug-in hybrid vehicle (PHEV) turbo 1,5 liter.
Jarak tempuh listrik Chery Omoda C9 PHEV diklaim hingga 120 km berdasarkan standar China Light-duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Chery Omoda C9 terbaru dipasarkan dengan tarif mulai 124.900 yuan (sekitar Rp325 juta) sampai 139.900 yuan (kisaran Rp364 juta).
C9 pertama kali diperkenalkan pada 2023 sebagai SUV bermesin pembakaran internal murni. Varian PHEV-nya, C9 (Yaoguang) C-DM, diperkenalkan pada 2024.
Chery Omoda C9 tahun 2027 mencakup model Night Edition bermesin pembakaran internal.
Paket kosmetik model mobil ini mencakup ban Michelin, kaliper rem dengan aksen merah, juga lapisan atap berbahan suede hitam. Peleknya juga mendapat sentuhan warna hitam smoky untuk meningkatkan kekuatan tampilan sporty.
Baca juga: Intip teknologi parkir otomatis canggih OMODA O7
Chery mengklaim sudah meningkatkan kualitas udara kabin sebagai bagian dari penyegaran interior Omoda C9, menyamakan bagian di mobil ini dengan "bar oksigen hutan."
Pabrikan menjamin kendaraan ini memenuhi standar "empat nol", yakni nol formaldehida, nol bau, nol alergen, juga nol benzena.
Zat-zat yang disebutkan merupakan komponen umum di Volatile Organic Compounds (VOC) yang banyak disebut sebagai "bau mobil baru."
Dalam aspek keselamatan, Chery menyatakan bahwa lebih tinggi dari 85 persen rangka sasis model Omoda C9 tahun 2027 menggunakan baja berkekuatan tinggi.
Pabrikan mengklaim atap C9 mampu menahan beban hingga 10 ton juga lebih lanjut tahan di mana terguling atau terbentur dengan kendaraan berat.
Baterai C9 C-DM juga diperbarui, sekarang menggunakan paket elemen penyimpan daya LFP "Rhino Cleaver" yang diklaim mampu bertahan lebih besar dari 5.000 siklus pengisian.
Selain itu, Chery mengumumkan sel-sel baterainya mampu bertahan dari deformasi ekstrem dan juga beberapa kali penetrasi serta tetap dapat melegakan daya secara normal meskipun rusak serta terendam air.
Baca juga: Chery rombak ruang pada Omoda C5 tambahan futuristik
Chery Omoda C9 atau Exeed Yaoguang C9 memiliki ukuran panjang 4.781 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.671 mm, lalu jarak sumbu roda 2.815 mm.
Mobil ini menggunakan suspensi McPherson strut pada depan kemudian multi-link dalam belakang.
Model Chery C9 2027 buatan China tidak ada lagi tersedia dengan opsi penggerak semua roda (AWD) atau suspensi yang dimaksud dapat disetel.
Mobil C9 berbahan bakar bensin menggunakan mesin turbo empat silinder 2,0 liter dengan tenaga 192 kW (257 hp), yang digunakan dipadukan dengan transmisi otomatis dual clutch (DCT) 7 percepatan.
Varian PHEV menggabungkan mesin turbo empat silinder 1,5 liter bertenaga 115 kW (154 hp) dengan motor listrik depan 150 kW (201 hp) yang digunakan dapat menghasilkan tenaga total 265 kW (355 hp).
Mobil varian PHEV sekarang menggunakan penyimpan daya LFP 19,5 kWh yang dimaksud memampukan kendaraan mencapai jarak tempuh listrik 120 km berdasarkan standar CLTC.
C9 C-DM juga mengupayakan pengisian daya cepat DC. Pengisian daya dari 30 persen berubah menjadi 80 persen hanya saja membutuhkan waktu 17 menit.
Lini Omoda milik Chery terbaru yang digunakan tersedia dalam Indonesia saat ini adalah Chery C5, yang digunakan dijual dengan nilai tukar berkisar Rp320 jt sampai Rp350 juta, serta Rp399,9 jt untuk varian hibrida (CSH).
Baca juga: BYD Atto 3 generasi baru hadir dengan pengisian daya cepat
Baca juga: Xiaomi luncurkan YU7 GT dengan nilai mulai sekitar Rp1 miliar



