berita terbaru

Mills kembali jadi aparel Bhayangkara FC setelahnya semusim pisah

Ibukota – Produsen aparel olahraga nasional, Mills, kembali menjalin kerja mirip dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk memperkuat klub itu di mengarungi Super League musim ini setelahnya kedua pihak berpisah selama satu musim.

“Kami bekerja sejenis kembali akibat memang benar Bhayangkara juga ada peluang bermetamorfosis menjadi lima besar ke Turnamen 1 dan juga kami berharap dapat juara nantinya ke Kejuaraan 1 Indonesia," kata Direktur Sales & Marketing Mills Stevendy Tjen di dalam sela Negara Indonesia Sports Summit 2026 ke Jakarta, Jumat.

Kedua pihak melakukan penandatanganan nota kesepahaman pada DKI Jakarta International Convention Center (JICC) serta akan bekerja serupa selama satu musim.

Mills bermetamorfosis menjadi penyedia aparel Bhayangkara sebelum kedua pihak tidaklah bekerja sejenis pada musim 2025/2026.

"Kadang dinamika juga ya, sponsor dengan sepak bola tentunya kadang bersama, kadang tak bersama, kadang sama-sama lagi," ujar Stevendy.

Perwakilan Bhayangkara FC, Agus Rumekso Carel, menyatakan senang dapat kembali berkolaborasi dengan Mills juga berharap menyebabkan Bhayangkara FC bersaing musim ini.

“Ya, Bhayangkara FC terima kasih juga dengan Mills, ya. Yang tahun kemarin kita sempat bukan bekerja sama, tetapi sekarang kita bekerja mirip lagi,” ujar Agus.

Kembalinya Mills bertepatan dengan meningkatnya target Bhayangkara pasca menjalani musim pertama penuh di Lampung.

Bhayangkara finis peringkat ke-5 dengan 53 poin dari 34 pertandingan.

Musim ini Bhayangkara memasang target tiga besar dengan skuad yang mana ditangani instruktur selama Spanyol, Oscar Bruzon.

Bhayangkara membuka musim dengan imbang 1-1 menghadapi Persebaya ke Stadion Sumpah Pemuda pada Hari Sabtu (5/9).

Mills akan menyediakan keperluan aparel Bhayangkara, di antaranya jersey pertandingan lalu hasil untuk suporter.

"Kali ini kita satu musim, semoga nanti kalau cocok ya dapat diperbanyak terus saja," kata Stevendy.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles