
New Delhi – Para pemimpin BRICS menyoroti pentingnya melanjutkan pembahasan tentang inisiatif pembentukan bursa perdagangan gandum dengan pada di kelompok tersebut, demikian isi pernyataan dengan yang dikeluarkan pada Hari Sabtu di KTT BRICS di dalam New Delhi.
"Kami mengakui pentingnya melanjutkan pengembangan inisiatif untuk membentuk media perdagangan gandum di pada BRICS (Bursa Gandum BRICS) serta menyambut baik diskusi lanjutan tentang mekanisme operasionalnya dan juga pengembangan selanjutnya, termasuk perluasan ke item juga komoditas pertanian lainnya," ungkap isi dokumen tersebut.
Para pemimpin negara-negara anggota BRICS juga menyoroti peran penting kelompok itu pada produksi pangan global, seraya menekankan perlunya menjamin ketahanan pangan dan juga mengempiskan dampak fluktuasi tarif yang mana tajam dan juga kelainan pasokan, satu di antaranya kekurangan pupuk.
BRICS merupakan kelompok antarpemerintah yang dimaksud dibentuk pada 2006 oleh Brasil, Rusia, India, lalu China, dengan Afrika Selatan bergabung pada 2011.
Sejumlah negara lain bergabung dengan BRICS sejak 2024. Sementara itu, India memegang kepemimpinan bergilir BRICS tahun ini.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



