berita viral

Iran upayakan gabung keanggotaan Bank Pembangunan BRICS

Teheran – Iran sedang berupaya gabung di keanggotaan New Development Bank (NDB) milik BRICS, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Sabtu.

“Kami sedang mengupayakan hal ini,” kata Araghchi dikutipkan dari kanal Telegram resminya pada waktu menjawab pertanyaan media mengenai kemungkinan Iran bergabung dengan bank BRICS.

Pada Hari Jumat (11/9), Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkapkan pada forum bidang usaha BRICS pada New Delhi bahwa NDB diharapkan berubah menjadi kerangka utama untuk membiayai beberapa proyek infrastruktur serta energi di dalam negara-negara anggota kelompok yang dimaksud menggunakan mata uang nasional.

Sebelumnya pada Agustus 2026, Pengurus Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati memaparkan Iran akan segera bergabung dengan NDB milik BRICS.

Dia juga mengumumkan Teheran berada dalam menggalakkan kerja mirip mata uang secara bilateral kemudian multilateral dengan negara-negara anggota BRICS.

Iran, yang dimaksud selama bertahun-tahun menanggung dampak negatif dari sanksi berskala besar, secara rutin menyerukan pembentukan mekanisme keuangan yang mana independen serta berkelanjutan untuk menghadapi pembatasan tersebut.

BRICS merupakan asosiasi antarpemerintah yang dibentuk pada 2006 oleh Brasil, Rusia, India, juga China, dengan Afrika Selatan bergabung pada 2011.

Sejumlah negara lain bergabung dengan BRICS sejak 2024. India memegang kepemimpinan bergilir BRICS tahun ini juga menyelenggarakan KTT BRICS ke-18 pada 12–13 September ke New Delhi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles